By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Penangkapan Pelaku Begal Sadis di Bogor: Motif Utang Terungkap
Hukum & KriminalTrending

Penangkapan Pelaku Begal Sadis di Bogor: Motif Utang Terungkap

Wili Wili
Last updated: Oktober 24, 2024 9:36 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Penangkapan Pelaku Begal Sadis di Bogor: Motif Utang Terungkap.-
Penangkapan Pelaku Begal Sadis di Bogor: Motif Utang Terungkap. Foto: Detik.
SHARE

Bogor, 24 Oktober 2024, Akurasi.id — Polsek Ciampea bersama Sat Reskrim Polres Bogor berhasil menangkap dua pelaku begal sadis yang membunuh Iwan Irawan (58) di Jalan Raya Cihideung Ilir, Desa Cihideung Ilir, Ciampea, Kabupaten Bogor, pada 30 September 2024. Korban, yang sedang menjemput putrinya, ditemukan tewas dengan luka parah di kepala.

Contents
  • Pelaku dan Penangkapan
  • Motif Pembunuhan
  • Barang Bukti dan Proses Hukum

Pelaku dan Penangkapan

Dua pelaku yang ditangkap adalah Ajum Jumaidi alias AJ (37) dan Muhammad Dian alias Rian (24). Keduanya ditangkap pada 21 Oktober 2024, di lokasi berbeda. AJ ditangkap di rumah kontrakan istri keduanya di Cibanteng, Kecamatan Ciampea, sementara Rian ditangkap di Kampung Cisasapeunta, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari.

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, mengungkapkan bahwa pelaku AJ adalah warga Kampung Pasar Rebo, Ciampea, dan bahwa mereka telah merencanakan aksi ini sebelumnya bersama Sugandi, yang kini telah meninggal dunia akibat bunuh diri. “Otak pelaku adalah Sugandi, yang tewas gantung diri dan jasadnya ditemukan oleh warga,” jelas Suminto.

Motif Pembunuhan

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa motif pembunuhan ini adalah permasalahan utang. Sugandi merasa sakit hati karena Iwan menagih utangnya, yang memicu rencana untuk membalas dendam. Sugandi diduga merencanakan aksi ini sejak September dan memantau aktivitas Iwan sebelum kejadian.

Pada malam kejadian, Sugandi memberi tahu Ajum dan Rian saat Iwan keluar dari rumah. Mereka kemudian mencegat Iwan dan menyerangnya dengan alat tumbuk kayu sepanjang 80 sentimeter. Meskipun Iwan berusaha melawan, ia mengalami luka fatal di kepala akibat pukulan yang dilakukan oleh Ajum.

Barang Bukti dan Proses Hukum

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa lumpang, helm hitam merk Honda, sandal jepit milik korban, serta sepeda motor Yamaha Mio J yang digunakan pelaku. Sepeda motor Honda Beat milik korban masih dalam pencarian.

Kedua pelaku saat ini dikenakan Pasal 365 (3) dan Pasal 338 jo 340 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, hukuman mati, atau seumur hidup. Kapolsek Suminto menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mencari kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya kekerasan dan pentingnya kesadaran akan dampak dari utang. Bagi masyarakat yang menghadapi permasalahan mental atau merasa tertekan, disarankan untuk mencari bantuan dari psikolog atau klinik kesehatan mental.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BegalBogorCiampeaKeamananKesehatan MentalKriminalpembunuhanPenangkapanPolisiUtang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal
Trending

Presentasi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara, Isran: Saya Enggak Mau Menggombal

By
akurasi 2019
Jadwal Siaran Langsung Irak vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Laga Penentuan Nasib Garuda
OlahragaTrending

Jadwal Siaran Langsung Irak vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Laga Penentuan Nasib Garuda

By
Wili Wili
Polisi Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu Rp1,2 Miliar di Bekasi, Dijual Seharga Rp300 Juta
Hukum & KriminalTrending

Polisi Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu Rp1,2 Miliar di Bekasi, Dijual Seharga Rp300 Juta

By
Wili Wili
11 pasien sembuh covid-19
Trending

Sehari, Ada 11 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Se-Kaltim Sudah Ada 57 Kasus

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?