By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun, Tegaskan Perang Total terhadap Kartel
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun, Tegaskan Perang Total terhadap Kartel

Wili Wili
Last updated: Oktober 30, 2025 3:08 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun, Tegaskan Perang Total terhadap Kartel
Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun, Tegaskan Perang Total terhadap Kartel. Foto: Kumparan.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba oleh Polri sepanjang Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Contents
  • Tiga Instruksi Utama untuk Kapolri
  • Kartel Narkoba Kian Canggih, Gunakan Kapal Selam
  • Seruan Persatuan dan Peringatan untuk Aparat
  • Bantuan untuk Mantan Pengawal
  • Siap Dikritik, Tolak Label Otoriter

Dalam acara tersebut, Prabowo hadir didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Mensesneg Prasetyo Hadi. Setibanya di lokasi pada pukul 13.21 WIB, Prabowo meninjau langsung tumpukan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan dan sempat berbincang dengan Kapolri.

Tiga Instruksi Utama untuk Kapolri

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan tiga instruksi khusus yang ia berikan kepada Kapolri sejak awal masa pemerintahannya pada 20 Oktober 2024.

“Saya minta Kapolri memimpin tiga hal untuk saya: pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online,” tegas Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman besar bagi masa depan bangsa. Ia mengapresiasi keberhasilan Polri yang telah menggagalkan peredaran narkoba bernilai triliunan rupiah tersebut.

“Barang bukti senilai Rp29,37 triliun itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Hampir dua kali populasi Indonesia,” ujar Prabowo.

Kartel Narkoba Kian Canggih, Gunakan Kapal Selam

Prabowo mengungkapkan bahwa jaringan narkoba internasional kini semakin canggih, bahkan menggunakan kapal selam untuk mengedarkan barang haramnya.

“Sekarang ada modus kartel narkoba punya kapal selam sendiri. Ini masalah global,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga dalam pemberantasan narkoba, mulai dari Polri, TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, hingga instansi lain.

“Kita harus kerja dengan teamwork, jangan ego sektoral. Kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI,” ucapnya tegas.

Seruan Persatuan dan Peringatan untuk Aparat

Selain membahas soal narkoba, Prabowo juga menyerukan persatuan nasional usai kontestasi politik. Menurutnya, perbedaan politik tidak boleh terus memecah belah bangsa.

“Jangan kita teruskan kebencian dan kecurigaan. Rakyat butuh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik,” tuturnya.

Prabowo juga menegaskan agar TNI, Polri, dan Kejaksaan tidak ragu menindak anggota yang melanggar aturan. Ia menilai, adanya oknum bermasalah adalah hal wajar dalam organisasi besar, namun tidak boleh dibiarkan.

“Institusi kita harus tegas menindak anggota yang tidak tertib. Seperti anak sekolah tawuran, tidak bisa disalahkan semua murid dan gurunya,” ujar Prabowo.

Bantuan untuk Mantan Pengawal

Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat berseloroh mengenai dirinya yang meminta Kapolri membantu menyekolahkan beberapa mantan pengawal yang merupakan anggota polisi.

“Mantan pengawal saya ada yang polisi, tolonglah masuk Secaba. Dari ratusan ribu, saya titip dua-tiga orang saja,” katanya sambil tersenyum.

Namun Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah cawe-cawe dalam urusan internal Polri maupun menitipkan sanak saudara untuk jabatan tertentu.

“Saya tidak titip satu pun pejabat. Saya hormati Kapolri,” tandasnya.

Siap Dikritik, Tolak Label Otoriter

Prabowo juga menanggapi kritik yang menyebut dirinya sebagai pemimpin otoriter. Ia mengaku sering menonton podcast yang membahas dirinya sebelum tidur.

“Kadang-kadang dongkol juga, tapi saya catat untuk introspeksi. Pemimpin harus siap dikoreksi,” katanya.

Prabowo menutup pidatonya dengan menegaskan komitmennya dalam memerangi narkoba, membangun persatuan, dan menjaga integritas aparat penegak hukum.

“Saya punya filosofi, dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, tidak boleh diikuti oleh rasa sakit hati,” tutupnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Berita Nasionalberita terbaru PrabowoJudi Onlinekapal selam narkobaKapolri Listyo Sigitkartel narkobaMabes Polripemberantasan narkobapemusnahan narkobaPenyelundupanperang terhadap narkobaPersatuan Bangsapidato PrabowoPrabowo SubiantoTNI/Polri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesia-AS Negosiasi Tarif 32%: Sri Mulyani dan Airlangga Upayakan Kesepakatan Sebelum 1 Agustus 2025
HeadlineKabar Politik

Indonesia-AS Negosiasi Tarif 32%: Sri Mulyani dan Airlangga Upayakan Kesepakatan Sebelum 1 Agustus 2025

By
Wili Wili
Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR
HeadlineKabar Politik

Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR

By
Wili Wili
Bahlil Lahadalia Sidak SPBU Pertamina di Jawa Timur, Tegaskan Siap Beri Sanksi Jika BBM Tak Sesuai Standar
HeadlinePeristiwa

Bahlil Lahadalia Sidak SPBU Pertamina di Jawa Timur, Tegaskan Siap Beri Sanksi Jika BBM Tak Sesuai Standar

By
Wili Wili
Prabowo Bukan King Maker, Gerindra: Calon Presiden 2024
HeadlineKabar Politik

Prabowo Bukan King Maker, Gerindra: Calon Presiden 2024

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?