By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Utang KPR Tak Berkurang Setelah 8 Tahun Dicicil, Andhara Early: “Cuma Bayarin Bunga”
SelebritisTrending

Utang KPR Tak Berkurang Setelah 8 Tahun Dicicil, Andhara Early: “Cuma Bayarin Bunga”

Wili Wili
Last updated: Oktober 6, 2024 10:02 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Utang KPR Tak Berkurang Setelah 8 Tahun Dicicil, Andhara Early: "Cuma Bayarin Bunga"
Utang KPR Tak Berkurang Setelah 8 Tahun Dicicil, Andhara Early: "Cuma Bayarin Bunga". Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Aktris Andhara Early baru-baru ini membagikan pengalaman mengejutkannya terkait Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang telah dia cicil selama delapan tahun. Dalam sebuah wawancara, Andhara mengungkapkan bahwa setelah bertahun-tahun mencicil KPR, jumlah utang pokoknya hampir tidak berkurang sama sekali, dan sebagian besar uang yang dikeluarkan hanya digunakan untuk membayar bunga.

Contents
  • Kejutan Besar Setelah 8 Tahun Cicil KPR
  • Mengambil Keputusan Berani di Tengah Ketidakpastian

Pada saat pandemi Covid-19 melanda, Andhara dan suaminya yang sama-sama tidak memiliki pekerjaan tetap, mulai merasa khawatir tentang kemampuan mereka untuk terus membayar cicilan KPR yang masih tersisa selama 12 tahun ke depan. Bahkan ketika pihak bank menawarkan keringanan berupa perpanjangan tenor hingga 20 tahun, solusi tersebut tidak mengurangi beban mental yang mereka rasakan.

“Gue tanya, cicilan per bulan bisa dikurangi, tapi akhirnya tenornya jadi naik lagi dari 12 tahun jadi 20 tahun. Gue makin deg-degan karena selama 12 tahun aja belum jelas kapan dapat penghasilan reguler lagi, apalagi sampai 20 tahun,” ungkap Andhara Early.

Kejutan Besar Setelah 8 Tahun Cicil KPR

Setelah delapan tahun membayar cicilan, Andhara akhirnya bertanya kepada pihak bank berapa besar utang pokok yang masih tersisa. Dalam benaknya, ia berpikir setidaknya jumlah utangnya sudah berkurang hampir setengahnya setelah delapan tahun bekerja keras. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

“Gue tanya ‘sebenarnya utang kita sekarang tinggal berapa sih?’ Karena logika gue, udah jalan 8 tahun, paling enggak hampir setengahnya lah ya utang kita udah bayarin. Ternyata, nilai utang pokoknya masih sama, enggak gerak sama sekali,” ungkap Andhara dengan nada tertawa getir.

Pengalaman itu membuat Andhara dan suaminya merasa seperti bekerja keras selama delapan tahun hanya untuk membayar bunga, tanpa mengurangi utang pokok mereka. Hal ini membuat mereka memutuskan untuk melunasi sisa utang KPR tersebut dengan menggunakan seluruh tabungan dan aset yang mereka miliki.

Mengambil Keputusan Berani di Tengah Ketidakpastian

Meski suami istri ini sedang tidak memiliki pekerjaan tetap, mereka memilih untuk menggunakan seluruh tabungan dan aset mereka untuk melunasi utang KPR tersebut. Keputusan itu dianggap sebagai langkah terbaik untuk menghilangkan beban mental yang terus menghantui mereka.

“Tadinya tabungan kita untuk hari tua, tapi akhirnya kita putuskan untuk abisin semuanya buat melunasi utang rumah. Setelah pulang dari bank, gue liat ATM kosong, tapi enggak apa-apa. Setidaknya sekarang utang sudah lunas,” ujar Andhara terkekeh.

Di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi, suami Andhara bahkan mulai bekerja sebagai sopir mobil online untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, Andhara tetap bersyukur dan tidak merasa malu dengan kondisi yang mereka hadapi.

“Dapat ngeGrab, alhamdulillah. Yang bikin malu apa sih? Mobil-mobil lo sendiri, uang yang lo pakai juga uang lo sendiri,” katanya.

Pengalaman Andhara Early ini menggambarkan bagaimana pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan finansial yang signifikan, bahkan bagi selebriti. Pilihan untuk melunasi utang di tengah ketidakpastian ini menjadi langkah berani yang diambil demi mengurangi beban jangka panjang, meskipun harus mengorbankan tabungan hari tua mereka.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Andhara Earlybunga KPRcicilan KPRKPRkredit rumahmelunasi KPRPandemiPandemi Covid-19selebriti IndonesiaSuami Istriutang rumah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Daftar 23 Pemain

Akurasi.id, Jakarta - Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di ajang perdana FIFA…

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan, Dananya Pakai Uang Koruptor

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membuat gebrakan baru di sektor pendidikan.…

Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi III DPRD Kaltim Siap Terima Masukan Mitra Kerja Tingkatkan Pembangunan di Pandemi Covid-19
Birokrasi

Komisi III DPRD Kaltim Siap Terima Masukan Mitra Kerja Tingkatkan Pembangunan di Pandemi Covid-19

By
akurasi 2019
Ini 4 Poin Alasan Singapura Tolak UAS
HeadlineTrending

Ini 4 Poin Alasan Singapura Tolak UAS

By
akurasi 2019
Viral! Kakek Piyono Divonis 5 Bulan Penjara karena Pelihara Ikan Aligator, Netizen Geram
Hukum & KriminalTrending

Viral! Kakek Piyono Divonis 5 Bulan Penjara karena Pelihara Ikan Aligator, Netizen Geram

By
Wili Wili
Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakuler dari Area Pertahanan Sendiri
OlahragaTrending

Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025, Gol Spektakuler dari Area Pertahanan Sendiri

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?