By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Evaluasi Total SOP Pendakian Gunung Usai Tragedi Juliana di Rinjani, Kemenhut dan Basarnas Tegaskan Langkah Mitigasi
PeristiwaTrending

Evaluasi Total SOP Pendakian Gunung Usai Tragedi Juliana di Rinjani, Kemenhut dan Basarnas Tegaskan Langkah Mitigasi

Wili Wili
Last updated: Juni 30, 2025 3:49 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Evaluasi Total SOP Pendakian Gunung Usai Tragedi Juliana di Rinjani, Kemenhut dan Basarnas Tegaskan Langkah Mitigasi
Evaluasi Total SOP Pendakian Gunung Usai Tragedi Juliana di Rinjani, Kemenhut dan Basarnas Tegaskan Langkah Mitigasi. Foto: Detik.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 30 Juni 2025 – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan akan mengevaluasi secara menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian gunung di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons atas insiden tragis yang menimpa pendaki asal Brasil, Juliana Marins (27), yang ditemukan meninggal dunia setelah hilang selama lima hari di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Juliana, seorang pendaki pemula, ditemukan di dasar jurang berbatu sekitar 600 meter dari jalur pendakian. Tragedi ini menjadi perhatian publik nasional dan internasional, mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem keselamatan dan evakuasi dalam kegiatan pendakian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i, menyatakan bahwa peningkatan kemampuan tim SAR gabungan menjadi prioritas. “Kami akan memperluas pelatihan dan memperkuat sinergi antarinstansi agar penanganan kedaruratan di medan ekstrem lebih optimal,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (30/6).

Syafi’i juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh termasuk usulan pembangunan posko SAR di jalur pendakian strategis. “Dengan keterbatasan personel dan alat, kita perlu kerja sama lintas kementerian dan pemda. Komunikasi menjadi kunci awal penanganan potensi bahaya,” tegasnya.

Menanggapi kritik publik terkait lambatnya distribusi informasi selama proses evakuasi Juliana, Syafi’i menyebut evaluasi juga mencakup aspek komunikasi. “Kata lambat itu relatif, tapi potensi SAR sudah bekerja sesuai standar,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya edukasi dan persiapan fisik bagi masyarakat yang hendak mendaki gunung. “Naik gunung bukan seperti ke mal. Ini butuh persiapan matang, mulai dari fisik hingga peralatan,” kata Raja Juli usai memimpin pertemuan evaluasi di kantor Basarnas.

Raja Juli mengungkapkan rencana pembuatan peringkat bahaya pendakian untuk tiap gunung di Indonesia. Skema ini akan menjadi panduan bagi pendaki dalam menentukan tujuan yang sesuai dengan tingkat pengalaman dan kesiapan mereka.

“Kami akan mengatur agar pendaki pemula tidak langsung naik ke gunung-gunung dengan tingkat kedaruratan tinggi,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan bahwa kawasan gunung merupakan bagian dari taman nasional dan berfungsi utama sebagai area konservasi, bukan objek wisata masif.

Mengomentari fenomena tren mendaki di kalangan anak muda, Raja Juli menyampaikan kekhawatirannya. “Ada FOMO (fear of missing out) di kalangan muda. Tapi kami harap pendakian dilakukan secara sadar, bertanggung jawab, dan tidak berjudi dengan keselamatan,” katanya.

Dengan tragedi Juliana Marins sebagai pelajaran berharga, pemerintah berkomitmen memperkuat aspek mitigasi risiko dan prosedur keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BasarnasEvakuasi Pendakigunung IndonesiaGunung Rinjaniinsiden RinjaniJuliana MarinsKementerian Kehutanankeselamatan pendakianmitigasi bencanapendaki hilangRaja Juli AntoniSAR gunungSOP pendakiantaman nasionalwisata alam
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Tanggapi Santai Polemik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana: "Kalau Milik Saya, Alhamdulillah Kaya Raya"
HeadlinePeristiwa

Jokowi Tanggapi Santai Polemik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana: “Kalau Milik Saya, Alhamdulillah Kaya Raya”

By
Wili Wili
Hacker PDNS Minta Maaf dan Akan Beri Kunci Dekripsi Gratis
HeadlinePeristiwa

Hacker PDNS Minta Maaf dan Akan Beri Kunci Dekripsi Gratis

By
akurasi 2019
Wapres Gibran Rakabuming Buka Festival Pacu Jalur 2025 di Kuantan Singingi
HeadlinePeristiwa

Wapres Gibran Rakabuming Buka Festival Pacu Jalur 2025 di Kuantan Singingi

By
Wili Wili
Debat Cawapres: Cak Imin Tegaskan Etika dan Perubahan
HeadlineTrending

Debat Cawapres: Cak Imin Tegaskan Etika dan Perubahan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?