By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Prabowo Subianto Ungkap Kebocoran Pendapatan Negara Rp 300 Triliun Akibat Pengusaha Nakal
HeadlineHukum & Kriminal

Prabowo Subianto Ungkap Kebocoran Pendapatan Negara Rp 300 Triliun Akibat Pengusaha Nakal

Wili Wili
Last updated: Oktober 12, 2024 8:17 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Prabowo Subianto Ungkap Kebocoran Pendapatan Negara Rp 300 Triliun Akibat Pengusaha Nakal
Prabowo Subianto Ungkap Kebocoran Pendapatan Negara Rp 300 Triliun Akibat Pengusaha Nakal. Foto: Detik.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Dalam sebuah diskusi yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) pada 12 Oktober 2024, Hashim Djojohadikusumo, adik dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 300 pengusaha yang terlibat dalam penggelapan pajak, menyebabkan pendapatan negara bocor sebesar Rp 300 triliun. Menurut Hashim, informasi ini didapat Prabowo dari Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh, dan sudah dikonfirmasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Data ini diperoleh Pak Prabowo dari Luhut dan Ateh, serta dikonfirmasi dari KLHK mengenai jutaan hektar kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal oleh pengusaha kebun sawit nakal. Mereka telah diingatkan, namun hingga saat ini belum membayar pajak,” ungkap Hashim.

Lebih lanjut, Hashim menjelaskan bahwa aktivitas ilegal ini tidak hanya merugikan pendapatan negara, tetapi juga merusak ekosistem hutan. “Kami mendapatkan data yang menunjukkan bahwa potensi pajak yang belum dibayar ini bisa mencapai Rp 300 triliun. Ini merupakan data yang dihimpun dari pemerintah,” tambahnya.

Kebocoran anggaran menjadi topik yang kerap dibahas oleh Prabowo Subianto selama masa kampanye Pemilihan Presiden 2014. Pada saat itu, ia bahkan dijuluki “Prabocor” karena sering mengangkat isu kebocoran anggaran negara.

Sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, Prabowo merencanakan pembentukan Kementerian Penerimaan Negara. Sebelumnya, Prabowo mengusulkan pembentukan Badan Penerimaan Negara, namun kini ia beralih pada pembentukan kementerian. “Ada Asta Cita ke-8, yaitu Badan Penerimaan Negara. Ini akan menjadi Kementerian Penerimaan Negara, dan menterinya sudah ada,” ujarnya.

Langkah-langkah yang diambil Prabowo diharapkan dapat memberikan solusi nyata terhadap kebocoran pendapatan negara yang selama ini merugikan keuangan negara.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:#PrabowoSubianto #KebocoranPendapatanNegara #Pajak #PengusahaNakald #KementerianPenerimaanNegara #HashimDjojohadikusumo #Kadin #KLHK #BPKP #IsuPajak #PolitikIndonesia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Anak pejabat tinggi
Hukum & KriminalNews

Betulkah Ada Anak Pejabat Tinggi di Kukar yang Diciduk Polisi Akibat Kasus Narkoba di Samarinda ?

By
akurasi 2019
Jokowi Marah di Bali, Keluarkan Kata Bodoh sampai Larang Tepuk Tangan
HeadlineTrending

Jokowi Marah di Bali, Keluarkan Kata Bodoh sampai Larang Tepuk Tangan

By
akurasi 2019
Dian Permana Ditangkap di Baduy atas Dugaan Penggelapan Dana Konser Lentera Festival
Hukum & KriminalTrending

Dian Permana Ditangkap di Baduy atas Dugaan Penggelapan Dana Konser Lentera Festival

By
akurasi 2019
Mobil Mercedes Benz Ridwan Kamil Disita KPK Terkait Kasus Korupsi Bank BJB
Hukum & KriminalTrending

Mobil Mercedes Benz Ridwan Kamil Disita KPK Terkait Kasus Korupsi Bank BJB

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?