By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR
HeadlineKabar Politik

Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR

Wili Wili
Last updated: Januari 7, 2025 9:53 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR
Hasto Kristiyanto Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Suap PAW DPR. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 7 Januari 2025 – Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto belum memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024. Pada Senin (6/1/2025), Hasto meminta penjadwalan ulang dengan alasan terdapat kegiatan partai yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Contents
  • KPK Reschedule Pemeriksaan Hasto
  • Eks Komisioner KPU dan Anggota Bawaslu Diperiksa

Permintaan itu disampaikan melalui Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Hukum, Ronny Talapessy, yang memastikan Hasto akan memenuhi panggilan KPK setelah peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan pada 10 Januari 2025.

“Kami mohon kepada KPK untuk dapat dijadwalkan ulang setelah tanggal 10 Januari 2025, setelah peringatan HUT PDI Perjuangan,” ujar Ronny.

KPK Reschedule Pemeriksaan Hasto

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengonfirmasi bahwa penyidik menyetujui permintaan penjadwalan ulang tersebut. Namun, tanggal pasti pemeriksaan ulang Hasto belum ditentukan.

“Penyidik akan menjadwalkan ulang. Kemungkinan besar di atas tanggal 10 Januari 2025,” kata Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Tessa menegaskan, KPK dapat mengeluarkan surat perintah penangkapan apabila tersangka dua kali mangkir tanpa kabar. Namun, pihaknya melihat itikad baik dari Hasto untuk mematuhi proses hukum.

Eks Komisioner KPU dan Anggota Bawaslu Diperiksa

Di hari yang sama, KPK memeriksa mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap Agustiani ditunda karena kondisi kesehatannya menurun, sementara Wahyu menyebut tidak ada informasi baru yang disampaikan kepada penyidik.

Kasus ini mendapat perhatian publik, termasuk dari IM57+ Institute. Ketua IM57+, Lakso Anindito, mengkritik langkah Hasto yang dinilai tidak kooperatif dengan menunda pemeriksaan.

“Pada berbagai kesempatan, pihak Hasto Kristiyanto selalu meminta KPK menyelesaikan kasus ini dengan cepat jika sudah memiliki bukti. Namun, tindakan menunda pemeriksaan menunjukkan hal sebaliknya,” kata Lakso.

Selain itu, isu adanya dugaan video berisi ‘bobrok’ pejabat yang disebut-sebut dimiliki Hasto menambah dinamika kasus ini. KPK diminta memastikan penanganan perkara berjalan independen tanpa intervensi politik.

KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap PAW yang melibatkan buron Harun Masiku. Hasto diduga berupaya menggantikan caleg Riezky Aprilia dengan Harun Masiku melalui fatwa Mahkamah Agung. KPK menegaskan, Hasto juga terlibat dalam upaya menghambat proses penyidikan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam konferensi pers 24 Desember 2024, menyebut Hasto meminta surat pelantikan Riezky Aprilia ditahan sebagai bagian dari skema tersebut.

KPK berharap Hasto hadir sesuai jadwal yang akan disepakati nantinya. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Harun MasikuHasto KristiyantoIM57+ Institutekasus suap PAWkorupsi DPRKPKPDI Perjuanganpenjadwalan ulangpolitik indonesiaRiezky Aprilia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

juan jenau
Kabar PolitikRiwayat

Jalan Hidup Juan Jenau, Anak Kampung dari Pedalaman Naha Aruq, Mahulu (1)

By
akurasi 2019
Pengangkatan Sulastin Sebagai Plt Kepala Disdukcapil Kutim di Masa Pemilu Dianggap Langgar UU 10 Tahun 2016
Kabar Politik

Pengangkatan Sulastin Sebagai Plt Kepala Disdukcapil Kutim di Masa Pemilu Dianggap Langgar UU 10 Tahun 2016

By
akurasi 2019
DPRD Bontang Dorong Pemanfaatan TPI untuk Sumber PAD
BirokrasiKabar Politik

DPRD Bontang Dorong Pemanfaatan TPI untuk Sumber PAD

By
Devi Nila Sari
Pembubaran Timnas Amin dan Masa Depan Politik Anies dengan Komentar Surya Paloh serta Tanggapan Muhaimin Iskandar
HeadlineKabar Politik

Pembubaran Timnas Amin dan Masa Depan Politik Anies dengan Komentar Surya Paloh serta Tanggapan Muhaimin Iskandar

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?