By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kecelakaan Beruntun di GT Ciawi, Bogor: 8 Tewas, Truk ODOL Diduga Penyebab
PeristiwaTrending

Kecelakaan Beruntun di GT Ciawi, Bogor: 8 Tewas, Truk ODOL Diduga Penyebab

Wili Wili
Last updated: Februari 6, 2025 10:51 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kecelakaan Beruntun di GT Ciawi, Bogor: 8 Tewas, Truk ODOL Diduga Penyebab
Kecelakaan Beruntun di GT Ciawi, Bogor: 8 Tewas, Truk ODOL Diduga Penyebab. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut galon air mineral dan enam kendaraan lainnya terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Insiden ini menyebabkan delapan orang tewas dan belasan lainnya terluka.

Contents
  • Kesaksian Korban Selamat
  • Korban dan Identifikasi Jenazah
  • Truk ODOL Diduga Penyebab Kecelakaan
  • Penanganan dan Langkah Lanjut

Truk yang melaju dari Ciawi menuju Jakarta diduga mengalami rem blong saat mendekati gerbang tol. Akibatnya, truk tersebut menghantam antrean kendaraan yang sedang berada di pintu tol, mengakibatkan tiga kendaraan terbakar dan kerusakan parah pada kendaraan lainnya serta gerbang tol.

Kesaksian Korban Selamat

Salah satu korban selamat, Ari, yang merupakan pegawai di GT Ciawi, menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut. “Saya lagi kerja di gardu tol, tiba-tiba ada suara keras banget. Tahu-tahu semua sudah rusak,” ungkap Ari saat dirawat di RSUD Ciawi, Rabu (5/2/2025). Meski sempat ditabrak mobil, Ari masih dalam kondisi sadar dan menyaksikan kobaran api di lokasi kejadian.

Korban dan Identifikasi Jenazah

Dari delapan korban tewas, enam di antaranya berhasil diidentifikasi. Mereka terdiri dari lima pria asal Sukabumi dan seorang perempuan asal Cianjur. Namun, dua korban lainnya mengalami luka bakar 100 persen sehingga proses identifikasi harus dilakukan melalui uji DNA. “Tim DVI Polda Jabar telah mengambil sampel DNA untuk mencocokkan dengan keluarga korban,” ujar Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes dr. Nariyana.

Selain korban tewas, sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ciawi.

Truk ODOL Diduga Penyebab Kecelakaan

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang meninjau langsung lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh truk ODOL (Over Dimension Over Load). “Truk ODOL gagal berfungsi dengan baik, yang menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan ini,” kata Dody di Bogor, Rabu (5/2/2025).

Menurutnya, truk ODOL tidak hanya berpotensi menyebabkan kecelakaan, tetapi juga memperpendek usia perkerasan jalan. “Biaya preservasi jalan yang dianggarkan Jasa Marga setahun biasanya lima kali, tetapi karena ODOL, mungkin hanya bisa satu kali,” ujarnya.

Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang sistem Weight in Motion (WIM) dan CCTV di KM 45 untuk memantau truk ODOL. “Data dari WIM ini juga digunakan oleh kepolisian untuk menganalisa kejadian,” kata Alvin.

Namun, Alvin menegaskan bahwa penindakan terhadap truk ODOL menjadi wewenang lintas instansi, termasuk Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan.

Penanganan dan Langkah Lanjut

Tim gabungan dari Korlantas Polri dan pihak terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemerintah juga diharapkan memperketat pengawasan terhadap truk ODOL untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Kecelakaan tragis ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalan tol, serta perlunya pengawasan ketat terhadap kendaraan yang melebihi batas dimensi dan beban.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:kecelakaan Bogorkecelakaan GT Ciawikecelakaan tol Jagorawikorban tewas kecelakaanpenanganan kecelakaan jalan tolrem blong truktruk ODOL
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

, Terbanyak di Balikpapan
Trending

Updet Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Melonjak di New Normal, Terbanyak di Balikpapan

By
akurasi 2019
Kronologi Kecelakaan Maut Salebba, Bukannya Injak Rem Malah Kena Pedal Gas
Trending

Kronologi Kecelakaan Maut Salebba, Bukannya Injak Rem Malah Kena Pedal Gas

By
Devi Nila Sari
Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi
PeristiwaTrending

Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi

By
Wili Wili
Warga Gang Nibung-Perniagaan
Trending

Warga Gang Nibung-Perniagaan SKM Setuju Direlokasi, Asal Pemkot Samarinda Penuhi 6 Syarat Ini

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?