By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Anak-Anak di Bontang Curi Tabung Gas untuk Beli Miras Oplosan
Hukum & KriminalNews

Anak-Anak di Bontang Curi Tabung Gas untuk Beli Miras Oplosan

akurasi 2019
Last updated: Juli 30, 2019 6:03 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Anak-Anak di Bontang Curi Tabung Gas untuk Beli Miras Oplosan
Ilustrasi(net)
SHARE
Anak-Anak di Bontang Curi Tabung Gas untuk Beli Miras Oplosan
Ilustrasi (net)

Akurasi.id, Bontang – Puluhan bungkus obat batuk ditemukan berserakan di bawah pohon sebelah kantor kosong bekas Kantor Pos di Lapangan Kampung Baru. Setelah ditelusuri media ini, tidak hanya bungkusan obat batuk yang ditemukan di lapangan tersebut. Ada pula beberapa gelas bekas kemasan minuman berenergi yang berwarna ungu.

Diduga lokasi tersebut kerap digunakan untuk mabuk-mabukan. Sutrisno, penjual pentol di sekitar lokasi tersebut, menjadi salah satu saksinya. Setiap dia melewati lapangan Kampung Baru, ia melihat anak-anak duduk di bawah pohon.

Dia menduga, mereka mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan. Sebab saban pagi Sutrisno sering melihat puluhan bungkus obat batuk berceceran.

“Saya enggak berani tegur. Karena saya lewat sama anak saya pas malam itu. Jadi saya lewatin saja,” akunya pada Akurasi.id, Senin (29/7/19).

Setiap pagi hingga sore, tempat tersebut sepi pengunjung. Kadang-kadang hanya dilalui kendaraan. Berbeda saat malam. Sutrisno mengatakan, di sekitar lapangan itu kawula muda kerap berkumpul.

“Dari dulu sering jadi tempat ngumpul anak-anak. Sudah lama juga [mabuk-mabukan] itu,” ungkapnya.

Kepala Seksi (Kasi) Tata Pemerintahan (Tapem) dan Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Berebas Tengah, Widodo, mengatakan, lapangan Kampung Baru termasuk wilayah Kelurahan Satimpo.

Meski bukan ranahnya, Widodo mengaku sering menggelar razia bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Hasilnya, mereka menjaring anak-anak yang sering mabuk-mabukan.

“Hampir setiap malam di sana dipakai anak-anak mabuk,” bebernya.

Informasi yang digali dari pelaku, mereka membeli miras oplosan menggunakan uang hasil curian. Kata dia, anak-anak ini mencuri tabung gas di warung hingga mencuri burung peliharaan warga.

“Mereka berkomplotan. Kalau satu orang bisa dapat Rp 500 ribu, lima orang saja jadi Rp 2,5 juta,” sebutnya.

Anak-anak yang terjaring razia ini mendapat pembinaan di kantor Kelurahan Berebas Tengah. Pihaknya menghukum mereka dengan menggundulkan rambutnya serta setiap orang dibebankan untuk membersihkan halaman kantor.

Kemudian orang tuanya dipanggil untuk diberikan pengarahan. “Kalau orang tuanya dipanggil, ada yang menyerahkan kepada kami untuk mendampingi anaknya. Tapi ada juga yang marah-marah anaknya kami razia,” keluhnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Kenakalan RemajaOplosanPencurian
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KPK menyatakan Bupati PPU Resmi Tersangka Bersama 5 Orang Lainnya - Akurasi.id
HeadlineNews

Bupati PPU Resmi Tersangka Kasus Korupsi Bersama 5 Orang Lainnya

By
Devi Nila Sari
Siswa SD Viral yang Berangkat Sekolah Subuh-Subuh Naik KRL dari Tangerang ke Klender
PeristiwaTrending

Siswa SD Viral yang Berangkat Sekolah Subuh-Subuh Naik KRL dari Tangerang ke Klender

By
Wili Wili
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan di YouTube, Polda Siap Selidiki
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan di YouTube, Polda Siap Selidiki

By
Wili Wili
KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang
PeristiwaTrending

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?