By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
News

Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim

akurasi 2019
Last updated: September 25, 2020 10:13 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
Buaya sepanjang 3 meter berhasil ditangkap BKSDA Kaltim. (ist)
SHARE
Akhirnya Buaya Penyerang Remaja Asal Lhoktuan Berhasil Dievakuasi BKSDA Kaltim
Buaya sepanjang 3 meter berhasil ditangkap BKSDA Kaltim. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Seekor buaya sepanjang 3 meter yang diduga menerkam remaja berusia 14 tahun di Kelurahan Lhoktuan beberapa waktu lalu berhasil ditangkap, pada Jumat (25/9/20), pukul 00.05 Wita.

Baca juga: Berenang di Pinggir Laut, Anak 14 Tahun di Bontang Digigit Buaya, Kaki dan Leher Sobek

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim bersama Balai Taman Nasional Kuati (TNK) dan dibantu oleh Babinkamtibmas serta masyarakat setempat, berhasil mengevakuasi buaya tersebut yang berkeliaran tak jauh dari lokasi penyerangan terjadi.

Kurang lebih 3 jam waktu yang dibutuhkan untuk menangkap buaya yang berukuran 3 meter tersebut. Dengan mengunakan perahu milik warga setempat, buaya tersebut ditemukan 500 meter dari daratan.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri meyakini buaya yang telah ditangkap itu merupakan hewan yang menyerang AN, warga Kampung Mandar Lhoktuan saat berenang bersama rekan-rekannya.

“Waktu kejadian ada gigi buaya yang nancap di paha korban, nah tadi waktu evakuasi dilihat ada yang hilang giginya, makanya kemungkinan besar ini memang buaya yang kemarin menyerang korban di sini,” jelas Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/20).

Setelah ini rencananya, kata Bajuri, buaya itu akan direlokasi ke tempat yang jauh dari pemukiman warga. Kendati sudah ditangkap, namun Bajuri mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat diperkirakan masih ada beberapa buaya yang berkeliaran di perairan Lhoktuan.

“Tetap hati-hati kalau beraktivitas di wilayah pesisir, kalau bisa jangan berenang dulu, jangan sampai ada korban lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya diwartakan seorang remaja berusia 14 tahun digigit buaya, di pinggir laut tepatnya di Kampung Mandar, Jalan Kapal Layar 5, RT 24, Kelurahan Lhoktuan, pada Kamis (17/9/202) lalu sekira pukul 17.30 Wita.

Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama 2 rekannya tengah berenang tak jauh dari rumahnya. Namun seketika saja seekor buaya langsung menerkam kakinya.

Mulanya kaki korban digigit, kemudian buaya itu mencoba menerkam leher korban. Tetapi korban berhasil lolos dengan memukul kepala buaya tersebut. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah sehingga dilarikan ke rumah sakit. (*)

Penulis:  Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:BKSDA KaltimBuaya LhoktuanBuaya MuaraKampung Mandar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tewas
Hukum & KriminalNews

Usai Tabrak IRT hingga Tewas, Sopir Truk Melarikan Diri

By
akurasi 2019
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya 31 Maret 2026
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya 31 Maret 2026

By
Wili Wili
Tak Ada Habisnya! Pengedar Narkoba Kembali Ditangkap di Samarinda, Dipastikan Lebaran di Penjara
News

Tak Ada Habisnya! Pengedar Narkoba Kembali Ditangkap di Samarinda, Dipastikan Lebaran di Penjara

By
Devi Nila Sari
Data Terbaru Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 37 Santri Tewas, Evakuasi Masih Berlanjut
PeristiwaTrending

Data Terbaru Korban Runtuhnya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 37 Santri Tewas, Evakuasi Masih Berlanjut

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?