By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Dosen Universitas di Kupang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Penyebab Masih Misterius
PeristiwaTrending

Dosen Universitas di Kupang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Penyebab Masih Misterius

Wili Wili
Last updated: Agustus 7, 2024 4:05 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Dosen Universitas di Kupang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Penyebab Masih Misterius
Dosen Universitas di Kupang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Penyebab Masih Misterius. Foto: Ist.
SHARE

Kupang, Akurasi.id – Yopi Imanuel Kameo, seorang dosen di salah satu universitas ternama di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas di kamar kosnya pada Senin (5/8/2024) malam. Kejadian ini menggegerkan warga Jalan Ade Irma, Kelurahan Kelapa Lima, tempat Yopi tinggal.

Contents
  • Kronologi Penemuan
  • Penemuan Jasad
  • Penyelidikan Penyebab Kematian

Kronologi Penemuan

Menurut Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota Komisaris Besar Polisi Aldinan Manurung, jasad Yopi ditemukan oleh teman-teman kosnya. Pada Senin malam, Bernard Jefri Lona (56), warga Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, mencoba menemui Yopi. Namun, pintu kamar Yopi tertutup dan tidak ada respons ketika Bernard mengetuk pintu dan memanggil nama Yopi.

Bernard kemudian menanyakan keberadaan Yopi kepada penjaga kos, Alfred Neno Sae (33) dan Aleta Sakan (37). Keduanya mengaku tidak melihat Yopi sepanjang hari Senin dan terakhir kali melihat korban pada Minggu malam saat Yopi keluar untuk memanaskan mobilnya.

Merasa khawatir, Bernard mencoba menggedor pintu kamar kos Yopi lagi, namun tetap tidak ada jawaban. Bernard pun berinisiatif mencari tangga untuk memanjat dan melihat ke dalam kamar, namun tidak bisa melihat Yopi. Ia kemudian meminta bantuan penjaga kos untuk menghubungi pemilik kos agar diizinkan membuka paksa pintu kamar Yopi. Pemilik kos mengizinkan membuka jendela, dan akhirnya Bernard bersama penjaga kos membuka paksa jendela kamar.

Penemuan Jasad

“Mereka melihat yang bersangkutan duduk di kursi plastik warna merah menghadap meja kerja dengan posisi membelakangi tempat tidur. Saat didekati, ternyata Yopi sudah meninggal,” jelas Aldinan Manurung.

Penemuan jasad Yopi langsung dilaporkan ke polisi. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah Yopi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyelidikan Penyebab Kematian

Hingga saat ini, penyebab kematian Yopi Imanuel Kameo masih belum diketahui dan menunggu hasil visum dari rumah sakit. “Jenazah sudah diserahkan ke keluarga. Untuk penyebab kematian, masih menunggu hasil visum,” tambah Aldinan Manurung.

Kematian Yopi Imanuel Kameo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan rekan kerja di universitas tempatnya mengajar.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita kriminal KupangBerita NTTdosen ditemukan tewasdosen tewas di koskematian dosen Kupangkematian misteriuspenemuan jasad di kospenyebab kematian belum diketahuipolisi KupangYopi Imanuel Kameo
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hukum & KriminalTrending

Sabu 38 Kilogram Gagal Edar di Kaltim, Libatkan PNS hingga Jaringan Lintas Negara

By
akurasi 2019
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Menikah, Gelar Akad Nikah Penuh Haru dengan Nuansa Adat Sunda
SelebritisTrending

Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Menikah, Gelar Akad Nikah Penuh Haru dengan Nuansa Adat Sunda

By
Wili Wili
Ardio Taulany Minta Andre dan Erin Berdamai, Sebut Tak Ada Masalah Serius di Rumah Tangga
SelebritisTrending

Ardio Taulany Minta Andre dan Erin Berdamai, Sebut Tak Ada Masalah Serius di Rumah Tangga

By
Wili Wili
Lansia di Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api, Warga Dihimbau untuk Lebih Waspada
PeristiwaTrending

Lansia di Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api, Warga Dihimbau untuk Lebih Waspada

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?