By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Istri Jadi Ketua Dewan, Bupati Kutim Ismu Anggap (Dinasti Politik) Bukan Hal Baru
Covered StoryKabar Politik

Istri Jadi Ketua Dewan, Bupati Kutim Ismu Anggap (Dinasti Politik) Bukan Hal Baru

akurasi 2019
Last updated: Oktober 10, 2019 9:30 pm
By
akurasi 2019
Share
6 Min Read
Encek UR Firgasih menerima palu pimpinan secara simbolis sebagai tanda dia telah sah menjadi ketua DPRD Kutim. (Istimewa)
SHARE
Encek UR Firgasih menerima palu pimpinan secara simbolis sebagai tanda dia telah sah menjadi ketua DPRD Kutim. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Dilantiknya Encek UR Firgasih sebagai ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) memunculkan spekulasi adanya upaya membangun dinasti politik di daerah itu. Bagaimana tidak, Ismunandar, selaku bupati Kutim tidak adalah suami dari Encek UR Firgasih.

Di tanah Tuah Bumi Untung Banua -sebutan Kutim-, Encek UR Firgasih bukan orang baru. Perempuan yang karib disapa Bunda Firga itu merupakan ketua DPC PPP Kutim.

Bagi perempuan kelahiran Samarinda, 24 Juni 1963 silam itu, jabatan sebagai anggota legislatif bukan sesuatu yang baru. Pada pemilihan legislatif (pileg) 2014-2019, dia terpilih sebagai anggota DPRD Kutim.

Pada awal keterpilihannya sebagai wakil rakyat, Firgasih langsung menduduki posisi penting sebagai wakil ketua II DPRD Kutim. Pada saat yang sama, suaminya Ismunandar juga terpilih sebagai bupati Kutim.

Sepak terjang Firgasih di dunia politik kian moncer setelah sukses menguasai kursi DPRD Kutim pada pileg 2019. Pada pileg serentak itu, Partai PPP sukses mengunci 9 kursi dewan dari total 45 kursi di DPRD Kutim.

Raihan kursi itu sekaligus menghantarkan Partai PPP sebagai pemenang pemilu dan berhak menduduki kursi ketua DPRD Kutim, yang sebelumnya dikuasai Partai Golkar. Sejak partai berlambang Kakbah itu ditetapkan sebagai pemenang pemilu, nama Firgasih memang sudah digadang sebagai ketua DPRD Kutim.

Kamis (10/10/19), menjadi titik pijar bagi Firgasih menakhodai pimpinan DPRD Kutim. Bertempat di ruang utama rapat paripurna DPRD Kutim, ibu dua anak itu diambil sumpah dan janji jabatannya oleh Pengadilan Negeri (PN) Sangatta.

Tepis Adanya Dinasti Politik

Dilantiknya Encek UR Firgasih sebagai ketua DPRD ditepis jauh-jauh oleh Bupati Ismunandar sebagai upaya dia dan istri membangun dinasti politik. Ismunandar memastikan, walau dia dan istrinya sama-sama memegang jabatan penting, dia akan menjalankan tugas pemerintah secara profesional.

Politikus Partai NasDem ini berpendapat, meski istrinya menjabat ketua dewan, namun untuk pengambilan keputusan di legislatif tetap dilakukan secara kolektif kolegial. Sehingga tidak ada alasan ada intervensi atas kebijakan legislatif.

Di sisi lain, pengambilan kebijakan secara bersama-sama oleh wakil rakyat meminimalisir potensi konflik kepentingan di antara dia dan istrinya dalam mengemban jabatan. Dia berkeyakinan, jika istrinya juga dapat bekerja secara profesional.

“Jadi enggak ada intervensi apapun,” ujar dia ditemui Akurasi.id usai pelantikan pimpinan DPRD Kutim.

Terkait anggapan adanya dinasti politik yang sedang dibangun di Kutim, Ismu memiliki pandangan tersendiri soal itu. Menurut dia, fenomena hubungan keluarga yang duduk di jabatan publik bukan hal baru di Kaltim dan daerah lainnya di Tanah Air.

