By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
PeristiwaTrending

BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

Wili Wili
Last updated: November 2, 2024 4:40 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara seluruh produk pangan olahan asal China, Latiao, dari peredaran. Keputusan ini diambil setelah terjadinya Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan (KLBKP) yang dilaporkan di tujuh wilayah, termasuk Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, dan Pamekasan.

Latiao, yang juga dikenal sebagai spicy stick atau spicy gluten stick, adalah jajanan pedas yang terbuat dari tepung terigu dan bumbu cabai. Produk ini sempat viral di kalangan masyarakat, terutama melalui platform TikTok, dan menarik perhatian banyak konsumen meskipun tidak memiliki izin dari BPOM.

Awal mula munculnya jajanan ini di Indonesia berhubungan dengan bencana banjir di Provinsi Hunan pada tahun 1998 yang mengakibatkan krisis pasokan tepung kedelai. Seiring berjalannya waktu, Latiao telah menjadi salah satu makanan ringan yang dominan di pasar China, terutama di kalangan anak sekolah, berkat harga terjangkau dan rasa pedasnya yang menggugah selera.

Namun, penarikan produk Latiao dilakukan setelah BPOM menemukan adanya kontaminasi bakteri bacillus cereus pada empat jenis produk Latiao, yaitu C&J Candy Joy Latiao, Luvmi Hot Spicy Latiao, KK Boy Latiao, dan Lianggui Latiao. Bakteri ini dapat menyebabkan sejumlah keluhan seperti mual, diare, muntah, dan sesak napas. Mayoritas korban keracunan yang dilaporkan adalah anak-anak di bangku sekolah dasar.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mengonsumsi jajanan La Tiao yang mungkin dibawa dari luar negeri. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan konsumen, dan menyarankan agar produk tersebut dibuang jika ditemukan.

“Sebisa mungkin, hindari mengonsumsi produk yang dapat menimbulkan risiko seperti yang terjadi di tujuh lokasi KLB keracunan pangan,” ujar Taruna dalam konferensi pers yang dilansir detikNews.

Bagi masyarakat yang mendapati produk La Tiao di pasaran, disarankan untuk tidak mengonsumsinya demi keselamatan. BPOM akan terus melakukan monitoring dan penarikan produk hingga dinyatakan aman untuk beredar kembali.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BPOMJajanan ViralKeamanan PanganKejadian Luar BiasaKeracunan PanganKLBKPKonsumsi AmanLatiaoProduk Makanan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timnas Indonesia Kalah Telak dari Australia, Suporter dan Thom Haye Beri Tanggapan
OlahragaTrending

Timnas Indonesia Kalah Telak dari Australia, Suporter dan Thom Haye Beri Tanggapan

By
Wili Wili
Kabar Baik, Bontang Berpeluang Buka PTM Juli 2021, Zona Merah Bakal Ada Pengecualian
Trending

Kabar Baik, Bontang Berpeluang Buka PTM Juli 2021, Zona Merah Bakal Ada Pengecualian

By
Devi Nila Sari
Amanda Manopo dan Kenny Austin Resmi Menikah, Pemberkatan Penuh Haru di Hotel Langham Jakarta
SelebritisTrending

Amanda Manopo dan Kenny Austin Resmi Menikah, Pemberkatan Penuh Haru di Hotel Langham Jakarta

By
Wili Wili
Banjir Jakarta 2025: Wakil Gubernur Rano Karno Tinjau Lokasi, Fokus Benahi Ciliwung
PeristiwaTrending

Banjir Jakarta 2025: Wakil Gubernur Rano Karno Tinjau Lokasi, Fokus Benahi Ciliwung

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?