By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat
PeristiwaTrending

Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat

Wili Wili
Last updated: Mei 9, 2025 2:19 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat
Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat. Foto: Ist.
SHARE

Vatikan, Akurasi.id – Dunia menyambut pemimpin baru Gereja Katolik Roma. Kardinal Robert Francis Prevost, asal Chicago, Amerika Serikat, resmi terpilih sebagai Paus ke-267 dan memilih nama kepausan Leo XIV. Ia menjadi Paus pertama dalam sejarah yang berasal dari Amerika Serikat, menandai momen bersejarah bagi umat Katolik global.

Contents
  • Makna Nama “Leo XIV”
  • Arti Seruan “Habemus Papam”

Seruan legendaris “Habemus Papam!” menggema dari balkon Basilika Santo Petrus, diiringi dengan asap putih yang mengepul dari atap Kapel Sistina tanda resmi terpilihnya Paus baru. Momen sakral ini disambut dengan sukacita oleh ribuan umat yang memadati Vatikan, serta jutaan lainnya yang menyaksikan dari seluruh dunia.

Dalam penampilan publik pertamanya, Paus Leo XIV menyampaikan salam hangat:
“Salam untuk Roma dan dunia. Semoga damai menyertai Anda.”
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan memberikan berkat perdana kepada umat Katolik.

Makna Nama “Leo XIV”

Robert Francis Prevost, yang lahir pada 14 September 1955 di Chicago, memilih nama Leo XIV yang sarat makna. Nama tersebut merupakan penghormatan kepada dua tokoh besar dalam sejarah Gereja Katolik: Paus Leo I (Leo Agung) dan Paus Leo XIII.

Paus Leo I dikenal sebagai pemimpin besar pada abad ke-5 yang berhasil menjaga stabilitas Gereja dan Kekaisaran Roma, termasuk dalam peristiwa bersejarah saat ia membujuk Attila the Hun untuk tidak menyerang Roma. Sementara Paus Leo XIII terkenal dengan ensiklik sosial Rerum Novarum yang menjadi fondasi ajaran sosial Gereja.

Dengan memilih nama ini, Paus Leo XIV memberikan sinyal awal mengenai arah dan visi kepausannya—yang diperkirakan akan menekankan keberanian, diplomasi, serta perhatian terhadap keadilan sosial dan tantangan zaman modern.

Arti Seruan “Habemus Papam”

Ungkapan “Habemus Papam”, yang berarti “Kita memiliki seorang Paus” dalam bahasa Latin, bukan sekadar seremoni. Seruan ini telah menjadi simbol dimulainya kepemimpinan seorang Paus baru dan merupakan tradisi yang penuh makna dalam Konklaf Kepausan—proses pemilihan Paus oleh para Kardinal.

Dengan resminya pengangkatan Paus Leo XIV, Gereja Katolik memasuki babak baru dalam sejarahnya. Dunia kini menanti langkah dan kebijakan yang akan diambil oleh pemimpin spiritual bagi lebih dari 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Gereja KatolikHabemus PapamKepausan 2025Konklaf KepausanPaus Amerika SerikatPaus BaruPaus dari ASPaus ke-267Paus Leo IPaus Leo XIIIPaus Leo XIVRobert Francis Prevostsejarah VatikanVatikan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Jokowi Resmikan Smelter di Gresik, Warga Manyar Harapkan Kesejahteraan
HeadlinePeristiwa

Presiden Jokowi Resmikan Smelter di Gresik, Warga Manyar Harapkan Kesejahteraan

By
Wili Wili
Polri Naikkan Status Kasus Beras Oplosan ke Penyidikan, Potensi Kerugian Capai Rp99 Triliun
PeristiwaTrending

Polri Naikkan Status Kasus Beras Oplosan ke Penyidikan, Potensi Kerugian Capai Rp99 Triliun

By
Wili Wili
Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England
OlahragaTrending

Tiwi/Fadia Gagal ke Final German Open 2026, Siap Bangkit di All England

By
Wili Wili
Mengenang Joko Pinurbo Sastrawan Indonesia yang Meninggalkan Jejak Mendalam
Covered StoryTrending

Mengenang Joko Pinurbo Sastrawan Indonesia yang Meninggalkan Jejak Mendalam

By
Yori Akurasi
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?