By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Cuitan Lelucon Twitter NU Kelewatan, PBNU Era Gus Yahya Bakal Ambil Alih Akses
Trending

Cuitan Lelucon Twitter NU Kelewatan, PBNU Era Gus Yahya Bakal Ambil Alih Akses

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 7:40 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Cuitan Lelucon Twitter NU Kelewatan, PBNU Era Gus Yahya Bakal Ambil Alih Akses
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berencana melaporkan admin @nahdlatululama ke polisi. Ilustrasi. (LOIC VENANCE / AFP)
SHARE

Akurasi.id, Jakarta – Akun Twitter resmi (PBNU) @nahdlatululama diserahkan aksesnya ke pengurus baru di bawah kepemimpinan Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, Selasa (1/2) sore. Lelucon admin yang kelewatan sebelumnya telah memicu ultimatum keras dari Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

“Akun twitter resmi @nahdlatululama telah diserahkan aksesnya ke pengurus yang baru, pada hari ini [Selasa] pukul 17.50 WIB,” kata Ketua PBNU Mohamad Syafi’ Alielha dalam keterangan resminya di laman resmi NU, dikutip Rabu (2/2).

Meski demikian, ia tak membeberkan siapa pihak yang telah menyerahkan akun Twitter itu.

Sejak beberapa hari lalu, akun twitter PBNU itu menulis dan membalas cuitan dengan gaya bahasa bernada candaan yang dinilai kurang baik. Cuitan lelucon twitter NU tersebut dianggap kelewatan.

Tindakan itu membuat Gus Ipul memberikan ultimatum kepada admin Twitter agar segera menyerahkan akun itu ke pengurus PBNU yang baru.

“Saya minta dalam waktu 1×24 jam admin harus ke PBNU dan menemui pengurus baru untuk segera menyerahkan akun ini. Belakangan cuitan-cuitannya tidak mencerminkan kaidah yang benar. Bahkan cenderung mengadu-domba. Guyonannya tidak tepat cenderung menyakiti,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya kemarin.

[irp]

Gus Ipul merasa keberatan karena banyak pihak yang dibuat bahan bercandaan. Tak terkecuali Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf. Ia mengklaim sudah mencari pengelola akun tersebut. Namun, tidak ada yang mengaku membuat cuitan tersebut.

Gus Ipul mengatakan tidak setuju dengan gaya cuitan yang dipakai akun @nahdlatululama beberapa waktu terakhir. Dia pun mengaku mendapat keluhan dari masyarakat, karena cuitan lelucon twitter NU tersebut dianggap kelewatan.

“Atas banyaknya keganjilan ini, kami banyak menerima keluhan dari warganet juga dari lembaga-lembaga yang merasa tidak nyaman atas cuitan @nahdlatululama,” tuturnya.

Akun resmi @nahdlatululama itu belakangan ini tiba-tiba aktif dengan membalas berbagai cuitan warganet dengan gaya lelucon.

Semisal, saat menanggapi ucapan selamat hari lahir dari Ketua Umum GP Ansor sekaligus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Akun tersebut memanggil Yaqut dengan sebutan adik.

“Terima kasih Menag. Tolong temanya diperbaiki. Itu tema Muktamar ke-34 NU tahun lalu, Dik Menteri,” cuit akun @nahdlatululama pada Selasa (1/2).

[irp]

Gus Ipul Akan Polisikan Admin Twitter NU

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berencana melaporkan admin @nahdlatululama ke polisi. Hal itu ia sampaikan karena akun Twitter resmi Nahdlatul Ulama itu dipakai lucu-lucuan.

Ipul menilai berbagai cuitan yang dibuat justru mengadu domba. Dia berniat menempuh jalur hukum jika admin akun tersebut tetap melakukan hal itu.

“Saya minta kepada admin akun @nahdlatululama untuk segera menyerahkan ke kami. Jika dalam waktu 1×24 jam tidak diserahkan, maka kami akan lapor polisi,” kata Gus Ipul dalam keterangan persnya, Selasa (1/2).

[irp]

Ipul berkata sudah mencari pengelola akun resmi Nahdlatul Ulama itu. Namun, ia bilang tidak ada yang mengaku membuat cuitan tersebut.

Bupati Pasuruan itu mengaku tidak setuju dengan gaya cuitan yang dipakai akun @nahdlatululama beberapa waktu terakhir. Dia pun mengaku mendapat keluhan dari masyarakat. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Cuitan TwitterGus YahyaTrendingTwitter NU
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Susuri Kasus Korupsi Lahan Sirkuit Kutim, Kejati Kaltim: Akan Ada Tambahan Tersangka Lain
Trending

Susuri Kasus Korupsi Lahan Sirkuit Kutim, Kejati Kaltim: Akan Ada Tambahan Tersangka Lain

By
Devi Nila Sari
Penjelasan Anggota DPRD Kutim Positif Covid-19, Punya Hipertensi, Gedung Dewan Disterilisasi
Trending

Penjelasan Anggota DPRD Kutim Positif Covid-19, Punya Hipertensi, Gedung Dewan Disterilisasi

By
akurasi 2019
Kisah di Balik Topeng Badut Pinggir Jalan Kota Bontang, Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Ekonomi
Trending

Kisah di Balik Topeng Badut Pinggir Jalan Kota Bontang, Mengais Rezeki di Tengah Himpitan Ekonomi

By
Devi Nila Sari
Menjelang Lebaran, Bontang Lumpuh Total karena Banjir
Trending

Menjelang Lebaran, Bontang Lumpuh Total karena Banjir

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?