By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Covid-19 Melonjak Bikin Bontang Masuk Zona Merah, Varian Delta Bikin Dinkes Cemas
Trending

Covid-19 Melonjak Bikin Bontang Masuk Zona Merah, Varian Delta Bikin Dinkes Cemas

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 23, 2021 3:49 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Covid-19 Melonjak Bikin Bontang Masuk Zona Merah, Varian Delta Bikin Dinkes Cemas
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, dr Bahauddin saat diwawancarai awak media. (Rizki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Covid-19 Melonjak Bikin Bontang Masuk Zona Merah, Varian Delta Bikin Dinkes Cemas
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, dr Bahauddin saat diwawancarai awak media. (Rizki Jaya/Akurasi.id)

Covid-19 Melonjak Bikin Bontang Masuk Zona Merah, Varian Delta Bikin Dinkes Cemas. Dalam sehari, jumlah mereka yang terpapar Covid-19 bahkan mencapai puluhan orang. Bahkan sudah ada 1 orang pasien meninggal dunia.

Akurasi.id, Bontang – Ledakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali terjadi di Kota Bontang. Dari rilis terbaru Tim Satgas, kembali terjadi penambahan sebanyak 70 kasus baru, Selasa (22/06/2021). Adanya peningkatan kasus terkonfirmasi ini juga menggenapkan 8 wilayah di Bontang masuk dalam daftar zona merah.

Diantarnya Belimbing, Lok Tuan, Tanjung Laut, Satimpo, Api-api, Berbas Tengah, dan Tanjung Laut Indah. Bukan hanya itu, kasus meninggal dunia juga bertambah 1 jiwa. Kondisi ini membuat Bontang masuk zona merah pandemi Covid-19.

“Bertambah lagi. Kasus meninggal dunia juga nambah 1,” ucap dr Bahauddin, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Rabu (23/06/2021).

Kini, jumlah kasus di Bontang mencapai 345 orang terkonfirmasi positif. Dan diantaranya terdapat 86 pasien Covid-19 yang mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sedangakan 259 kasus lainnya tengah menjalani isolasi mandiri.

Kata dr Bahauddin, saat ini pihaknya tengah memfungsikan kembali ruang isolasi untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang terjadi. Menurutnya, hal ini membahayakan. Pasalnya, setiap hari tambahan kasus mencapai puluhan.

“Ladakan kasus dengan rata-rata penyebaran puluhan per harinya patut diwaspadai,” ujarnya.

[irp]

Di sisi lain, pihaknya juga mengkhawatirkan akan terjadinya mutasi virus varian Delta atau B.1617.2. Hal itu lantaran semakin masifnya penyebaran Covid-19. “Penyebaran semakin masif, kami cemas akan terjadi mutasi virus varian Delta,” ujarnya.

Demi memastikan hal itu, Dinkes pun langsung mengirimkan 23 sampel pasien yang terkonfirmasi Covid-19, ke laboratorium pusat untuk dilakukan pemeriksaan.

Ditanya terkait hasil uji laboratorium, dr Bahauddin mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu dari pusat. “Kami tanya di provinsi belum ada hasilnya keluar. Kita tunggu saja,” katanya. Ia pun berharap hasil sampel yang telah dikirim segera diumumkan. Semakit cepat hasil deketahui, maka semakin jelas pula tindakan antisipasi yang harus diambil.

“Kami juga khawatir. Apalagi lonjakan kasus sepekan ini mengagetkan. Jumlahnya puluhan per hari,” ujarnya.

[irp]

Selain itu, dia juga mengatakan jika lonjakan terjadi selama 6 minggu pasca libur panjang Idulfitri. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan, mobilisasi yang terjadi di Kota Bontang juga menjadi salah satu penyebab tren kasus meningkat tajam. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid Bontang NaikCovid-19 MelonjakDinkes Bontang CemasVarian Delta BikinZona Merah Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pasien positif Covid-19 Kutim
Trending

Pulang Cuti, Puluhan Pekerja Tambang di Kutim Positif Covid-19, Ada yang Kerja di Sangatta dan Kaliorang

By
akurasi 2019
Nikita Mirzani dan Asisten Ditahan Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemerasan dan Pengancaman
SelebritisTrending

Nikita Mirzani dan Asisten Ditahan Polda Metro Jaya atas Dugaan Pemerasan dan Pengancaman

By
Wili Wili
Bangkit dari Cedera, Anthony Ginting Lolos ke Semifinal Swiss Open 2026
OlahragaTrending

Bangkit dari Cedera, Anthony Ginting Lolos ke Semifinal Swiss Open 2026

By
Wili Wili
Gunung Lewotobi Laki-laki Naik Status Awas, Bandara Frans Seda Ditutup Sementara Akibat Erupsi
PeristiwaTrending

Gunung Lewotobi Laki-laki Naik Status Awas, Bandara Frans Seda Ditutup Sementara Akibat Erupsi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?