By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Angka Kasus Covid-19 Terus Naik, PPKM di Bontang Diperpanjang hingga 14 Februari
Trending

Angka Kasus Covid-19 Terus Naik, PPKM di Bontang Diperpanjang hingga 14 Februari

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 3, 2021 9:17 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Angka Kasus Covid-19 Terus Naik, PPKM di Bontang Diperpanjang hingga 14 Februari
Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati menyampaikan kebijakan PPKM diperpanjang demi menekan penyebaran Covid-19. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Angka Kasus Covid-19 Terus Naik, PPKM di Bontang Diperpanjang hingga 14 Februari
Sekda Kota Bontang Aji Erlynawati menyampaikan kebijakan PPKM diperpanjang demi menekan penyebaran Covid-19. (Dok Akurasi.id)

Angka kasus Covid-19 terus naik, PPKM di Bontang diperpanjang hingga 14 Februari. Langkah itu diambil Pemkot Bontang dengan tujuan untuk menekan penyebaran wabah tersebut dianggap masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Akurasi.id, Bontang – Tren kasus positif Covid-19 di Kota Bontang yang terus mengalami peningkatkan dalam beberapa waktu terakhir, memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) setempat mengambil berbagai langkah dalam menekan wabah tersebut. Di antaranya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bontang diperpanjang hingga 14 Febrauri 2021.

Sebelumnya, Pemkot Bontang telah mengambil kebijakan PPKM dari tanggal 18 hingga 31 Januari 2021. Namun seiring kasus yang terus meningkat dan belum adanya tren penurunan, memaksa kebijakan PPKM di Bontang diperpanjang.

[irp]

Untuk diketahui, merujuk data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang maupun Dinkes Kaltim, kasus positif Covid-19 di Bontang hingga 30 Januari 2021 sudah mencapai 3.350 kasus, dengan kesembuhan 2.186 kasus, dan meninggal 60 kasus. Artinya, kasus aktif Covid-19 masih ada sebanyak 1.164 pasien. Pada 30 Januari ini saja, tercatat ada penambahan sebanyak 19 pasien positif.

Bercermin atas kasus itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang Aji Erlynawati menuturkan, bahwa kebijakan PPKM di Bontang diperpanhang. Kendati demikian, kebijakan itu tetap mempertimbangkan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UKM di Kota Taman -sebutan Bontang.

Kata dia, pelaku UKM di Bontang diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 Wita, dengan catatan diperbolehkan hanya dengan menampung 25 persen dari daya warung makan atau rumah makan, restoran, kafe, kedai, angkringan dan tempat usaha sejenisnya. Jika melebihi dari ketentuan itu, pelanggan bisa take away atau dibawa pulang.

“Iya, PPKM kami perpanjang hingga 14 hari ke depan terhitung 1 Februari nanti. Kami menganggap 18 hingga 31 Januari 2021 (kebijakan PPKM masih) kurang,” ucap Aji Erlynawati saat dikonformasi awak media, Jumat (29/1/2021).

[irp]

Yang menjadi alasan utama diperpanjangnya PPKM ini kata Aji, karena angka positif Covid-19 di Bontang semakin meningkat. Dia kembali berpesan untuk masyarakat agar turut serta dalam PPKM ini, dan bersama menekan penyebaran wabah tersebut.

“Alasan diperpanjangnya PPKM karena angka positif terus meningkat. Nanti kami akan tetap melakukan patroli. Karena bukan hal mudah mengubah perilaku masyarakat,” imbuhnya.

Dia memastikan, peraturan yang berlaku di PPKM fase pertama akan tetap berlaku pada fase kedua ini. Agar pemberlakuan PPKM di Bontang bisa lebih maksimal lagi. “Tidak ada perubahan pemberlakuan di fase dua ini, intinya sama persis seperti fase pertama,  tentu kami akan lakukan pengetatan,” tegas Aji. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:dinkes bontangKasus Covid-19 Terus NaikPPKM di Bontang Diperpanjang. PPKM Diperpanjang 14 Februari
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dugaan Malapraktik di RS Mitra Sejati Medan: Amputasi Kaki Pasien Tanpa Izin Keluarga, Pihak Berwenang Lakukan Investigasi.
PeristiwaTrending

Dugaan Malapraktik di RS Mitra Sejati Medan: Amputasi Kaki Pasien Tanpa Izin Keluarga, Pihak Berwenang Lakukan Investigasi

By
Wili Wili
Klasemen MotoGP 2024 Berubah Pasca Sprint Race di Le Mans, Jorge Martin Unggul
OlahragaTrending

Klasemen MotoGP 2024 Berubah Pasca Sprint Race di Le Mans, Jorge Martin Unggul

By
akurasi 2019
Final Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Vietnam, Adu Gengsi, Statistik, dan Pengamanan Ketat di GBK
OlahragaTrending

Final Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Vietnam, Adu Gengsi, Statistik, dan Pengamanan Ketat di GBK

By
Wili Wili
Fokus Tangani Covid-19, DPRD Kaltim Putuskan Tunda Usulan Pembangunan MYC hingga Flyover
BirokrasiTrending

Fokus Tangani Covid-19, DPRD Kaltim Putuskan Tunda Usulan Pembangunan MYC hingga Flyover

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?