Dia memberikan contoh, di Kota Bontang misalnya, jabatan wali kota dan ketua DPRD, dijabat oleh ibu dan anaknya, dalam hal ini Neni Moerniaeni dan Andi Faisal Sofyan Hasdam.

“Di Kutim kebetulan saya Bupati. Istri saya ketua DPRD Kutim. Enggak masalah,” kata pria yang karib disapa Ismu ini.

Lahir dari Proses Politik

Pasangan suami istri, Ismunandar dan Encek UR Firgasih duduk satu meja sebagai bupati dan ketua DPRD Kutim. (Istimewa)

Terpilihnya Encek UR Firgasih sebagai ketua DPRD Kutim sebagai sesuatu yang sah-sah saja. Dari sisi prosedur dan aturan dinilai tidak ada yang dilanggar. Apa yang didapatkan Firgasih adalah bagian dari proses politik yang telah dia lakukan. Dalam artinya, masyarakat yang telah memilihnya.

Bupati Ismunandar menilai, adanya keterikatan hubungan keluarga dalam sebuah jabatan di daerah, bukan sesuatu yang istimewa. Sebab hal yang sama juga banyak terjadi di daerah lainnya di Nusantara.

“Enggak ada masalah. Enggak ada hal yang istimewa, kita kerja profesional,” tegas Ismu.

Pria asal Sangkulirang ini berujar, dengan adanya hubungan kekeluargaan, maka dapat terjalin kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif untuk menyukseskan penyelenggaraan pembangunan di daerah.

“Tidak ada istri yang ingin suaminya celaka. Karena itu fungsi pengawasan lebih ketat, apalagi di era keterbukaan informasi seperti ini kita harus transparan,” tuturnya.

Ismu meyakinkan, fungsi pengawasan lembaga legislatif yang dipimpin istrinya akan tetap berjalan baik. Karena, bukan hanya istrinya yang jadi unsur pimpinan, tetapi ada wakil ketua yang lainnya.

“Sudah pasti pengawasan jalan. Tidak hanya Bunda (Firgasi) sendiri, ada wakil-wakilnya. Ada anggota DPRD Kutim lainnya melakukan pengawasan yang baik ke pemerintah,” jelasnya.

Anggap Dorongan Masyarakat
Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih menyebutkan, usulan agar dia menjadi pimpinan dewan, bukan semata lahir dari keinginannya seorang diri, tetapi dorongan dari kader partai dan masyarakat.

“Sebagai pimpinan yang diusulkan partai pemenang di Pileg 2019, tentu saya ingin, kebersamaan antara anggota DPRD tetap solid. Hubungan silaturahmi dan komunikasi terjalin dengan baik. Demi apa? Demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dia memastikan, antara legislatif dan eksekutif bisa bersinergi dengan baik dalam menyongsong pembangunan di Kutim. Dia juga memastikan, DPRD sebagai lembaga pengawas, dapat mengontrol setiap kebijakan pemerintah daerah yang tidak pro rakyat.

“Semoga, Bunda dan unsur pimpinan dewan yang lain bisa mengemban amanah yang diberikan masyarakat dengan baik. Membantu pemerintah untuk mewujudkan Kutim sejahtera,” tandasnya. (*)

Dilengkapi: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:DPRD KutimEncek UR FirgasihIsmunandarPolitik Dinasti
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ketua Komisi II DPRD Bontang Minta Sirene Mobil Jenazah Dimatikan, Disebut Ganggu Psikologis Warga
Kabar Politik

Ketua Komisi II DPRD Bontang Minta Sirene Mobil Jenazah Dimatikan, Disebut Ganggu Psikologis Warga

By
Devi Nila Sari
Kebakaran Hebat di Grogol Petamburan Jakarta Barat, 109 Warga Mengungsi
Kabar PolitikPeristiwaTrending

Kebakaran Hebat di Grogol Petamburan Jakarta Barat, 109 Warga Mengungsi

By
Wili Wili
Gagasan Marwan untuk Masa Depan Kukar (1)
Kabar Politik

Gagasan Marwan untuk Pembangunan Kukar (1)

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas,Sejumlah Menteri Merapat ke Istana
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Gelar Rapat Terbatas,Sejumlah Menteri Merapat ke Istana

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?