By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Penjualan Sapi Kurban di Kota Taman Melonjak
Corak

Penjualan Sapi Kurban di Kota Taman Melonjak

akurasi 2019
Last updated: Agustus 6, 2019 9:48 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Penjualan Sapi Kurban di Kota Taman Melonjak
Sapi yang dijual untuk kurban di Iduladha ini banyak diminati warga Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE
Penjualan Sapi Kurban di Kota Taman Melonjak
Sapi yang dijual untuk kurban di Iduladha ini banyak diminati warga Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Empat hari menjelang hari raya Iduladha 1440 Hijriah, para pengusaha sapi mendapat keuntungan besar. Pasalnya, penjualan sapi kurban meningkat dibanding tahun lalu.

Penjual sapi kurban yang bertempat di Jalan Pattimura, Abbas Pattiroi, mengaku tahun ini telah mendatangkan 56 ekor sapi dari Bone.

“Saya menjual sapi di dua titik. Di Jalan Pattimura ini dan di depan Gedung Aini Rasyifa,” kata Abbas, Senin (5/8/19).

Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bontang ini menyediakan 23 ekor sapi di Jalan Pattimura. Saat ini tersisa sembilan ekor. Sedangkan 14 ekor sudah terjual.

Menurut dia, penjualan sapi tahun ini meningkat seiring pertumbuhan ekonomi di Bontang. Tahun lalu, meski ekonomi masih lesu, dia menyediakan 50 ekor sapi. Seluruhnya terjual.

“Mungkin [yang tersisa sembilan ekor] ini dalam dua tiga hari sudah laku terjual,” sebutnya.

Dalam sehari Abbas dapat menjual lima sampai tujuh ekor sapi. Merujuk catatannya, setiap sekolah membeli tiga ekor sapi. Kegiatan kurban di sekolah ini berpengaruh terhadap penjualan hewan kurban.

Abbas menjual sapi jenis Bali dengan harga Rp 15 juta sampai Rp 25 juta. Dia juga menyediakan sapi limosin yang relatif besar. Setiap ekor dihargai Rp 35 juta.

“Tapi orang Bontang kurang minat sama sapi limosin. Tidak seperti di Pulau Jawa,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Udin. Penjaga sapi kurban yang di Jalan DI Panjaitan. Pihaknya menyediakan 26 ekor sapi. Semuanya sudah terjual menjelang Iduladha.

Harga sapi yang ditawarkannya beragam. Mulai Rp 17 juta hingga Rp 20 juta. “Harga disesuaikan dengan besar kecilnya sapi,” kata Udin.

Sapi yang dijualnya sudah memiliki label dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Ekonomi RakyatPenjual SapiSapi Kurban
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dita Leni Ravia
Corak

Namanya Unik ‘Dita Leni Ravia’, Gadis Ini Viral, Begini Pesan Psikolog Soal Nama Anak

By
akurasi 2019
Semakin Merekatkan Diri dengan Konstituen, Abdul Haris Edukasi Warga Soal Tupoksi DPRD
Corak

Semakin Merekatkan Diri dengan Konstituen, Abdul Haris Edukasi Warga Soal Tupoksi DPRD

By
akurasi 2019
Dibuka Wagub Hadi Mulyadi, SMSI Kaltim Gelar Musprov I
Corak

Dibuka Wagub Hadi Mulyadi, SMSI Kaltim Gelar Musprov I

By
akurasi 2019
Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik
CorakRagam

Kedelai Mahal, Harga Tahu Tempe Naik

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?