By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Banjir Bandang Terparah di Bandar Lampung: 14.160 Rumah Terdampak, Pemerintah Diminta Serius Tangani Lingkungan
PeristiwaTrending

Banjir Bandang Terparah di Bandar Lampung: 14.160 Rumah Terdampak, Pemerintah Diminta Serius Tangani Lingkungan

Wili Wili
Last updated: Januari 19, 2025 4:12 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Banjir Bandang Terparah di Bandar Lampung: 14.160 Rumah Terdampak, Pemerintah Diminta Serius Tangani Lingkungan
Banjir Bandang Terparah di Bandar Lampung: 14.160 Rumah Terdampak, Pemerintah Diminta Serius Tangani Lingkungan. Foto: Kompas.
SHARE

Bandar Lampung, Akurasi.id – Banjir bandang melanda Kota Bandar Lampung pada Jumat (17/1) hingga Sabtu (18/1) menyebabkan 14.160 rumah warga terdampak di 19 titik di 10 kecamatan. Bencana ini tercatat sebagai yang terparah dalam satu dekade terakhir, menurut laporan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung.

Dampak Banjir Meluas di Kecamatan-Kecamatan Utama
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, menyebut dampak banjir paling parah terjadi di Kecamatan Panjang dan Teluk Betung Selatan. Kelurahan Way Lunik, Kota Karang, dan Pesawahan menjadi daerah dengan jumlah rumah terdampak tertinggi.

“Banjir kali ini tipikal bandang, datang sangat cepat dan surut dengan cepat, namun dampaknya sangat luas,” ujar Rudy.

Hujan deras selama dua hari tersebut menyebabkan ketinggian air mencapai atap rumah di beberapa wilayah seperti Kecamatan Panjang, Teluk Betung Utara, Bumi Waras, dan Teluk Betung Barat.

Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah
Walhi Lampung memperkirakan banjir ini mengakibatkan kerugian materi hingga miliaran rupiah. “Banjir ini menjadi bukti bahwa tata kelola lingkungan di Bandar Lampung sangat buruk. Ruang terbuka hijau dan daerah resapan air minim, drainase juga tidak memadai,” jelas Irfan Tri Musri, Direktur Walhi Lampung.

Irfan juga menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan abainya Pemkot Bandar Lampung terhadap pembangunan berkelanjutan. “Ketidakseimbangan antara pembangunan dan tata kelola lingkungan membuat kota ini rentan terhadap bencana ekologis,” tambahnya.

Aksi Kepolisian di Lampung Timur
Di Lampung Timur, puluhan rumah di Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, juga terendam banjir akibat luapan sungai. Kapolres Lampung Timur, AKBP Benny Prasetya, bersama jajarannya turun langsung memberikan bantuan kebutuhan pokok serta dukungan mental kepada warga terdampak.

Seruan Perubahan Tata Kelola Lingkungan
Walhi Lampung mengingatkan bahwa bencana serupa akan terus terjadi jika pemerintah tidak segera melakukan perbaikan signifikan dalam pengelolaan lingkungan. “Jangan sampai atas nama investasi dan ekonomi, lingkungan hidup dan masyarakat kelas bawah menjadi korban,” tegas Irfan.

Sampai saat ini, Pemkot Bandar Lampung belum mempublikasikan data total kerugian akibat banjir tersebut. Namun, dampak nyata di lapangan memperlihatkan pentingnya langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Banjir Bandangbanjir bandar lampungbanjir lampung timurbantuan bencanabpbd lampungdampak banjirkerusakan lingkunganPerubahan Iklimtata kelola lingkunganwalhi lampung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mahkamah Konstitusi Perintahkan Pembentukan UU Ketenagakerjaan Baru, Pimpinan DPR Siap Tindak Lanjuti
HeadlinePeristiwa

Mahkamah Konstitusi Perintahkan Pembentukan UU Ketenagakerjaan Baru, Pimpinan DPR Siap Tindak Lanjuti

By
Wili Wili
Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes
CorakRagamTrending

Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes

By
Devi Nila Sari
Pasutri Ditemukan Tewas di Mobil di Magelang, Diduga Karena Keracunan
PeristiwaTrending

Pasutri Ditemukan Tewas di Mobil di Magelang, Diduga Karena Keracunan

By
Wili Wili
hasil swab
Trending

Hasil Swab Keluar, 61 Nakes Bontang dan Samarinda Negatif Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?