By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Menkeu Purbaya Dorong Pemutihan Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta untuk Permudah Akses KPR MBR
HeadlineKabar Politik

Menkeu Purbaya Dorong Pemutihan Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta untuk Permudah Akses KPR MBR

Wili Wili
Last updated: Oktober 15, 2025 4:30 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Menkeu Purbaya Dorong Pemutihan Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta untuk Permudah Akses KPR MBR
Menkeu Purbaya Dorong Pemutihan Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta untuk Permudah Akses KPR MBR. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai saat ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk membeli rumah, seiring membaiknya kondisi perekonomian nasional.

“Semua orang ingin punya rumah. Untuk yang belum punya, ini kesempatan yang bagus,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (14/10). Ia menambahkan, dengan ekonomi yang mulai pulih, daya beli masyarakat diperkirakan akan meningkat, sehingga permintaan terhadap sektor perumahan juga akan tumbuh.

Purbaya optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh 5,5 persen hingga 5,7 persen pada kuartal IV 2025, didorong oleh konsumsi masyarakat yang menguat dan realisasi stimulus pemerintah yang mulai berdampak pada akhir tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu Purbaya juga mengungkapkan rencana pemutihan kredit macet warga dengan nilai di bawah Rp1 juta. Langkah ini diharapkan bisa membuka akses lebih luas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Saya akan bertemu dengan OJK nanti. Saya minta hari Senin pekan depan apakah betul ada 100 ribu lebih orang yang seperti itu,” jelasnya.

Menurut Purbaya, tunggakan tersebut rencananya akan dibayarkan oleh pihak pengembang perumahan. Ia menyebut, beberapa pengembang sudah menyatakan kesediaannya untuk membantu menalangi pembayaran tersebut.

“Komisioner BP Tapera bilang ada 100 ribu lebih orang yang memiliki tunggakan di bawah Rp1 juta, dan katanya pengembangnya mau bayar. Itu bagus. Minggu depan Kamis mungkin saya akan ke OJK supaya bisa segera diputuskan,” ujar Purbaya.

Kebijakan ini juga disebut menjadi solusi bagi persoalan skor kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, yang selama ini menjadi hambatan utama bagi masyarakat dalam mengajukan KPR. Purbaya menyebut telah meminta BP Tapera untuk melakukan pendataan terhadap calon debitur yang terhalang oleh pinjaman kecil di bawah Rp1 juta agar segera diputihkan.

Masalah SLIK OJK sebelumnya juga disoroti oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang menyebut banyak MBR gagal mengajukan KPR akibat catatan kredit kecil tersebut. Kondisi ini turut memengaruhi penyerapan anggaran di sektor perumahan.

Dengan adanya rencana pemutihan ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah sendiri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor properti nasional.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BP TaperaEkonomi Indonesiakebijakan pemerintahKementerian Perumahan dan Kawasan PermukimanKPRkredit macetMaruarar SiraitMasyarakat Berpenghasilan RendahMenteri KeuanganOJKpemutihan kreditPertumbuhan EkonomiPropertiPurbaya Yudhi Sadewasektor perumahanSLIK OJK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • Registrera dig berkata:
    Juli 25, 2026 pukul 9:52 am

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://quirkwebstudios.co.ke/factors-to-consider-when-choosing-a-web-hosting-company/comment-page-1/#comment-2489

    Reply
  • Binance推荐 berkata:
    Juni 22, 2026 pukul 5:11 pm

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

India Larang Hijab di Sekolah, Pelajar Muslim Protes Turun ke Jalan
HeadlineTrending

India Larang Hijab di Sekolah, Pelajar Muslim Protes Turun ke Jalan

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Undang Ulama dan Pimpinan Ormas Islam Buka Puasa Bersama di Istana Merdeka
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Undang Ulama dan Pimpinan Ormas Islam Buka Puasa Bersama di Istana Merdeka

By
Wili Wili
Hari Buruh Indonesia 2024, Seruan Pencabutan Omni bus Law dan Penghapusan Upah Murah
Covered StoryHeadline

Hari Buruh Indonesia 2024, Seruan Pencabutan Omni bus Law dan Penghapusan Upah Murah

By
Yori Akurasi
Seorang Kakek di Berau Setubuhi Bocah 10 Tahun dengan Iming-iming Uang Rp10 Ribu
HeadlineHukum & KriminalNews

Seorang Kakek di Berau Setubuhi Bocah 10 Tahun dengan Iming-iming Uang Rp10 Ribu

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?