By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Pemuda Belajar Kreatif di JPD
Corak

Pemuda Belajar Kreatif di JPD

akurasi 2019
Last updated: Maret 5, 2019 3:55 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Pemuda Belajar Kreatif di JPD
Deputi Kemenpora Faizal Abdullah dan Walikota Bontang Neni Moernaeni saat mengunjungi stand pameran pemuda di Kutim. (istimewa)
SHARE
Pemuda Belajar Kreatif di JPD
Deputi Kemenpora Faizal Abdullah dan Walikota Bontang Neni Moernaeni saat mengunjungi stand pameran pemuda di Kutim. (istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Saat ini, lima pemuda dari Kutai Timur (Kutim) sedang mewakili Kutim dalam Jambore Pemuda Daerah (JPD) ke-8 di Bontang. Kelima pemuda itu diwakili oleh 2 orang perempuan dan 3 orang laki-laki.

Keikutsertaan pemuda dan pemudi Kutim dalam JPD 2019 bertujuan mengharumkan nama daerah. Selain itu, mereka diharapkan dapat memperkenalkan seni dan budaya serta objek wisata Kutim di tingkat regional hingga mancanegara.

Diketahui, kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Pemuda Yang Cerdas, Santun, Kreatif, Mandiri dan Prestasi dalam Meraih Masa Depan” tersebut dilaksanakan pada 3-7 Maret 2019.

Rangkaian kegiatan di antaranya  debat antarpeserta, tes tertulis, wawancara, rapat koordinasi pejabat Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kaltim, presentasi Kabupaten Layak Pemuda, dan pentas seni. Ada pula kegiatan seminar, bakti sosial, kunjungan lapangan di beberapa instansi dan perusahaan, serta renungan dan api unggun.

Kepala Seksi Organisasi Kepemudaan Dispora Kutim, Basuki Isnawan berharap pemuda dapat memperlihatkan bakatnya dalam berinteraksi dengan budaya lokal. Mereka diharapkan mampu berdialog antarsuku, golongan, agama, dan kelompok yang berbeda.

“Peran pemuda sangat penting. Semoga dapat mempromosikan kekayaan khas daerah seperti budaya asli Kutim serta mampu menunjukkan kebolehannya dalam seni budaya dan keterampilan khas Kutim,” jelasnya kepada Akurasi.id, Selasa (4/3/19).

Pemuda Belajar Kreatif di JPD
Faizal Abdullah dan Neni Moernaeni ditunjuk menjadi tim pemeriksa berkas Kabupaten Kutim sebagai Daerah Rujukan Layak Pemuda. (istimewa)

Sarana Promosi Daerah

Dia juga berharap ajang ini menjadi sarana promosi potensi setiap daerah. Mulai sektor pariwisata, kuliner, kerajinan, hingga kesenian.

Para pemuda dapat menambah wawasan agar dapat mendongkrak perekonomian masyarakat melalui ide-ide kreatif yang didapatkan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan JPD ini dinilai sangat bermanfaat bagi para pemuda. Program tersebut bisa meningkatkan rasa cinta tanah air, memahami keanekaragaman seni budaya, memupuk rasa kesatuan dan persatuan bangsa. “Serta meningkatkan keterampilan, kreativitas pemuda menuju kemandirian, dan membuktikan Kutim sebagai kabupaten layak pemuda,” terangnya.

Syarat Menjadi Kabupaten Layak Pemuda

JPD merupakan agenda tahunan yang harus diikuti Dispora. Kutim sudah mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Pemuda dari Presiden Joko Widodo. Karenanya, Kutim dijadikan rujukan kabupaten/kota sebagai Kabupaten Layak Pemuda.

“Syukur alhamdulillah, Kutim menjadi rujukan kabupaten/kota layak pemuda. Itu berkat kontribusi pemuda yang berperan aktif (di semua sektor),” katanya.

Kota Layak Pemuda diberikan pemerintah pusat setelah daerah tersebut memenuhi empat indikator. Salah satunya regulasi yang meliputi peraturan daerah (perda) tentang kepemudaan.

Selanjutnya infrastruktur. Mencakup ruang atau tempat ekspresi dan kreasi pemuda. Kemudian kelembagaan yang diukur dengan keaktifan organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda.

Syarat terakhir adalah kemandirian. Pemuda mandiri dalam hal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Indikator itu dinilai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Pemerintahan, legislatif maupun perusahaan terus memberikan dukungan ke pemuda agar terus berkarya. Sehingga pemuda pemudi Kutim bisa berkreasi dan berprestasi. Bisa menjadi contoh,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Jambore Pemuda Daerah ke-8
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

AJI Biro Samarinda Adakan Diskusi untuk Menguak Pentingnya Jurnalisme Data

By
akurasi 2019
Prihatin dengan Korban Banjir, Damayanti dan Tim Salurkan Bantuan
Corak

Prihatin dengan Korban Banjir, Damayanti dan Tim Salurkan Bantuan

By
akurasi 2019
Songsong IKN Nusantara, Aji Mawar Ajak Pemuda Kaltim Bergerak Bersama
CorakRagam

Songsong IKN Nusantara, Aji Mawar Ajak Pemuda Kaltim Bergerak Bersama

By
Devi Nila Sari
Meriahkan Lebaran Hari ke Dua, Ini 20 Link Twibbon Idulfitri 2024
CorakHeadlineRagam

Meriahkan Lebaran Hari ke Dua, Ini 20 Link Twibbon Idulfitri 2024

By
Rachman Wahid
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?