PeristiwaTrending

BPBD DKI Catat 19 RT dan Satu Ruas Jalan Masih Tergenang Banjir Minggu Pagi

BPBD Kerahkan Personel dan Siapkan Bantuan bagi Ratusan Pengungsi

Loading

Akurasi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 19 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir hingga Minggu (25/1/2026) pagi, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan data tersebut berdasarkan laporan terakhir hingga pukul 05.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 19 RT dan satu ruas jalan tergenang sesuai data pukul 05.00 WIB,” ujar Yohan, Minggu.

Wilayah Terdampak Banjir

Genangan banjir tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, dengan Jakarta Timur menjadi wilayah paling terdampak.

Jasa SMK3 dan ISO

Di Jakarta Barat, tercatat tiga RT tergenang, yakni:

  • Kelurahan Kembangan Selatan: 1 RT dengan ketinggian air 35 cm, akibat curah hujan tinggi.

  • Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT dengan ketinggian air 30–40 cm, dipicu hujan deras dan luapan Kali Angke.

Sementara di Jakarta Timur, terdapat 15 RT yang terdampak banjir, meliputi:

  • Kelurahan Bidara Cina: 4 RT, ketinggian air 85–140 cm, akibat hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.

  • Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian air mencapai 110 cm.

  • Kelurahan Cawang: 5 RT, ketinggian air sekitar 20 cm.

  • Kelurahan Cililitan: 2 RT, ketinggian air 20 cm.

Adapun di Jakarta Utara, banjir masih merendam:

  • Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT dengan ketinggian air 40 cm, disebabkan curah hujan tinggi.

Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi Jalan Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai 35 cm.

Ratusan Warga Mengungsi

BPBD DKI Jakarta mencatat ratusan warga masih mengungsi di sejumlah lokasi. Lokasi pengungsian tersebar di beberapa kelurahan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, antara lain masjid, mushola, balai warga, sekolah, serta aula kelurahan.

Di Jakarta Barat, pengungsi berasal dari Kelurahan Rawa Buaya, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Duri Kosambi. Sementara di Jakarta Timur, pengungsi tercatat di Kelurahan Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Adapun di Jakarta Utara, pengungsian berada di Kelurahan Kapuk Muara.

Upaya Penanganan BPBD

Yohan mengatakan, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air dan memastikan sistem drainase berfungsi optimal.

Selain itu, BPBD bekerja sama dengan lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” kata Yohan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button