By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > Austin dan Nathan, Kakak Beradik Jagoan Jujitsu SMP Vidatra
Pariwara

Austin dan Nathan, Kakak Beradik Jagoan Jujitsu SMP Vidatra

akurasi 2019
Last updated: September 25, 2019 9:56 am
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
SHARE
Austin dengan segudang prestasi di bidang olahraga Jujitsu yang diraih sejak 2014 hingga 2019. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Nathaniel Constantin Kuncoro Tjhoa dan Austin Kovida Kuncoro Tjhoa merupakan jagoan Jujitsu duo bersaudara asal SMP Vidatra Bontang. Sering mengharumkan nama sekolah, rupanya awal mula kakak beradik ini mengikuti Jujitsu lantaran sering berkelahi di rumah.

Nathan, sang kakak, mengaku dia kerap adu jotos dengan adik hanya karena masalah sepele. Melihat kedua anaknya sering berkelahi, kedua putra pasangan dari Rendy Hendriatta dan Linlitan akhirnya berinisiatif mendaftarkan anak-anaknya mengikuti ekstrakulikuler (ekskul) Jujitsu di sekolah. Saat mengikuti ekskul itu, Nathan duduk di bangku kelas 2 SD, sedangkan Austin kelas 1 SD.

“Awalnya ibu kurang mendukung karena takut wajah jontor kalau latihan Jujitsu. Sedangkan ayah yang lebih setuju kalau kami ikut Jujitsu,” aku Nathan saat ditemui Akurasi.id di sekolahnya, Selasa (24/9/19).

Baru setahun mendalami ilmu beladiri, Nathan dan Austin ditunjuk mengikuti pertandingan tingkat Bontang. Sang ayah yang juga pelatih Jujitsu di System Fighting Camp Ishikawa Soetopo turun tangan melatih kedua anaknya saat menjelang bertanding. Hasilnya, Austin meraih Juara I tingkat Bontang Junior Fighting oleh Institut Jujitsu Indonesia (IJI) cabang Bontang 2014 lalu. Sedangkan Nathan meraih Juara Favorit Kategori Tergigih Junior Fighting oleh IJI cabang Bontang 2014.

“Senang sekali pertama kalinya juara,” kata Nathan, laki-laki kelahiran Balikpapan, 9 Mei 2005 yang juga hobi bermain musik.

Austin, sang adik mengaku paling berkesan ketika mengikuti Kejurda Ishikawa Soetopo Open 2018 di Bontang. Saat itu dia berjanji pada sang ibu akan memenangkan juara 1. Rupanya saat bertanding, dia dihadapkan dengan lawan yang merupakan kakaknya sendiri. Lantaran mereka berada dalam kelas berat yang sama, yakni kelas B untuk peserta dengan berat badan di bawah 45 kilogram. Usai bertanding, laki-laki kelahiran Balikpapan, 19 September 2006 tidak bisa menahan kecewa. Ternyata, sang kakaklah yang meraih juara 1.

“Saya kecewa karena sudah janji sama ibu. Sampai nangis karena dapat juara 2,” bebernya.

Baru-baru ini, Austin meraih Juara 3B Newaza Putra Kelas A di Kejuaraan Jujitsu Unesa Open XIII tingkat Nasional yang diadakan UKM Jujitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya yang didukung IJI. Pertandingan tersebut dilaksanakan pada 6-8 September lalu di Kaza Mall Surabaya. Ke depannya, rencananya akan ada pertandingan Jujitsu Open yang diadakan Pemprov Jawa Timur di Malang. Austin berharap bisa ikut mewakili SMP Vidatra bersama sang kakak.

“Targetnya bisa dapat medali emas,” harapnya.

Berharap Jujitsu Bisa Ikut PON

Siswanta (tengah) bersama Nathan (kiri) dan Austin (kanan). (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Sedangkan Kepala Sekolah sekaligus pelatih Jujitsu SMP Vidatra, Siswanta, menjelaskan Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Cabang Bontang, selaku organisasi di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP) Bontang untuk  mengembangkan bela diri Jujitsu di SMP Vidatra. Pria yang sudah melatih sejak 2013 ini menjelaskan Jujitsu diadakan untuk mencetak prestasi, membentuk karater, dan kedisiplinan.

Siswanta menyebut selama ini Jujitsu di SMP Vidatra hanya mengenalkan newaza, yakni perkelahian bawah atau dasar. Dia mengungkapkan ke depannya akan memanggil pelatih dari dojo lain di Bontang untuk mengajar Jujitsu di SMP Vidatra.

“Agar ada variasi dari pelatih lain. Karena setiap pelatih punya keahlian masing-masing,” jelasnya.

Saat ini, jumlah anggota Jujitsu di SMP Vidatra ada sekira 25 siswa yang aktif latihan setiap Senin dan Rabu sore setiap pukul 16.30 sampai 18.00 Wita. Siswanta mengaku setiap tahun jumlah anggota Jujitsu berkurang lantaran siswa yang ikut Jujitsu telah lulus dan melanjutkan pendidikan di luar kota. Meski begitu, ia merasa bangga sebab siswanya tetap menorehkan prestasi Jujitsu di luar kota.

“Anak-anak ada yang melanjutkan kuliah di Malang, Bandung, dan Surabaya misalnya. Di sana mereka juga ikut bertanding dan menjadi juara,” tuturnya.

Siswanta berharap Jujitsu di Vidatra tetap eksis dan ingin melahirkan atlit baru yang berprestasi, seperti Nathan dan Austin. Prestasi yang ditorehkan tidak hanya di tingkat kota, provinsi, dan nasional. Namun hingga ke tingkat internasional. Ke depannya, kata Siswanta, saat ada Pekan Olahraga Nasional (PON) dia berharap SMP Vidatra bisa ikut bertanding ke tingkat nasional.

“Kami berharap Jujitsu bisa berkembang dan masyarakat Bontang ikut bergabung. Karena peluang berprestasi dalam Jujitsu sangat luas,” paparnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Austin & NathanJujitsuprestasiSMP VidatraYayasan Vidatra
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hadir di Balikpapan, Presiden: BSU Untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan
HeadlinePariwaraRagam

Hadir di Balikpapan, Presiden: BSU Untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

By
Devi Nila Sari
Pupuk Kaltim Fasilitasi Mitra Binaan dengan Pelatihan Manajemen Budidaya Ikan
Pariwara

Pupuk Kaltim Fasilitasi Mitra Binaan dengan Pelatihan Manajemen Budidaya Ikan

By
akurasi 2019
Baksos PIKA PKT, Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Sumbing 12 Anak
PariwaraRagam

Baksos PIKA PKT, Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit Sumbing 12 Anak

By
Devi Nila Sari
Emisi gas
Pariwara

Ikut Tanam Pohon, PT Pupuk Kaltim Dukung Pemerintah Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?