By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > BREAKING NEWS: Sebanyak 1.524 Warga Bontang Masuk Monitoring Wabah Virus Corona
Trending

BREAKING NEWS: Sebanyak 1.524 Warga Bontang Masuk Monitoring Wabah Virus Corona

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
1.524 warga bontang
Tercatat ada 1.524 warga Bontang yang masuk dalam status monitoring wabah corona. (Ilustrasi)
SHARE
1.524 warga bontang
Tercatat ada 1.524 warga Bontang yang masuk dalam status monitoring wabah corona. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Bontang – Diumumkannya salah seorang warga Bontang yang positif wabah corona, membuat Pemerintah Bontang langsung mengambil langkah sigap. Lantaran, sejak 18 Maret hingga 23 Maret 2020, tercatat ada sekitar 1.524 warga Bontang yang masuk dalam status monitoring virus corona.

baca juga: BREAKING NEWS: Wali Kota Bontang Neni Tetapkan KLB Wabah Corona, Ungkap Kronologis Awal Pasien

“Hingga dengan 23 Maret 2020, terdapat sebanyak 1.524 orang warga Bontang yang masuk status monitoring. Mereka melaporkan kondisinya melalui call centar maupun WhatsApp,” ungkap Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Senin (23/3/20).

Dari status orang dalam pemantauan (ODP), dari semula berjumlah 9 orang, kini tinggal 7 orang. Dari ke 7 orang itu, melakukan rata-rata dilakukan pemantauan mandiri di rumah mereka masing-masing. Dari 7 ODP itu, sebabyak 2 orang di antaranya sedang menunggu hasil pemeriksaan kesehatan.

“Untuk status PDP (pasien dalam pengawasan) ada 1 kasus. Ada 1 peningkatan dari ODP ke PDP. Untuk hasil lebih lanjutnya, kami sedang menunggunya, apakah positif atau negatif,” jelasnya.

Untuk daftar PDP asal Kutim yang dirujuk di RSUD Taman Husada Bontang, telah dikeluarkan dari daftar PDP Bontang. Dengan demikian, hingga 23 Maret 2020, warga Bontang dengan status positif corona baru 1 orang.

“Yang menunggu hasil pemeriksaan spesimen 3 orang. Tiga ini sudah kami lakukan suspect untuk diperiksa lebih lanjut. Hasilnya belum kami ketahui lagi,” katanya.

Sebagai upaya penangganan dini jika ada lonjakan pasien corona, baik ODP maupun PDP dan positif corona, Neni mengaku, pemerintah telah menyiapkan Stadion Taman Prestasi. Kemudian ada juga Rusunawa Guntung yang belum terpakai hingga saat ini. Di situ terdapat 50 kamar.

Selain itu, disinfektan di tempat yang pernah di singgahi pasien positif corona juga akan segera dilakukan dan menjadi prioritas. Begitu juga untuk sarana publik lain, seperti masjid, gereja, dan sekolah.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Tempat-tempat yang terindikasi di singgahi pasien, akan kami lakukan tracing, untuk dilakukan penyemprotan disinfektan,” tuturnya.

Neni mengimbau, agar masyarakat mematuhi social distencing. Menghindari keramaian. Membatasi jarak dengan orang lain. Bekerja dan belajar di rumah. Meminimalisir bersentuhan dengan orang lain. Serta menunda kegiatan massal. Untuk memutus mata rantai dari orang ke orang. (*)

Penulis: Ninsi Sri Rahayu
Dilengkapi: Dirhanuddin
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:CoronaCovid-19RSUD Taman Husada BontangStatus Monitoring
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Daftar Kendaraan yang Dilarang Menggunakan BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
EkonomiTrending

Daftar Kendaraan yang Dilarang Menggunakan BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024

By
Wili Wili
Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender
PeristiwaTrending

Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender

By
Wili Wili
Kritik Program Uji Coba Makan Siang Gratis: Langkah Terburu-buru Pemerintah?
HeadlineTrending

Kritik Program Uji Coba Makan Siang Gratis: Langkah Terburu-buru Pemerintah?

By
akurasi 2019
Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan
SelebritisTrending

Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?