By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Bentuk Tim Yustisi, Bapenda Bontang Sasar Pengusaha Sarang Burung Walet yang Tak Bayar Pajak
Birokrasi

Bentuk Tim Yustisi, Bapenda Bontang Sasar Pengusaha Sarang Burung Walet yang Tak Bayar Pajak

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:06 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Bentuk Tim Yustisi, Bapenda Bontang Sasar Pengusaha Sarang Burung Walet yang Tak Bayar Bajak
Kepala Bapenda Kota Bontang Sigit Alfian. (Muhammd Budi Kurniwan/Akurasi.id)
SHARE

Bentuk Tim Yustisi, Bapenda Bontang Sasar Pengusaha Sarang Burung Walet yang Tak Bayar Bajak
Kepala Bapenda Kota Bontang Sigit Alfian. (Muhammd Budi Kurniwan/Akurasi.id)

Bentuk Tim Yustisi, Bapenda Bontang sasar pengusaha sarang burung walet yang tak bayar Pajak. Hal itu dilakukan demi mendongkrak lagi PAD dari usaha sarang burung walet yang ada di Kota Taman –sebutan Bontang.

Akurasi.id, Bontang – Guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari realisasi pajak sarang burung walet, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang akan membentuk Tim Yustisi sebagai upaya  memaksimalkan realisasi pajak sarang burung walet dan pajak-pajak lainnya.

Baca juga: Pemberlakuan Jam Malam Bontang, PAD Bisa Terimbas

Pemungutan pajak sarang burung walet diketahui berdasarkan atas waktu transaksi yang dilakukan dan besaran transaksinya. Kedua hal tersebut menjadi kunci bagi Bapenda untuk menetapkan pajak yang terutang.

“Selama ini kebanyakan pengusaha burung walet kurang transparan. Setiap kali selesai melakukan transaksi, pengusaha enggan melapor ke Bapenda. Yang ada saat ini mereka jarang atau lupa melapor dan menyetor pajaknya kepada kami, untuk itu kami akan segera bentuk Tim Yustisi,” jelas Kepala Bapenda Bontang Sigit Alfian saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2020).

Sigit menjelaskan, Tim Yustisi ini nantinya akan diluncurkan pada 2021 mendatang, dengan disusul teknis dan pelaksanannya. “Tim ini nantinya akan beranggotakan petugas dari Bapenda, Satpol PP, Kejaksaan Negeri, TNI dan Polri,” ungkapnya. “Nantinya mereka akan bertugas untuk mendata dan mengingatkan para wajib pajak untuk menunaikan tanggung jawabnya ke pemerintah,” imbuhnya.

Selain itu, Sigit menerangkan, dasar dibentuknya Tim Yustisi tersebut berdasarkan data dan analisa Bapenda Bontang. Yang mana banyak menemukan tingkat kesadaran pajak yang terbilang masih rendah. Sebab seringkali, para pengusaha walet berdalih tidak menghasilkan pendapatan dari penjualan produk usaha mereka.

“Selama ini alasan mereka tidak membayar pajak kepada kami, mereka tidak dapat penghasilan sama sekali lantaran sarangnya kosong,” ungkapnya.

Sigit berharap dengan dibentuknya Tim Yustisi tersebut, tingkat kesadaran pajak, terutama pengusaha walet dapat meningkat. Karena membayar pajak merupakan kewajiban setiap warga negara, dan diatur dalam perundang-undangan.

“Bayar pajak bagi pengusaha itu hal yang wajib karena diatur dalam undang-undang dan peraturan daerah (perda) Bontang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Kepala Bapenda Sigit Alfian#Pengusaha Sarang Burung Walet#Wajib Bayar BajakBapenda BontangBentuk Tim YustisiPajak sarang walet
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DPK Bontang Rutinkan Webinar Setiap Kamis Hingga Akhir 2021 Dekatkan Layanan ke Pembaca
Birokrasi

DPK Bontang Rutinkan Webinar Setiap Kamis Hingga Akhir 2021 Dekatkan Layanan ke Pembaca

By
Redaksi Akurasi.id
Fungsi
Birokrasi

Dari Kegiatan Bimtek, DPRD Kaltim Perkuat Kapasitas dan Fungsi Kerja

By
akurasi 2019
Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil
Birokrasi

Stok Ikan di Bontang Sempat Anjlok Awal Pandemi, Kini Kembali Stabil

By
akurasi 2019
kemiskinan
Birokrasi

Amir Tosina, Pemerintah dan Perusahaan Perlu Berperan Aktif Tekan Angka Kemiskinan di Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?