By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Asik Bermain Air Laut, Bocah SD Ditemukan Tenggelam di Bawah Lokasi Masjid Terapung
News

Asik Bermain Air Laut, Bocah SD Ditemukan Tenggelam di Bawah Lokasi Masjid Terapung

akurasi 2019
Last updated: September 4, 2019 1:30 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Ibu korban masih shock mengetahui anaknya meninggal karena tenggelam saat berada di kamar jenazah RS PKT. (Istimewa)
SHARE
Ibu korban masih shock mengetahui anaknya meninggal karena tenggelam saat berada di kamar jenazah RS PKT. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Seorang bocah berinial AL (7) warga Jalan Kapal Selam 1, RT 19, Kelurahan Loktuan, Bontang, ditemukan tewas tenggelam di lokasi pembangunan Masjid Terapung, Selambai, yang sedang dibangun Pemerintah Bontang. Bocah malang itu ditemukan warga setempat sudah dalam keadaan tidak bernyawa pada Selasa (3/9/19) sekira pukul 13.00 Wita.

Seorang saksi bernama Alimuddin (54) menceritakan, pada awalnya, dia mendengar adanya suara permintaan tolong dari sekumpulan anak kecil yang berada tepat di bawah lokasi pembangunan tiang pancang Masjid Terapung Bontang.

Mendapati itu, Alimuddin langsung bergegas mendatangi lokasi anak-anak itu berada. Tiba di lokasi kejadian, warga Selambai diberitahukan jika ada kawan mereka yang tenggelam. Mendapati itu, dia langsung bergegas terjun ke laut menyelamatkan korban.

“Saat saya lagi duduk-duduk, tiba-tiba ada tiga anak yang berlari ke arah saya sambil meminta tolong. Pas saya lihat (lokasi), ternyata sudah ada jasad anak (AL) yang mengapung (di lokasi pembangunan Masjid Terampung),” ungkap dia kepada Akurasi.id.

Pria yang juga bekerja pada proyek pembangunan Masjid Terampung Bontang itu berujar, ketika kejadian, hampir semua pekerja sedang beristirahat. Sehingga hampir tidak ada orang dewasa yang mengawasi korban dan temannya yang bermain di lokasi proyek tersebut.

Olah TKP di lokasi tenggelamnya anak berusia 7 tahun di proyek pembangunan masjid terapung, tampak Bhabinkamtibmas Loktuan Bripka Bajuri dan saksi Alimuddin sedang menunjuk TKP.(Ayu Salsabila/akurasi.id)

Selain itu, pada saat korban ditemukan, air laut sedang pasang. Sehingga kedalaman air laut di sekitar lokasi pembangunan Masjid Terapung Bontang setinggi leher orang dewasa. “Saat kejadian tidak ada pekerja karena sedang jam istirahat. (Saat saya menemukan korban), kondisi jasadnya sudah dalam keadaan tengkurap dan tanpa sehelai pakaian apapun,” jelas dia.

Saksi lainnya, Bhabinkamtibmas Loktuan Bripka Bajuri menuturkan, pada saat korban diselamatkan warga, kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Sehingga upaya penyelamatan yang dilakukan petugas kesehatan rumah sakit sudah tidak mampu memberikan hasil apapun. “(Saat dibawa ke rumah sakit) korban sudah meninggal di lokasi kejadian,” ucapnya.

Bripka Bajuri menceritakan, sesuai informasi yang peroleh dari ibu korban, kalau anaknya memang sering bermain dengan teman-temannya di sekitar pantai. Sudah berulang kali korban diminta agar setiap pulang sekolah langsung ke rumah.

Hanya saja, korban diketahui memilih untuk bermain di sekitar tepi pantai Loktuan bersama teman sebayanya. “Korban ini sekolah di SD Nurul Iman. Sejak pulang sekolah (Selasa siang, korban) belum ada ke rumah, tiba-tiba ibunya malah mendengar kabar duka ini,” tuturnya.

Penulis: Ayu Salsabila
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Anak TenggelamKecelakaanMasjid Terapung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Amankan Pilkada Bontang 2020, 562 Aparat Dikerahkan
News

Amankan Pilkada Bontang 2020, 562 Aparat Dikerahkan

By
akurasi 2019
Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya
Hukum & KriminalTrending

Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya

By
Wili Wili
Kenapa Tak Banting Setir Sebelum Kecelakaan? Sopir Truk Maut Balikpapan: Panik
HeadlinePeristiwa

Kenapa Tak Banting Setir Sebelum Kecelakaan? Sopir Truk Maut Balikpapan: Panik

By
akurasi 2019
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat Hari Ini
PeristiwaTrending

Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan, Galeri24 dan UBS Kompak Menguat Hari Ini

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?