By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kesehatan > Amankah Santan untuk MPASI Bayi?
KesehatanRagam

Amankah Santan untuk MPASI Bayi?

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 22, 2021 5:11 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Amankah Santan untuk MPASI Bayi?
Ilustrasi
SHARE
Amankah Santan untuk MPASI Bayi?
Ilustrasi

Menambahkan santan ke dalam makanan dapat menciptakan cita rasa yang semakin gurih dan lezat. Namun, apakah santan boleh ditambahkan ke dalam menu MPASI bayi?

Akurasi.id, Bontang – Santan merupakan sumber lemak, protein, vitamin B3, vitamin C, zat besi, magnesium, tembaga, mangan, dan selenium yang baik. Berkat nutrisi-nutrisi ini, tak heran jika santan bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Bunda sudah bisa memperkenalkan gurihnya santan sejak si kecil berusia 6 bulan. Santan dapat menjadi sumber lemak yang baik pada makanan pendamping ASI. Bunda bisa mencampur santan dengan bubur nasi dan daging, atau menjadikannya kuah kolak pisang.

[irp]

Dilansir Alodokter, santan mengandung asam laurat, yaitu asam lemak jenuh yang diketahui dapat melindungi tubuh dari infeksi. Nutrisi pada santan juga dapat bertindak sebagai antioksidan untuk memperkuat sistem imun, sehingga tubuh lebih kuat melawan infeksi dan bakteri penyebab penyakit.

Selain itu, vitamin B3 pada santan dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, meningkatkan energi, serta menjaga kesehatan sistem peredaran darah dan saraf.

Jika si kecil sudah berusia 12 bulan ke atas, santan bisa menjadi pengganti susu. Alternatif ini biasanya digunakan untuk anak yang memiliki alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Pilihlah produk susu dari santan yang diperkaya dengan kalsium agar tetap bisa mendukung pembentukan tulang dan giginya.

[irp]

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memberikan Santan pada Bayi

Meskipun santan merupakan bahan pangan yang aman dikonsumsi oleh bayi, ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan sebelum memberikannya kepada si kecil.

Pastikan Bunda tidak menggantikan pemberian ASI dengan susu dari santan. Minuman ini memang mengandung nutrisi yang diperlukan oleh bayi, tetapi tidak semua nutrisi yang disediakan sama seperti ASI.

Ingat juga bahwa santan mengandung cukup banyak lemak jenuh. Selain itu, sebagian produk santan kemasan sudah ditambahkan pemanis buatan. Konsumsi asam lemak jenuh dan gula dalam jumlah yang berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan si kecil.

[irp]

Jadi, santan boleh diberikan kepada bayi, asal tidak terlalu sering. Saat mengolah makanan dengan santan, Bunda juga disarankan untuk membuat santan sendiri dibanding menggunakan santan kemasan.

Jika Bunda masih memiliki pertanyaan terkait keamanan konsumsi santan pada bayi atau perihal menu MPASI lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. (*)

Editor: Suci Surya Dewi

 

TAGGED:Memberikan Santan pada BayiMPASISantan untuk MPASI Bayi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bakal Jadi Kota Industri, Pemerintah Permudah Investasi
Birokrasi

Bakal Jadi Kota Industri, Pemerintah Permudah Investasi

By
akurasi 2019
DPRD Bontang: Program Kotaku Tak Maksimal Jika Hanya Andalkan APBD
Kabar Politik

DPRD Bontang: Program Kotaku Tak Maksimal Jika Hanya Andalkan APBD

By
Devi Nila Sari
Pertemuan Maia Estianty dan Richard Daguise Isyaratkan Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise Semakin Dekat
SelebritisTrending

Pertemuan Maia Estianty dan Richard Daguise Isyaratkan Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise Semakin Dekat

By
Wili Wili
Bantu Ringankan Kerjaan Nakes, Pemkot Samarinda Beri Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19
Birokrasi

Bantu Ringankan Kerjaan Nakes, Pemkot Samarinda Beri Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?