
![]()
Akurasi.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengambil alih seluruh proses pemulangan jenazah korban kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans yang terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Sebanyak 16 ambulans disiapkan untuk mengantar jenazah korban meninggal dunia ke rumah duka masing-masing.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan hal tersebut saat mendatangi RSUP dr Kariadi, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (22/12/2025). Ia menegaskan bahwa Pemprov Jateng menanggung penuh fasilitas dan akomodasi bagi seluruh korban meninggal.
“Yang korban meninggal 16 orang ini, Pemprov menanggung semuanya, mulai dari identifikasi, pengangkutan, hingga pengawalan ambulans sampai ke rumah duka,” ujar Luthfi.
Ia menambahkan, seluruh jenazah yang telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dipastikan akan dipulangkan menggunakan ambulans dengan pengawalan resmi. “Sebanyak 16 ambulans sudah kami siapkan,” lanjutnya.
Selain meninjau kamar jenazah, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyempatkan diri menemui keluarga korban yang berada di posko RSUP dr Kariadi. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam dan memastikan seluruh kebutuhan keluarga korban terpenuhi.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Ini adalah kehendak Tuhan, semoga para korban mendapatkan husnul khatimah,” ucapnya.
Tak hanya fokus pada korban meninggal, Pemprov Jateng juga memastikan penanganan terhadap korban selamat dilakukan secara optimal. Dari total 34 penumpang di dalam bus, 18 orang selamat dan tengah menjalani perawatan medis. Penanganan korban luka melibatkan langsung Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
“Dinas Kesehatan sudah turun tangan langsung untuk membantu proses perawatan para korban,” kata Luthfi.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV, yang berangkat dari Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta, diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali. Bus kemudian menabrak pembatas jalan dan terguling di area simpang susun exit Tol Krapyak.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memastikan proses hukum, santunan, serta percepatan pencairan Jasa Raharja bagi para korban.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









