By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Pasokan BBM untuk SPBU Swasta Dipastikan Masuk dalam 7 Hari, Bahlil: Stok Nasional Aman
HeadlinePeristiwa

Pasokan BBM untuk SPBU Swasta Dipastikan Masuk dalam 7 Hari, Bahlil: Stok Nasional Aman

Wili Wili
Last updated: September 22, 2025 10:53 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pasokan BBM untuk SPBU Swasta Dipastikan Masuk dalam 7 Hari, Bahlil: Stok Nasional Aman
Pasokan BBM untuk SPBU Swasta Dipastikan Masuk dalam 7 Hari, Bahlil: Stok Nasional Aman. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik badan usaha swasta akan segera tersedia dalam tujuh hari ke depan. Kepastian ini merupakan hasil rapat antara pemerintah, Pertamina, dan badan usaha SPBU swasta.

Contents
  • Stok Nasional Masih Aman 18–21 Hari
  • Kebijakan Impor Sesuai Aturan Neraca Komoditas

Bahlil menjelaskan, ada empat poin kesepakatan yang dicapai dalam rapat tersebut. Pertama, SPBU swasta menyetujui kolaborasi dengan Pertamina dengan syarat impor dilakukan dalam bentuk base fuel atau BBM murni tanpa campuran aditif. Pencampuran akan dilakukan di tangki SPBU masing-masing.

Kedua, terkait kualitas, disepakati adanya survei bersama (joint surveyor) sebelum pengiriman BBM. Ketiga, harga pembelian BBM harus transparan, adil, dan tidak merugikan pihak manapun. Keempat, suplai BBM impor ditargetkan masuk ke Indonesia paling lambat tujuh hari sejak Jumat (19/9/2025).

“Hari ini sudah dijalankan rapat teknis, paling lambat tujuh hari barang sudah masuk di Indonesia,” tegas Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Stok Nasional Masih Aman 18–21 Hari

Bahlil menegaskan, stok BBM nasional saat ini masih mencukupi untuk 18 hingga 21 hari ke depan. Namun, cadangan di SPBU swasta memang mulai menipis sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Banyak pengguna kendaraan yang sebelumnya beralih ke SPBU non-Pertamina karena alasan kualitas dan kenyamanan, kini menghadapi keterbatasan pasokan.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan kembalinya praktik lama yang merugikan konsumen, seperti pencampuran BBM hingga lemahnya pengawasan kualitas. Salah satu pengguna, Nesya (30), mengaku memilih BBM Shell sejak isu “bensin oplosan” menyeret Pertamina pada Februari 2025. Ia menilai penggunaan BBM berkualitas penting untuk menjaga kondisi kendaraan, apalagi dengan beban cicilan kendaraan yang masih berjalan.

Kebijakan Impor Sesuai Aturan Neraca Komoditas

Bahlil menambahkan, pengaturan impor BBM dilakukan untuk menjaga stabilitas perdagangan nasional sekaligus menjamin ketersediaan pasokan. Kebijakan ini mengacu pada Pasal 14 ayat (1) Perpres Nomor 61 Tahun 2024 tentang Neraca Komoditas.

Menurutnya, Kementerian ESDM tidak pernah menutup keran impor BBM. Tren pangsa pasar BBM non-subsidi di SPBU swasta bahkan terus meningkat, naik 11 persen pada 2024 dan mencapai sekitar 15 persen hingga Juli 2025.

“Pemerintah menekankan bahwa aturan ini bersifat fleksibel. Perubahan pengaturan impor BBM bisa dilakukan bila diperlukan, dengan mempertimbangkan ketersediaan pasokan dalam negeri, kebutuhan konsumsi nasional, kelancaran distribusi, serta kondisi keuangan negara,” jelas Bahlil.

Ke depan, pemerintah berkomitmen memfasilitasi kerja sama business to business (B2B) antara Pertamina dan badan usaha pemilik SPBU swasta. Dengan begitu, pasokan BBM non-subsidi di Tanah Air tetap terjamin, dan masyarakat memiliki kebebasan memilih bahan bakar sesuai kebutuhan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bahlil LahadaliaBase FuelBBMenergi nasionalharga bbmimpor BBMKementerian ESDMPasokan BBMPertaminaSPBU Swasta
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo dan PM Lawrence Wong Sepakati Pembukaan Bandara untuk Penerbangan Asing dan Percepat Ekstradisi RI-Singapura
HeadlineKabar Politik

Prabowo dan PM Lawrence Wong Sepakati Pembukaan Bandara untuk Penerbangan Asing dan Percepat Ekstradisi RI-Singapura

By
Wili Wili
Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM dalam 2–3 Tahun Lewat Elektrifikasi 100 Gigawatt
HeadlineKabar Politik

Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM dalam 2–3 Tahun Lewat Elektrifikasi 100 Gigawatt

By
Wili Wili
Ledakan di Smelter Nikel dan Tantangan Penegakan SMK3 di Industri
HeadlineTrending

Ledakan di Smelter Nikel dan Tantangan Penegakan SMK3 di Industri

By
akurasi 2019
TNI-Polri Berhasil Evakuasi Satgas Maleo Kopassus yang Terkepung di Yalimo
HeadlinePeristiwa

TNI-Polri Berhasil Evakuasi Satgas Maleo Kopassus yang Terkepung di Yalimo

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?