By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Kejadian Memalukan di UIN Alauddin Makassar: Uang Palsu, Citra Kampus Palsu, dan Sikap Rektor yang Tak Tahu Malu
Hukum & KriminalTrending

Kejadian Memalukan di UIN Alauddin Makassar: Uang Palsu, Citra Kampus Palsu, dan Sikap Rektor yang Tak Tahu Malu

Wili Wili
Last updated: Desember 16, 2024 12:47 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Kejadian Memalukan di UIN Alauddin Makassar: Uang Palsu, Citra Kampus Palsu, dan Sikap Rektor yang Tak Tahu Malu
Kejadian Memalukan di UIN Alauddin Makassar: Uang Palsu, Citra Kampus Palsu, dan Sikap Rektor yang Tak Tahu Malu. Foto: Tribun
SHARE

Makassar, Akurasi.id – kampus yang dikenal dengan tema “kampus peradaban,” kini tengah mengalami krisis kepercayaan yang cukup serius. Peristiwa mengejutkan terjadi ketika oknum pegawai kampus diduga terlibat dalam sindikat peredaran uang palsu. Lebih memprihatinkan lagi, pabrik pembuatan uang palsu tersebut diduga beroperasi di dalam lingkungan kampus, tepatnya di Gedung Perpustakaan yang seharusnya menjadi sumber cahaya ilmu bagi mahasiswa.

Meskipun kasus ini masih dalam penyelidikan, kabar ini jelas memberikan noda besar bagi citra UIN Alauddin Makassar, terlebih sebagai institusi pendidikan yang mengusung label Islam. Kejadian ini mengundang perhatian publik dan mencoreng nama baik kampus yang selama ini dikenal dengan komitmennya dalam mencetak generasi cerdas dan berakhlak mulia.

Namun, yang lebih memalukan lagi adalah sikap rektor UIN Alauddin Makassar, Hamdan Juhannis, yang dinilai tidak menunjukkan ketegasan dalam menangani kasus ini. Awalnya, Hamdan mengakui adanya oknum pegawai kampus yang ditangkap terkait peredaran uang palsu. Namun, sehari setelahnya, ia justru membantah berita tersebut dengan menyebutnya sebagai desas-desus belaka.

Pernyataan yang kontradiktif ini semakin memperburuk situasi. Alih-alih menunjukkan sikap ksatria dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, rektor justru terkesan menghindar dari masalah. Dalam hal ini, bukan hanya citra kampus yang tercoreng, tetapi sikap pengecut dari pihak rektor juga sangat disayangkan.

Sebagai pimpinan kampus, rektor seharusnya bertanggung jawab atas kejadian ini dan meminta maaf kepada publik. Sebagai institusi pendidikan, UIN Alauddin Makassar seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan kejujuran. Namun, sayangnya, rektor tidak mengeluarkan sepatah kata pun sebagai bentuk permohonan maaf atau penyesalan atas kejadian yang mengguncang kampus ini.

Pada akhirnya, peredaran uang palsu yang melibatkan oknum pegawai kampus UIN Alauddin Makassar tidak hanya mencoreng citra kampus, tetapi juga membuka fakta bahwa citra kampus yang selama ini dibanggakan ternyata juga palsu. Sebuah peristiwa yang menarik perhatian publik dengan adanya hubungan antara uang palsu, citra kampus palsu, dan sikap rektor yang tak tahu malu.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:citra kampusHamdan Juhannisintegritas kampuskampus peradabankejujuranpendidikan IslamPeredaran Uang Palsurektorsindikat uang palsuuang palsuUIN Alauddin Makassar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KTM di Ambang Krisis: Nasib di MotoGP Terancam
OtomotifTrending

KTM di Ambang Krisis: Nasib di MotoGP Terancam

By
Wili Wili
Polres Nunukan Gagalkan Penyelundupan Ratusan Karung Daging dan Sosis Ilegal Asal Malaysia
Hukum & KriminalNews

Polres Nunukan Gagalkan Penyelundupan Ratusan Karung Daging dan Sosis Ilegal Asal Malaysia

By
Devi Nila Sari
kedua pria
Hukum & KriminalNews

Setahun Kedua Pria Ini Tercatat Mencuri di 40 Tempat Berbeda

By
akurasi 2019
Tuntut Edy Mulyadi Dihukum, LPADKT-KU Ancam Akan Tutup Akses Perlintasan Sungai Mahakam - Akurasi.id
Hukum & Kriminal

Tuntut Edy Mulyadi Dihukum, LPADKT-KU Ancam Akan Tutup Akses Perlintasan Sungai Mahakam

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?