By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Antisipasi Rabies, Sekitar 100 Anjing-Kucing Divaksin Gratis Distanak Kutim
Birokrasi

Antisipasi Rabies, Sekitar 100 Anjing-Kucing Divaksin Gratis Distanak Kutim

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:16 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
vaksin rabies
Petugas memberikan layanan vaksin rabies gratis pada hewan peliharaan salah satu warga di Sangatta Utara, Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
vaksin rabies
Petugas memberikan layanan vaksin rabies gratis pada hewan peliharaan salah satu warga di Sangatta Utara, Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kegiatan vaksin rabies pada anjing dan kucing peliharaan masyarakat yang ada di Kecamatan Sangatta Utara pada Rabu (11/03/20). Sedikitnya terdapat 80 anjing dan kucing yang telah divaksin rabies Distanak Kutim.

baca juga: Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Posbindu, Dinkes Ingatkan Pentingnya Pola Hidup Sehat

Kegiatan vaksin itu berlangsung di sejumlah titik, antara lain, daerah Kano Jaya, Tongkonan hingga Kampung Tator. Vaksin itu dilakukan dengan cara door to door. Sedangkan untuk hari kedua petugas membuka posko gratis pemberian vaksin di Lapangan Taman Bersemi Sangatta.

Pada kegiatan hari kedua itu, setidaknya ada sekitar 50-an hewan peliharaan warga yang diantar untuk melakukan vaksin rabies. Suntik vaksin rabies gratis ini dilaksanakan secara menyeluruh di daerah yang populasi hewannya cukup tinggi, terutama anjing.

“Dalam rangka menjaga ketenteraman masyarakat, khususnya terhadap penyakit anjing gila atau rabies. Hari pertama ada 80 ekor anjing dan kucing yang kami vaksin. Dan dihari kedua ini ada sekitar 50-an,” ujar Kepala Distanak Kutim Sugiono melalu Kasi Keswan dan Kesmavet, Cut Meutia, Kamis (12/3/20).

Menurutnya, populasi anjing di Kutim cukup banyak terutama di daerah Sangatta Utara. Pada vaksin ini, selain menyasar hewan peliharaan warga, Distanak Kutim juga menyasar hewan anjing dan kucing liar. Karena hewan-hewan itu rawan terkena rabies.

“Sejauh ini Kutim belum ada ditemukan rabies, untuk itu sebelum ada kejadian, sebaiknya kita mencegahnya dengan rutin memeriksakan dan memberikan vaksin ke hewan peliharaan,” jelasnya.

Cut mengajak kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan anjing, kucing dan kera untuk datang dan melaporkannya ke Distanak Kutim bila ingin dilakukan suntik vaksin rabies secara gratis.

“Idealnya suntik rabies itu setahun sekali, bagi anjing yang berumur di atas 3 bulan. Sedangkan kucing berumur 6 bulan ke atas harus divaksin,” ucapnya.

Hal tersebut perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan sosialisasi sejak dini. Mengingat kasus anjing rabies ini dapat menimbulkan kematian bila menular kepada manusia melalui gigitan hewan peliharaan.

“Ketika anjing takut air, mata merah, terus menggonggong, sudah makan barang-barang yang ada di depannya dan cenderung agresif segera hindari, itu terindikasi rabies,” ucap Cut.

Dia mengatakan, bila terlanjur digigit anjing, yang perlu dilakukan dengan mencuci bekas gigitan menggunakan sabun. Kemudian basuh alkohol dan dibawa ke Puskesmas untuk mendapat penanganan dokter.

“Anjingnya harus diobservasi 14 hari, kalau mati berarti positif rabies. Maka orang yang digigit baru diberi vaksin anti rabies, jadi tidak langsung diberi vaksin harus ada observasi dulu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin


TAGGED:Diskominfo KutimDistanak KutimVaksin Rabies
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sukseskan Pilkada Bontang, Disdukcapil Gencar Ajak Masyarakat yang Belum Perekaman KTP-el
BirokrasiInfografis

Sukseskan Pilkada Bontang, Disdukcapil Gencar Ajak Masyarakat yang Belum Perekaman KTP-el

By
akurasi 2019
Implementasikan Kaltim Berdaulat, Puguh Bicara Pentingnya Target Investasi DPMPTSP Kabupaten/Kota
Birokrasi

Implementasikan Kaltim Berdaulat, Puguh Bicara Pentingnya Target Investasi DPMPTSP Kabupaten/Kota

By
Devi Nila Sari
Paten di Kecamatan Bontang Selatan Memudahkan Pengurusan Administrasi Warga
Birokrasi

Paten di Kecamatan Bontang Selatan Memudahkan Pengurusan Administrasi Warga

By
Devi Nila Sari
DPK Bontang Tingkatkan Layanan Ramah Anak, Mengenal Literasi Sejak Usia Dini
Birokrasi

DPK Bontang Tingkatkan Layanan Ramah Anak, Mengenal Literasi Sejak Usia Dini

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?