By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis
Hukum & Kriminal

Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis

akurasi 2019
Last updated: Juni 19, 2024 12:29 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis
Ayah Bunuh Balita di Serang dengan Ilmu Kebatinan dan Perubahan Perilaku Tragis. Foto: Tribunnews.
SHARE

Serang, Akurasi.id – Sebuah tragedi menggemparkan terjadi di Kampung Cibarugbug, Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten. Seorang ayah berinisial A (30) tega menghabisi nyawa putri kandungnya yang berusia tiga tahun, NS, pada Selasa subuh (18/6/2024). Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Contents
  • Korban Balita dan Detik-detik Pembunuhan
  • Perubahan Perilaku Pelaku
  • Pelaku Kabur dan Penangkapan
  • Ilmu Kebatinan yang Menyesatkan
  • Pemeriksaan Kejiwaan Pelaku
  • Reaksi Keluarga dan Masyarakat

Korban Balita dan Detik-detik Pembunuhan

NS, korban balita yang malang, sedang tertidur pulas di samping ibunya ketika ayahnya, A, melakukan tindakan keji tersebut. Kapolsek Ciomas, Iptu Fridy Romadhon, mengungkapkan bahwa A membunuh putrinya dengan cara menggorok leher korban menggunakan senjata tajam sekitar pukul 04.00 WIB. Ibu korban tidak menyadari kejadian mengerikan ini karena sedang tidur di dekat korban.

Perubahan Perilaku Pelaku

Kerabat pelaku, Soni Bakti (28), menceritakan bahwa A dikenal sebagai sosok penyayang terhadap anaknya. Namun, sejak enam bulan terakhir, perilaku A berubah drastis. A menjadi tertutup dan sering mengeluh tentang masalah ekonomi. Bahkan, A pernah meminta agar perutnya dibelah agar bisa mengeluarkan uang, sebuah tindakan yang mencerminkan kondisi kejiwaan yang tidak stabil.

Pelaku Kabur dan Penangkapan

Setelah membunuh anaknya, A melarikan diri ke hutan dengan membawa golok yang masih berlumuran darah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut mencoba mengejar pelaku, namun tidak berani menangkapnya karena pelaku masih membawa senjata tajam. Beberapa jam kemudian, tim gabungan dari Polsek dan Polresta Serang berhasil menangkap A dan membawanya ke Polresta Serang Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ilmu Kebatinan yang Menyesatkan

Kapolresta Serkot, Kombes Pol Sofwan Hermanto, menjelaskan bahwa A mendalami ilmu kebatinan secara otodidak. A sering berziarah ke situs-situs keramat di wilayah Banten dengan harapan bisa memperbaiki kondisi ekonominya. Pelaku mengaku pernah bermimpi diberikan sebuah golok yang tidak boleh dikeluarkan sembarangan, yang kemudian digunakan untuk membunuh putrinya.

Pemeriksaan Kejiwaan Pelaku

Pihak kepolisian kini berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. Kombes Pol Sofwan Hermanto menegaskan pentingnya pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas penyidikan dan memastikan kondisi mental pelaku saat melakukan tindakan keji tersebut.

Reaksi Keluarga dan Masyarakat

Masyarakat Kampung Cibarugbug sangat terkejut dengan kejadian ini. Ketua RT setempat, Umin, menyatakan bahwa A dikenal sebagai warga biasa yang rajin beribadah dan tidak menunjukkan tanda-tanda perilaku mencurigakan sebelumnya. Keluarga besar korban sangat terpukul, terutama Soni Bakti yang merasa kehilangan besar karena ia yang merawat korban sejak kecil.

Kejadian tragis ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anggota keluarga dan pentingnya mencari bantuan profesional jika ada indikasi masalah kejiwaan. Pihak berwenang diharapkan dapat menangani kasus ini dengan adil dan memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:berita kriminal terbaruhukuman pelakuilmu kebatinankasus kejikejahatan keluargapembunuhan balitapemeriksaan kejiwaanperubahan perilakuSerang BantenTragedi Keluarga
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polisi Sita Aset Doni Salmanan: Porsche Rp 4 M- Belasan Motor Sport dan Moge
HeadlineHukum & KriminalNews

Polisi Sita Aset Doni Salmanan: Porsche Rp 4 M- Belasan Motor Sport dan Moge

By
akurasi 2019
Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi
Hukum & KriminalTrending

Polisi Ungkap Penemuan Mayat dalam Freezer Kios Ayam Geprek di Bekasi

By
Wili Wili
Investigasi Kematian Brigadir RAT Menguak Kejanggalan dan Tuntutan Klarifikasi Memperdalam Misteri
Covered StoryHeadlineHukum & Kriminal

Investigasi Kematian Brigadir RAT Menguak Kejanggalan dan Tuntutan Klarifikasi Memperdalam Misteri

By
akurasi 2019
Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi
Hukum & KriminalTrending

Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?