By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Daya Konsumsi Masyarakat Kaltim Membaik di Tengah Fenomena La Nina
Trending

Daya Konsumsi Masyarakat Kaltim Membaik di Tengah Fenomena La Nina

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 4, 2021 8:28 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Daya Konsumsi Masyarakat Kaltim Membaik di Tengah Fenomena La Nina
Ilustrasi, cabai rawit merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi di Kaltim sehingga konsumsi masyarakat Kaltim membaik. (istimewa)
SHARE
Daya Konsumsi Masyarakat Kaltim Membaik di Tengah Fenomena La Nina
Ilustrasi, cabai rawit merupakan salah satu komoditi penyumbang inflasi di Kaltim sehingga konsumsi masyarakat Kaltim membaik. (istimewa)

Daya konsumsi masyarakat Kaltim membaik di tengah fenomena La Nina. Inflasi Kaltim pun disebut tetap terkendali. Salah satunya melalui uji coba keberhasilan pelaksanaan pasar tani.

Akurasi.id, Samarinda – Awal tahun 2021, Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami inflasi pada level yang terkendali. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim pada Januari 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,14, lebih rendah dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,25.

Secara tahunan, inflasi IHK Januari 2021 tercatat sebesar 0,60 atau inflasi secara tahun kalender tercatat sebesar 0,14. Berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi Januari 2021 utamanya bersumber dari peningkatan harga kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,69 serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen.

[irp]

Beberapa komoditas pangan mulai terjadi peningkatan harga seiring pasokan yang terganggu akibat dari adanya La Nina yang diprakirakan masih akan terjadi pada triwulan I 2021.

“Serta membaiknya konsumsi masyarakat. Berdasarkan komoditasnya, cabai rawit mengalami inflasi sebesar 28,74 persen,” ucap Tutuk SH Cahyono, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, melalui rilisnya Senin (1/2/2021).

Selain itu, komoditas lain juga mengalami inflasi seperti ikan layang/ikan benggol sebesar 4,31 persen, kangkung sebesar 10,03 persen, dan bayam sebesar 12,87 persen. Peningkatan harga tersebut disebabkan mulai meningkatnya konsumsi masyarakat di tengah pasokan yang terbatas akibat faktor cuaca yang kurang kondusif pada beberapa wilayah sentra produksi pasokan pangan.

Perbaikan konsumsi masyarakat juga tercermin dalam survei konsumen (SK) Bank Indonesia Kaltim yang mencatat indeks keyakinan konsumen Januari 2021. Di mana telah mendekati level optimis sebesar 99,08 lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tercatat 92,92.

[irp]

Sementara itu, inflasi pakaian dan alas kaki bersumber dari kenaikan beberapa komoditas seperti baju kaos berkerah wanita dan baju kaos berkerah pria dengan masing-masing mengalami inflasi sebesar 1 1,50 persen dan 7,04. Namun demikian, inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi bulanan bawang merah sebesar 1 1,03 persen, angkutan udara sebesar 6,01 persen, serta daging ayam ras sebesar 2,18.

“Koordinasi dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim terus dilakukan. TPID di wilayah Kaltim melakukan berbagai kegiatan pengendalian inflasi. Diantaranya adalah persiapan pelaksanaan pasar tani yang akan diadakan secara rutin di Samarinda,” tulisnya.

Keberhasilan uji coba pelaksanaan pasar tani sebagai contoh jual beli gaya baru di era baru yang telah diselenggarakan pada Desember 2020, direncanakan akan kembali diselenggarakan secara berkala pada 2021. Diharapkan, penyelenggaraan pasar tani tersebut dapat menyediakan komoditas pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

“Serta memberikan edukasi belanja pemenuhan kebutuhan konsumsi melalui pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat di era kebiasaan baru kepada masyarakat Kaltim,” tutupnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Bank Indonesia KaltimFenomena La NinaKaltimKepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia KaltimKonsumsi Masyarakat Kaltim MembaikTutuk SH Cahyono
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Masyarakat Keluhkan Jalur Rantau Pulung-Sangatta, Pemkab Kutim Janji Segera Perbaiki
BirokrasiHeadline

Masyarakat Keluhkan Jalur Rantau Pulung-Sangatta, Pemkab Kutim Janji Segera Perbaiki

By
Devi Nila Sari
Pemprov Kaltim Bakal Buat Festival Film Pendek
BirokrasiHeadline

Pemprov Kaltim Bakal Buat Festival Film Pendek

By
Devi Nila Sari
Gegara Iseng Ghozali Raup Rp 1,5 M dari Penjualan Foto Selfie di NFT
HeadlineTrending

Gegara Iseng Ghozali Raup Rp 1,5 M dari Penjualan Foto Selfie di NFT

By
akurasi 2019
Kaltim Provinsi Terbanyak Varian Delta di Luar Jawa
Trending

Kaltim Provinsi Terbanyak Varian Delta di Luar Jawa

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?