By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
PeristiwaTrending

Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Wili Wili
Last updated: Januari 20, 2026 12:09 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung. Foto: ANTARA/ HO- Basarnas.
SHARE

Akurasi.id – Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan sejumlah barang milik korban serta bagian pesawat pada hari ketiga operasi pencarian kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar. Penemuan dilakukan di area Gunung Bulusaraung, wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari hasil penyisiran intensif tim darat di jalur ekstrem antara puncak Gunung Bulusaraung dan Pos 9 jalur pendakian.

“Hingga hari ketiga operasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang milik korban serta bagian dari pesawat di area pencarian di Gunung Bulusaraung,” kata Arif di Makassar, Selasa (20/1/2026).

“Tim SAR gabungan menemukan berbagai barang yang diduga milik korban, mulai dari dokumen pribadi, dompet, buku catatan, hingga barang elektronik seperti smart watch. Selain itu, juga ditemukan beberapa bagian dari pesawat seperti pelampung dan fire signal di sekitar bagian kepala pesawat,” ujar Arif dalam keterangannya.

Seluruh barang dan bagian pesawat yang ditemukan telah diamankan, didata, serta ditandai titik koordinatnya sesuai dengan prosedur operasi standar. Menurut Arif, temuan tersebut menjadi petunjuk penting untuk mempersempit area pencarian sekaligus menentukan langkah lanjutan dalam proses evakuasi.

Arif mengakui, proses pencarian menghadapi tantangan berat karena kondisi medan yang sangat curam dan berisiko tinggi. Oleh karena itu, tim SAR harus menggunakan teknik khusus seperti rappelling dan pembukaan jalur secara manual.

“Medan di lokasi kejadian sangat ekstrem. Proses pencarian membutuhkan waktu, ketelitian, serta koordinasi yang kuat antarunsur SAR,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel SAR gabungan yang tetap bekerja maksimal di tengah keterbatasan dan kondisi alam yang sulit.

“Penemuan barang-barang milik korban dan bagian pesawat menunjukkan bahwa tim SAR gabungan sudah berada sangat dekat dengan titik-titik krusial. Ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi seluruh unsur di lapangan,” tegas Syafii.

Ia menambahkan, faktor cuaca dan kondisi alam masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR. Kabut tebal, medan terjal, serta perubahan cuaca yang cepat kerap menghambat pergerakan, baik melalui jalur udara maupun darat.

Meski demikian, Syafii menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan secara profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya proses pencarian kepada tim SAR gabungan.

“Setiap perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara resmi kepada publik hingga seluruh proses pencarian dan evakuasi dapat diselesaikan,” pungkasnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ATR 42-500BasarnasBerita Nasionalevakuasi korbanGunung Bulusaraungkecelakaan pesawatMaros Pangkeppencarian pesawatpesawat jatuh SulselSAR gabungan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Bandung - Analisis dan Dampak Sesar Garut
HeadlinePeristiwa

Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Bandung – Analisis dan Dampak Sesar Garut

By
akurasi 2019
Agnez Mo Dijatuhi Denda Rp1,5 Miliar Terkait Pelanggaran Hak Cipta Lagu “Bilang Saja”
SelebritisTrending

Agnez Mo Dijatuhi Denda Rp1,5 Miliar Terkait Pelanggaran Hak Cipta Lagu “Bilang Saja”

By
Wili Wili
Suami BCL, Tiko Aryawardhana, Dilaporkan Mantan Istri atas Dugaan Penggelapan Uang Rp6,9 Miliar
SelebritisTrending

Suami BCL, Tiko Aryawardhana, Dilaporkan Mantan Istri atas Dugaan Penggelapan Uang Rp6,9 Miliar

By
Wili Wili
Logo Resmi HUT ke-80 RI Dirilis: Simbol Persatuan, Kedaulatan, dan Harapan Indonesia Maju
HeadlinePeristiwa

Logo Resmi HUT ke-80 RI Dirilis: Simbol Persatuan, Kedaulatan, dan Harapan Indonesia Maju

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?