By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Presiden RI Ke-3 BJ Habibie Tutup Usia, Diketahui Punya Riwayat Penyakit Jantung
Trending

Presiden RI Ke-3 BJ Habibie Tutup Usia, Diketahui Punya Riwayat Penyakit Jantung

akurasi 2019
Last updated: September 11, 2019 8:39 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
(Ilustrasi/Detik.com)
SHARE
(Ilustrasi/Detik.com)

Akurasi.id, Samarinda – Putra terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia, Presiden BJ Habibie, Rabu (11/9/19) sekira pukul 18.05 WIB, berpulang kepada Yang Maha Kuasa. Pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu, diketahui tutup usia di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.

“Eyang. SAMPAI JUMPA DI KEABADIAN. Senangnya dah bisa ngelepas kangen sala eyang puteri, bisa berdua dua an lagi. Kita disini ikhlas asal eyang bahagia. SELAMAT JALAN. Terimakasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik, terimakasih sudah mengajarkan saya jadi PEJUANG, kalo bahasa eyang “PEMBERONTAK”. Love you,” tulis Melanie Subono, cucu keponakan BJ Habibie di akun media sosialnya.

Punya Masalah Jantung Sejak Usia Muda

Dikutip dari media detik.com, putra bungsu BJ Habibie, Thareq Kemal mengatakan, almarhum memang memiliki masalah jantung sejak usia muda. Hal ini mengakibatkan kesehatan jantungnya melemah. “Bapak saya memang dari dulu semenjak muda memang punya masalah dengan jantung, otomatis menua ini jantungnya sangat melemah,” ujarnya.

Pada Maret 2018, Habibie sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Munchen, Jerman diduga karena ada kebocoran pada klep jantung yang pernah dipasang. Dikutip dari Mayo Clinic, kebocoran klep jantung merupakan kondisi di mana klep jantung tidak berfungsi dengan baik, tidak menutup dan tidak kembali seperti semula.

Gangguan tersebut membuat darah sulit mengalir ke ruangan (bilik jantung) atau pembuluh darah seharusnya. Darah yang seharusnya mengalir ke pembuluh darah bisa berbalik kembali ke dalam jantung. Akibatnya, jumlah darah yang dialirkan ke tubuh akan berkurang.

“Kondisi ini menyebabkan pasien mudah lemah dan lemas, sering merasa lelah, nyeri dada, dan juga mudah ngos-ngosan serta kehabisan napas,” tulis Mayo Clinic. Pada Maret 2016, Habibie diketahui juga harus dirawat karena infeksi bakteri yang menyebabkannya mengalami demam. Namun tidak bisa dijelaskan terperinci tentang penyakit tersebut. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Berita DukaBJ HabibieSelamat Jalan Pak Habibie
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Perjuangan Terakhir Shella Selpi, Pejuang Kanker Ovarium yang Menginspirasi, Meninggal Dunia
PeristiwaTrending

Perjuangan Terakhir Shella Selpi, Pejuang Kanker Ovarium yang Menginspirasi, Meninggal Dunia

By
Wili Wili
Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan
SelebritisTrending

Kasus Dugaan Pemerasan Nikita Mirzani terhadap Reza Gladys Kembali Disidangkan

By
Wili Wili
korban buaya
Trending

Korban Terkaman Buaya Belum Ditemukan, Pencarian Dibayangi Sergapan Buaya Lain

By
akurasi 2019
Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah
PeristiwaTrending

Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?