By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
News

Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim

akurasi 2019
Last updated: September 25, 2020 10:13 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
Buaya sepanjang 3 meter berhasil ditangkap BKSDA Kaltim. (ist)
SHARE
Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
Buaya sepanjang 3 meter berhasil ditangkap BKSDA Kaltim. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Seekor buaya sepanjang 3 meter yang diduga menerkam remaja berusia 14 tahun di Kelurahan Lhoktuan beberapa waktu lalu berhasil ditangkap, pada Jumat (25/9/20), pukul 00.05 Wita.

Baca juga: Berenang di Pinggir Laut, Anak 14 Tahun di Bontang Digigit Buaya, Kaki dan Leher Sobek

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim bersama Balai Taman Nasional Kuati (TNK) dan dibantu oleh Babinkamtibmas serta masyarakat setempat, berhasil mengevakuasi buaya tersebut yang berkeliaran tak jauh dari lokasi penyerangan terjadi.

Kurang lebih 3 jam waktu yang dibutuhkan untuk menangkap buaya yang berukuran 3 meter tersebut. Dengan mengunakan perahu milik warga setempat, buaya tersebut ditemukan 500 meter dari daratan.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri meyakini buaya yang telah ditangkap itu merupakan hewan yang menyerang AN, warga Kampung Mandar Lhoktuan saat berenang bersama rekan-rekannya.

“Waktu kejadian ada gigi buaya yang nancap di paha korban, nah tadi waktu evakuasi dilihat ada yang hilang giginya, makanya kemungkinan besar ini memang buaya yang kemarin menyerang korban di sini,” jelas Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/20).

Setelah ini rencananya, kata Bajuri, buaya itu akan direlokasi ke tempat yang jauh dari pemukiman warga. Kendati sudah ditangkap, namun Bajuri mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat diperkirakan masih ada beberapa buaya yang berkeliaran di perairan Lhoktuan.

“Tetap hati-hati kalau beraktivitas di wilayah pesisir, kalau bisa jangan berenang dulu, jangan sampai ada korban lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya diwartakan seorang remaja berusia 14 tahun digigit buaya, di pinggir laut tepatnya di Kampung Mandar, Jalan Kapal Layar 5, RT 24, Kelurahan Lhoktuan, pada Kamis (17/9/202) lalu sekira pukul 17.30 Wita.

Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama 2 rekannya tengah berenang tak jauh dari rumahnya. Namun seketika saja seekor buaya langsung menerkam kakinya.

Mulanya kaki korban digigit, kemudian buaya itu mencoba menerkam leher korban. Tetapi korban berhasil lolos dengan memukul kepala buaya tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah sehingga dilarikan ke rumah sakit. (*)

Penulis:  Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:BKSDA KaltimBuaya LhoktuanBuaya MuaraKampung Mandar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sikap Pengurus Masjid dan Ponpes Terhadap TIB
News

Sikap Pengurus Masjid dan Ponpes Terhadap TIB

By
akurasi 2019
Simpan Sabu-Sabu Asal Bontang, Dua Pelajar Kutim Ditangkap Polisi
Hukum & KriminalNewsTrending

Simpan Sabu-Sabu Asal Bontang, Dua Pelajar Kutim Ditangkap Polisi

By
Devi Nila Sari
Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR
PeristiwaTrending

Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR

By
Wili Wili
keponakan
Hukum & KriminalNews

Tak Tahu Balas Budi, Keponakan Curi Mobil Paman dan Lari ke Kubar, Digadai Rp45 Juta

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?