By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Anggota Dewan Berbeda Pendapat Soal Penanganan Banjir
Trending

Anggota Dewan Berbeda Pendapat Soal Penanganan Banjir

akurasi 2019
Last updated: Juni 14, 2019 4:10 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Syafruddin (Istimewa)
SHARE
Syafruddin (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) terendam banjir. Daerah-daerah tersebut antara lain Samarinda, Bontang, Balikpapan, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan pemerintah di tingkat kabupaten/kota memang telah berusaha mengevakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

Namun usaha-usaha itu tak cukup maksimal jika tidak diimbangi dengan langkah konkret untuk menanggulangi banjir di Bumi Etam.

Pemerintah sejatinya memiliki beragam program untuk menanggulangi banjir. Namun acap terhambat karena minimnya anggaran. Dari sini, peran mengawasan dan penganggaran diperlukan. DPRD provinsi memiliki fungsi demikian. Lalu bagaimana pandangan wakil rakyat di Karang Paci?

Pada Selasa (11/6/19), di sela-sela sidang paripurna tentang Penyampaian Noda Keuangan tentang Laporan Keuangan APBD Kaltim 2018, sejumlah anggota dewan memberikan masukan dan kritikan atas penanganan banjir di Kaltim.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin mengusulkan, secara kelembagaan, dewan perlu menunjukkan keprihatinan kepada korban banjir. Langkah yang dapat diambil yakni peninjauan titik-titik banjir.

“Karena banyak [warga] yang kelaparan di sana. Banyak juga anak kecil yang sakit-sakitan. Sehingga kita sebagai wakil rakyat harus betul-betul memperlihatkan keprihatinan dan tanggung jawab kita,” sarannya.

Pendapat serupa disampaikan Anggota Komisi III, Sarkowi V Zahry. Dia berpendapat, kunjungan keluar daerah yang telah terjadwal di Badan Musyawarah sepatutnya dialihkan pada kegiatan kunjungan di dalam daerah. Tujuannya meninjau daerah-daerah yang terdampak banjir. “Karena sangat penting kita meninjau [lokasi banjir ini],” imbuhnya.

Peninjauan lokasi tersebut berhubungan dengan penganggaran untuk menanggulangi banjir. Politisi Partai Golkar itu berpesan, persoalan banjir tak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah di tingkat kabupaten/kota.

“Karena persoalannya sangat kronis. Menyangkut berbagai macam aspek. Termasuk soal penganggaran. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah provinsi untuk mengalokasikan anggaran di kabupaten/kota. Supaya ke depan terjadi sinkronisasi anggaran,” ucapnya.

Tidak Hanya Sekadar Berkunjung

Rusman Ya’qub menyebut, banjir yang melanda sebagian wilayah di Kaltim termasuk bagian dari siklus 10 tahunan. Dia mencontohkan banjir di Samarinda. Banjir terbesar di Samarinda pernah terjadi pada 1990. Kala itu, Kota Tepian dipimpin Lukman Said.

Satu dekade berikutnya atau 2008, banjir kembali melanda Samarinda. Selanjutnya, siklus banjir 10 tahunan itu “mengepung” permukirman penduduk pada tahun ini. Saat ibu kota provinsi ini dinahkodai Syaharie Jaang.

“Berkunjung itu tetap [dilakukan]. Untuk menunjukkan keprihatinan dan solidaritas kita. Tetapi yang paling dibutuhkan adalah bagaimana genangan air ini segera surut. Agar memperpendek penderitaan masyarakat,” sarannya.

Dia menyesalkan selama 25 tahun masalah banjir tak kunjung terpecahkan. Padahal dalam kurun waktu sepanjang itu, pemerintah dapat merumuskan solusi dan mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah banjir.

“Saya menyarankan agar pimpinan dewan segera memanggil pemerintah. Kita pertanyakan kepada mereka bagaimana keseriusan pemerintah dalam penanganan banjir,” tegasnya.

Perlu Solusi Jangka Panjang

Ali Hamdi (Istimewa)

Ali Hamdi, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), berpendapat, peninjauan terhadap warga yang terdampak banjir tergolong langkah yang baik. Namun upaya yang tak kalah penting adalah penyelesaian masalah banjir.

“Kita melihat langsung korban banjir, itu termasuk solusi jangka pendek. Yang harus kita upayakan adalah solusi jangka panjang. Apa penyebab utama banjir itu? Banjir bukan hanya satu kali ini saja. Tetapi sudah berkali-kali,” ungkapnya.

Dia menekankan kepada pemprov, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota agar menggali penyebab banjir yang melanda sebagian besar wilayah di Kaltim. Katanya, hal inilah yang perlu diawasi dan digali DPRD Kaltim.

Hamdi menyebut, pemerintah hanya menyampaikan penyebab banjir yang dinilai tidak merujuk akar masalah. Dia menyarankan pemerintah menertibkan izin perumahan dan izin usaha yang diduga memperparah banjir.

“Pemprov harus mengantisipasi penyebab-penyebab utama banjir tersebut. Karena itu, saya mengusulkan, kalau hanya sekadar datang, itu hal yang biasa. Harus ada solusi jangka panjang,” imbuhnya. (*)

Penulis: Ufqil Mubin
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:#SamarindaCalapDPRD Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

truk fuso
Trending

Breaking: Truk Fuso Kandas, Jalan Poros Samarinda-Bontang Macet Panjang

By
akurasi 2019
Duit Habis Tak Dapat Pekerjaan yang Dijanjikan, Nestapa Warga Kampung Miliarder di Tuban
Trending

Nestapa Warga Kampung Miliarder di Tuban, Duit Habis dan Kini Sulit Cari Pekerjaan

By
akurasi 2019
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Membantah Isu Perubahan Format Debat Capres-Cawapres: Keterbukaan dan Koordinasi Ditekankan
HeadlineTrending

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Membantah Isu Perubahan Format Debat Capres-Cawapres: Keterbukaan dan Koordinasi Ditekankan

By
akurasi 2019
Timnas Indonesia U-17 Wajib Menang Besar Lawan Honduras Demi Tiket 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
OlahragaTrending

Timnas Indonesia U-17 Wajib Menang Besar Lawan Honduras Demi Tiket 32 Besar Piala Dunia U-17 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?