By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Prabowo Siapkan Langkah Alihkan Subsidi Energi ke Keluarga Miskin, Negara Diproyeksi Hemat Rp 200 Triliun
HeadlineKabar Politik

Prabowo Siapkan Langkah Alihkan Subsidi Energi ke Keluarga Miskin, Negara Diproyeksi Hemat Rp 200 Triliun

Wili Wili
Last updated: September 26, 2024 7:53 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Prabowo Siapkan Langkah Alihkan Subsidi Energi ke Keluarga Miskin, Negara Diproyeksi Hemat Rp 200 Triliun
Prabowo Siapkan Langkah Alihkan Subsidi Energi ke Keluarga Miskin, Negara Diproyeksi Hemat Rp 200 Triliun. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana melakukan efisiensi dalam alokasi subsidi energi. Salah satu langkah yang akan diambil adalah mengalihkan subsidi energi, yang selama ini diberikan kepada komoditas seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas, menjadi subsidi langsung kepada keluarga miskin yang berhak menerima.

Menurut Dewan Penasihat Presiden Terpilih Prabowo, Burhanuddin Abdullah, kebijakan ini akan diimplementasikan melalui program transfer tunai langsung, bukan lagi berbasis komoditas. “Dengan data yang diperbaiki dan disempurnakan, penerima yang berhak akan mendapatkan transfer tunai langsung. Ini tidak lagi disalurkan ke komoditas, tapi langsung kepada keluarga miskin yang benar-benar membutuhkan,” ujar Burhanuddin dalam acara UOB Economic Outlook 2025, Rabu (25/9).

Burhanuddin, yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), memperkirakan bahwa perubahan model subsidi ini dapat menghemat anggaran negara sekitar Rp 150 hingga Rp 200 triliun per tahun. Dana yang sebelumnya dialokasikan untuk subsidi energi tersebut nantinya akan dialihkan ke sektor-sektor produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dengan mengurangi subsidi komoditas, kita dapat mengalokasikan dana tersebut ke hal-hal yang lebih produktif. Ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengurangan subsidi,” tambah Burhanuddin.

Selama ini, subsidi energi di Indonesia diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas seperti listrik, BBM, dan gas. Namun, menurut Burhanuddin, model ini dinilai kurang tepat sasaran. Dalam kunjungannya ke Solo, Burhanuddin menemukan bahwa masyarakat miskin, terutama di pedesaan, tidak menikmati sepenuhnya manfaat dari subsidi BBM karena mereka tidak memiliki sepeda motor. Penggunaan gas LPG 3 kg juga terbilang minim, sehingga subsidi lebih banyak dinikmati oleh golongan yang lebih mampu.

Pemerintahan Prabowo juga berencana untuk melanjutkan beberapa program subsidi pemerintah yang sudah ada, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun dengan penyempurnaan. “Banyak program yang akan dilanjutkan dan disempurnakan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), KIP, KIS, dan lainnya. Ini adalah bentuk subsidi langsung yang sudah ada, tetapi akan ditingkatkan efektivitasnya,” jelas Burhanuddin.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keadilan dalam penyaluran subsidi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Burhanuddin Abdullahkeluarga miskinKIPKISpenghematan anggaranPertumbuhan EkonomiPrabowo SubiantoProgram Keluarga HarapanSubsidi Energitransfer tunai
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Lira Turki Anjlok, Erdogan Didesak Mundur Warga sampai Oposisi
HeadlineTrending

Lira Turki Anjlok, Erdogan Didesak Mundur Warga sampai Oposisi

By
Devi Nila Sari
Duel Sengit: Indonesia dan Irak Berbagi Angka 1-1 di Babak Pertama di Piala Asia U-23
HeadlineOlahraga

Duel Sengit: Indonesia dan Irak Berbagi Angka 1-1 di Babak Pertama di Piala Asia U-23

By
Yori Akurasi
Presiden Prabowo Kenalkan Seskab Teddy di Posko Pengungsian Langkat: Sudah Letkol Sekarang
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Kenalkan Seskab Teddy di Posko Pengungsian Langkat: Sudah Letkol Sekarang

By
Wili Wili
Pengakuan Kakek 71 Tahun Cabuli 9 Bocah di PPU, Terancam Habiskan Hidup di Penjara
HeadlineHukum & Kriminal

Pengakuan Kakek 71 Tahun Cabuli 9 Bocah di PPU, Terancam Habiskan Hidup di Penjara

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?