By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi Usulkan Nama Awang Faroek Jadi Nama Jalan Tol Balsam
Trending

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi Usulkan Nama Awang Faroek Jadi Nama Jalan Tol Balsam

akurasi 2019
Last updated: Juni 21, 2020 4:23 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi Usulkan Nama Awang Faroek Jadi Nama Jalan Tol Balsam
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi mengusulkan nama mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sebagai nama Jalan Tol Balsam. (Dirhan/Akurasi.id)
SHARE
tol balsam awang faroek
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi mengusulkan nama mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sebagai nama Jalan Tol Balsam. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Ide pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) memang tidak dapat dilepaskan dari nama mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Karena dia yang menjadi penggagas di balik dari terwujudnya pembangunan megaproyek jalan bebas hambatan pertama di Kaltim tersebut.

baca juga: Kampung Jawa Membara, 7 Rumah Terbakar

Wajar jika kemudian muncul ide agar nama Awang Faroek Ishak dijadikan sebagai nama Jalan Tol Balsam. Ide itu turut diamini anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi. Menurutnya, menetapkan nama Jalan Tol Balsam sebagai nama Awang Faroek Ishak cukup idel dan layak.

Ada beberapa pertimbangan dan alasan yang dikemukakan politikus Partai Golkar tersebut. Pertama, Awang Faroek sendiri merupakan sosok yang banyak memberikan sumbangsih bagi masyarakat, baik saat menjadi bupati Kutai Timur (Kutim) maupun ketika menjabat gubernur Kaltim, masing-masing selama 2 periode.

Kedua, Awang Faroek Ishak adalah figur yang banyak memberikan ide-ide besar terhadap pembangunan di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim. Contohnya, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) di Kutim.

Tidak hanya itu, menurut Mahyunadi, di balik pembangunan Bandara APT Pranoto Samarinda, pun tidak dapat dilepaskan dari nama Awang Faroek. Karena ide dan gagasan atas pembangunan bandara tersebut lahir dan hadir dari Awang Faroek.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Saya kira, ketika misalnya ada nama tokoh di Kaltim yang diusulkan sebagai nama untuk Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, orang pertama yang akan kami usulkan adalah nama Pak Awang Faroek Ishak. Karena beliau yang memberikan ide dan memperjuangkan pembangunan jalan tol, dan itu tidak dapat dipungkiri,” katanya, Minggu (21/6/20).

Pertimbangan lain mengapa nama Awang Faroek Ishak layak diusulkan sebagai nama Jalan Tol Balsam, sambung pria yang karib disapa Yunat ini, karena memang Awang Faroek adalah sosok yang cukup berjasa dalam berbagai kemajuan pembangunan di Kaltim, terlebih saat menjabat gubernur Kaltim.

Di sisi lain, Awang Faroek adalah putra asli daerah Kaltim. Dan hal itu tentu tidak dapat ditepis. Wajar jika kemudian, Awang Faroek mendapatkan penghargaan atas berbagai prestasi pembangunan yang telah dia hasilkan selama menjadi anggota DPR RI, bupati Kutim, dan gubernur Kaltim.

“Menjadikan nama Pak Awang Faroek sebagai nama Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, saya kira sangat baik dan pantas. Dan itu sebagai penghargaan atas jasa-jasa beliau dalam membangun Kaltim. Apalagi beliau adalah orang pertama yang punya ide atas pembangunan jalan tol pertama di Kaltim,” tutur pria yang pernah menjabat ketua DPRD Kutim ini.

Ditetapkannya Kaltim sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pun tidak bisa dipungkiri dari peran Awang Faroek Ishak. Semasa menjabat gubernur Kaltim, Mahyunadi tahu betul bagaimana getolnya Awang Faroek memperjuangkan Kaltim sebagai lokasi IKN.

“Sekarang kita bisa melihat hasil dari apa yang telah beliau perjuangkan itu. Kaltim sekarang sudah ditunjuk jadi lokasi pembangunan IKN. Makanya, saya kira, tidak ada yang salah dengan memberikan penghargaan dan penghormatan kepada beliau dengan menjadikan namanya sebagai nama Jalan Tol Balikpapan-Samarinda,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:awang faroek ishakKomisi III DPRD Kaltimnama tol balsam
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Di Balik Kebakaran Pasar Citra Mas Loktuan, Ada Kerugian Miliaran yang Ikut Ludes Terbakar
Trending

Di Balik Kebakaran Pasar Citra Mas Loktuan, Ada Kerugian Miliaran yang Ikut Ludes Terbakar

By
Devi Nila Sari
Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 
Trending

Dari Miras Ilegal, Nyawa Ikut Melayang di Sangatta 

By
akurasi 2019
Kecelakaan Maut Rombongan Umrah di Gresik, 7 Tewas Setelah Mobil Tabrak Bus
PeristiwaTrending

Kecelakaan Maut Rombongan Umrah di Gresik, 7 Tewas Setelah Mobil Tabrak Bus

By
Wili Wili
"Bunda Dor Dor Curhat Diduga Ditipu, Hanya Dibayar Rp15 Juta Usai Kebanjiran Job di Jakarta"
PeristiwaTrending

“Bunda Dor Dor Curhat Diduga Ditipu, Hanya Dibayar Rp15 Juta Usai Kebanjiran Job di Jakarta”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?