By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman
SelebritisTrending

Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman

Wili Wili
Last updated: Juli 25, 2024 6:29 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman
Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman. Foto: TribunBengkulu
SHARE

Akurasi.id – Kematian Dali Wassink yang merupakan mualaf menimbulkan kontroversi setelah keluarganya memutuskan untuk mengkremasi jenazahnya. Keputusan ini mendapat perhatian dari sejumlah tokoh agama seperti Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman.

Contents
  • Tragedi Kematian Dali Wassink
  • Kontroversi Kremasi dan Reaksi Tokoh Agama
  • Komentar Ustadz Abdul Somad
  • Penjelasan Buya Yahya
  • Pendapat Derry Sulaiman

Tragedi Kematian Dali Wassink

Dali Wassink meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Kuta, Bali pada Kamis (18/7/2024) dini hari. Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit BIMC Kuta, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong. Jenazah Dali Wassink kemudian dikremasi di Krematorium Kertha Semadi, Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (19/7/2024) malam dan abunya dilarung ke laut pada Minggu (21/7/2024).

Kontroversi Kremasi dan Reaksi Tokoh Agama

Keputusan keluarga untuk mengkremasi jenazah Dali Wassink menimbulkan kontroversi karena Dali diketahui sebagai seorang mualaf setelah menikah dengan Jennifer Coppen pada 2023 lalu. Para pemuka agama seperti Ustadz Abdul Somad, Buya Yahya, dan Derry Sulaiman memberikan pandangan mereka terkait kasus ini.

Komentar Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad, yang akrab disapa UAS, dalam salah satu ceramahnya menyatakan bahwa mengkremasi jenazah seorang muslim, meski baru mualaf, adalah tidak diperbolehkan. Menurutnya, ada fardhu kifayah yang harus dilakukan pada jenazah seorang muslim sebelum dikuburkan. “Bila ada seorang muslim di mana orang tuanya tidak tahu bahwa dia sudah muslim tetapi jenazahnya dikremasi, itu satu kampung kena dosanya,” kata UAS. Oleh karena itu, setiap mualaf sebaiknya dicatat lengkap identitasnya agar prosesi pemakaman secara Islam bisa dilakukan dengan benar.

Penjelasan Buya Yahya

Pendakwah Buya Yahya meminta agar netizen tidak memperdebatkan status keislaman Dali Wassink yang sudah jelas seorang mualaf. Buya Yahya menekankan bahwa seorang mualaf yang meninggal dalam keadaan Islam seharusnya diperlakukan sebagai muslim dalam prosesi pemakaman, termasuk dimandikan, dikafani, dan dikuburkan. “Orang (mualaf) jika meninggal dunia, dia ahli iman, dia adalah orang yang kelak akan selamat. Jadi urusan memandikan, merawat jenazah, ini kewajiban bagi kita yang hidup wahai hamba Allah,” tegas Buya Yahya.

Pendapat Derry Sulaiman

Derry Sulaiman juga memberikan pandangannya mengenai hukum seorang mualaf yang dikremasi. Derry menyebut bahwa sebelum memeluk Islam, Dali Wassink adalah seorang biksu Buddha dan mungkin tidak mengerti tata cara pemakaman Islam dengan baik. Meskipun demikian, Derry menegaskan bahwa setiap manusia harus kembali ke tanah karena sejatinya mereka diciptakan oleh Allah SWT dari tanah. “Semoga Papa Dali dan orang-orang Islam yang dikremasi, Allah ampunkan dosa-dosanya,” ujar Derry.

Kasus Dali Wassink yang dikremasi meskipun sudah menjadi mualaf mengingatkan pentingnya pemahaman dan penerapan tata cara pemakaman sesuai ajaran Islam. Para tokoh agama menyuarakan pentingnya mencatat identitas mualaf dan memastikan prosesi pemakaman dilakukan sesuai dengan syariat Islam untuk menghormati keimanan yang telah dianut.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Buya Yahya tentang kremasi mualafDerry Sulaiman tentang Dali Wassinkhukum kremasi dalam Islamkontroversi kremasi Dali WassinkUstadz Abdul Somad tentang pemakaman Islam
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

tenda darurat
Trending

Antisipasi Pasien Corona, RSUD Samarinda Dirikan Tenda Darurat, Berlakukan 3 Zonasi

By
akurasi 2019
Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games
OlahragaTrending

Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games

By
Wili Wili
Edy Mulyadi Jadi ‘Buronan’ - Akurasi.id
Trending

Edy Mulyadi Jadi ‘Buronan’, Bakal Dikirimi Jin Jika Tidak Minta Maaf

By
Devi Nila Sari
Respon Tuntutan Pidana Putri Lebih Ringan dari Bharada E, Keluarga Yosua: Hukum Tumpul ke Atas
HeadlineHukum & KriminalNewsTrending

Respon Tuntutan Pidana Putri Lebih Ringan dari Richard, Keluarga Yosua: Hukum Tumpul ke Atas

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?