By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik
PeristiwaTrending

Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik

Wili Wili
Last updated: Februari 9, 2025 2:08 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik
Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru: Penyebab Diduga Korsleting Listrik. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Kebakaran melanda gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (8/2/2025) sekitar pukul 23.10 WIB. Insiden ini terjadi di lantai 1, tepatnya di ruangan Biro Hubungan Masyarakat (Humas). Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.35 WIB oleh tim pemadam kebakaran.

Contents
  • Proses Pemadaman Cepat dan Efektif
  • Dugaan Penyebab Kebakaran
  • Tidak Ada Korban Jiwa, Nasib Dokumen Masih Diselidiki
  • Langkah Tindak Lanjut

Proses Pemadaman Cepat dan Efektif

Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa operasi pemadaman dimulai pukul 23.18 WIB setelah mendapat laporan dari petugas keamanan gedung. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan 62 personel dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB, diikuti proses pendinginan hingga akhirnya dinyatakan padam pada pukul 00.35 WIB.

Menurut laporan awal, petugas sekuriti sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api sudah membakar sejumlah arsip kertas di atas meja yang menghasilkan asap tebal, sehingga petugas akhirnya meminta bantuan pemadam kebakaran.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada perangkat pendingin udara (air conditioner/AC). Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Di sisi lain, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, yang langsung datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 23.40 WIB, menyampaikan bahwa kebakaran diduga bermula dari komputer yang tidak dimatikan oleh pegawai. “Sejauh ini penyebabnya masih diselidiki, pasti nanti ketahuan,” ujar Nusron.

Tidak Ada Korban Jiwa, Nasib Dokumen Masih Diselidiki

Menteri Nusron memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, mengingat kondisi gedung dalam keadaan kosong saat insiden terjadi. Namun, terkait dokumen atau berkas yang terdampak, pihaknya masih melakukan pendataan.

Ia juga menegaskan bahwa kebakaran ini bukan upaya untuk menghilangkan barang bukti terkait masalah pertanahan. “Yang terbakar itu bagian Humas, di sana tidak ada dokumen Hak Guna Bangunan (HGB), Hak Guna Usaha (HGU), atau lainnya. Jadi, tidak ada yang namanya penghilangan barang bukti,” kata Nusron.

Langkah Tindak Lanjut

Pasca kebakaran, pihak berwenang telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran dan mengevaluasi sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa di masa depan. “Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pendataan kerusakan dokumen dan peralatan serta evaluasi sistem mitigasi risiko kebakaran,” kata Harison.

Menteri Nusron juga mengapresiasi respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan dalam menangani insiden ini. “Alhamdulillah, reaksinya cepat sekali, sehingga bisa dipadamkan tanpa dampak yang lebih besar,” tutupnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy


 

TAGGED:berita terkinikeamanan gedungkebakaran ATR/BPNkebakaran Jakartakebakaran Kebayoran Barukebakaran kementerianKorsleting ListrikNusron WahidPemadam Kebakaranpenyebab kebakaran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Cak Imin Usul Pemilihan Gubernur Dihapus, Sebut Kewenangan Terbatas Sementara Anggaran Pilkada Besar
HeadlineKabar PolitikRagamTrending

Cak Imin Usul Pemilihan Gubernur Dihapus, Sebut Kewenangan Terbatas Sementara Anggaran Pilkada Besar

By
Devi Nila Sari
pembatasan sosial
Trending

Pembatasan Sosial Dilonggarkan, Folder Sangatta Langsung Diserbu Warga

By
akurasi 2019
Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!
Trending

Utang Indonesia 2021 Capai Rp5.964 Triliun, Sri Mulyani: Bisa Dibayar Asal Warga Bayar Pajak!

By
Redaksi Akurasi.id
transmisi lokal kutim
Trending

Pasien Positif Covid-19 Kutim Kini Berjumlah 29 Orang, Kasus Transmisi Lokal Kian Membayangi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?