By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Biarawati di Samarinda Dikabarkan Meninggal Akibat Corona, Dinkes: Hasil Swab Negatif
Trending

Biarawati di Samarinda Dikabarkan Meninggal Akibat Corona, Dinkes: Hasil Swab Negatif

akurasi 2019
Last updated: April 7, 2020 5:19 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
biarawati samarinda
Kabar adanya seorang biarawati meninggal akibat terjangkit positif corona ternyata tidak benar. (Ilustrasi)
SHARE
biarawati samarinda
Kabar adanya seorang biarawati meninggal akibat terjangkit positif corona ternyata tidak benar. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Beredarnya kabar adanya salah seorang biarawati di Samarinda yang meninggal karena positif mengidap virus corona atau Covid-19, Minggu (5/4/20) lalu, dibantah Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Informasi itu disebut tidak benar atau hoaks semata.

baca juga: Nasib 2 Ribu Pedagang Pasar Malam di Samarinda Terkatung-Katung, Minta Pemerintah Adil

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda, Osa Rofshodia mengaku, berdasarkan data pasien corona yang dimiliki pihaknya, tidak ada satu pun pasien yang berprofesi sebagai seorang biarawati. Apalagi ada pasien corona yang meninggal.

“Pasien saat dilakukan tes menggunakan rapit tes, hasilnya negatif. Begitu juga dengan hasil Swab-nya, negatif,” kata Osa kepada awak media, Selasa (7/4/20) siang.

Hasil Swab Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya terhadap yang bersangkutan, tambah dia, bahkan mendapatkan prioritas. Jika biasanya hasil Swab baru akan dikeluarkan selang 7 hari sejak sampel dikirim, maka tes terhadap biarawan itu hanya butuh waktu sekitar 2 hari saja.

“Lantaran isu ini berkembang di masyarakat, kami meminta pusat untuk segera mengirimkan hasil tes Swab-nya secepat mungkin, untuk bisa memastikan hasil dari tes yang bersangkutan,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang biarawati atau disebut suster M, melapor ke Call Center Covid-19 lantaran yang bersangkutan memiliki riwayat bepergian ke Jakarta sebagai daerah transmisi lokal wabah pandemi corona di Indonesia.

Sebelum pasien meninggal pada 5 April 2020, Dinkes Samarinda sudah lebih awal mengambil sampel penyakit bersangkutan untuk dilakukan uji Swab dan telah dikirim ke BBLK Surabaya.

“Sebelum pasien meninggal di Rumah Sakit Dirgahayu, pada hari (pasien melaporkan) itu juga kami (mengambil sampel darah pasien dan kami) kirim Swab-nya untuk dapat diuji di BBLK Surabaya. (Dan hasilnya negatif),” tuturnya.

Meski begitu, diakui Osa, pasien memang memiliki riwayat perjalanan untuk menghadiri kegiatan di Jakarta pada 20 Maret 2020. Pada kegiatan itu, ada 33 suster yang ikut, yakni dari Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Bersama peserta kegiatan lain, Suster M menerima kunjungan dari seorang donator yang ternyata terinfeksi virus corona dan meninggal dunia. Atas alasan itu pasien melaporkan dirinya sebagai orang dalam pemantauan (ODP) corona.

“Mengetahui kabar tersebut, maka Suster M yang baru sampai di Samarinda pada 23 Maret, langsung menghubungi Call Center 112 untuk memastikan kondisinya,” ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:biarawatidugaan covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nia Ramadhani Klarifikasi Rumor Perceraian dengan Ardi Bakrie Tidak Benar Atau Hoaks
SelebritisTrending

Nia Ramadhani Klarifikasi Rumor Perceraian dengan Ardi Bakrie Tidak Benar Atau Hoaks

By
Wili Wili
Dirut PT MGRM Terjerat Korupsi Proyek Tangki Timbun, Pemkab Kukar Merugi Rp50 Miliar
Hukum & KriminalTrending

Dirut PT MGRM Terjerat Korupsi Proyek Tangki Timbun, Pemkab Kukar Merugi Rp50 Miliar

By
Devi Nila Sari
2 pasien
Trending

Begini Kronologis 2 Warga Asal Bontang dan Kutim Sebelum Dinyatakan Terjangkit Virus Corona

By
akurasi 2019
Jadwal Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Jadwal Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?