By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Isu Anggaran Makanan Bergizi Dipangkas Tim Prabowo-Gibran Bantah
HeadlineKabar Politik

Isu Anggaran Makanan Bergizi Dipangkas Tim Prabowo-Gibran Bantah

akurasi 2019
Last updated: Juli 19, 2024 4:34 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Isu Anggaran Makanan Bergizi Dipangkas Tim Prabowo-Gibran Bantah
Isu Anggaran Makanan Bergizi Dipangkas Tim Prabowo-Gibran Bantah. Foto: Tribunnews.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran dengan tegas membantah isu terkait pemangkasan anggaran program makanan bergizi gratis untuk anak sekolah menjadi Rp 7.500 per anak. Isu ini pertama kali muncul dari ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan, yang mengklaim bahwa ia diajak berdiskusi oleh tim Prabowo mengenai efisiensi anggaran tersebut.

Contents
  • Fokus pada Ketercukupan Gizi
  • Variasi Menu Lokal
  • Gibran: Tunggu Kepastian
  • Diskusi Efisiensi Anggaran

Hasan Nasbi, anggota Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran bidang komunikasi, menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak berasal dari tim resmi. “Itu hanya pernyataan atau mungkin saja ide dari ekonom tersebut. Bukan statement resmi dari tim,” kata Hasan dalam siaran pers pada Jumat (19/7/2024).

Fokus pada Ketercukupan Gizi

Hasan menekankan bahwa fokus utama dari presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka adalah memastikan anak-anak mendapatkan menu makanan yang sesuai dengan standar kecukupan gizi. “Ukuran utama adalah ketercukupan gizi. Ketercukupan gizi ini ditentukan oleh ahli gizi,” ujarnya.

Menurut Hasan, besaran angka anggaran untuk makanan bergizi gratis masih dalam kajian dan uji coba oleh Dewan Pakar Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran. “Sampai saat ini, belum ada angka tertentu yang menjadi patokan, sebab yang menjadi tolok ukur kami adalah ketercukupan gizi,” jelasnya.

Variasi Menu Lokal

Hasan juga menjelaskan bahwa setiap wilayah di Indonesia memiliki ketersediaan bahan makanan dan jenis menu lokal yang berbeda-beda. Oleh karena itu, biaya makanan bergizi gratis bisa beragam di setiap daerah. “Di berbagai wilayah, untuk memenuhi standar gizi, jenis menunya berbeda-beda. Sesuai dengan ketersediaan bahan makanan dan jenis menu lokal di masing-masing tempat. Dari sisi harga tentu juga akan berbeda-beda nilainya,” ucap Hasan.

Gibran: Tunggu Kepastian

Gibran Rakabuming juga angkat bicara mengenai isu ini. Ia meminta semua pihak untuk menunggu kepastian dan tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. “Kata siapa, tunggu kepastiannya dulu. Jangan memberitakan hal-hal yang belum pasti,” kata Gibran pada Kamis (18/7/2024).

Gibran menjelaskan bahwa selama ini uji coba program makan bergizi gratis menggunakan anggaran Rp 15.000 per anak. Ia juga menyebutkan bahwa uji coba program ini akan dilakukan di Solo pekan depan untuk mendapatkan masukan dari orang tua murid dan guru.

Diskusi Efisiensi Anggaran

Heriyanto Irawan sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya diajak berdiskusi oleh tim Prabowo mengenai program makan bergizi gratis untuk anak-anak. Dalam diskusi tersebut, salah satu pembahasan adalah mengenai keinginan Prabowo untuk mengefisienkan pagu anggaran Rp 71 triliun agar dapat digunakan secara maksimal dan menjangkau sebanyak mungkin anak-anak.

“Yang menarik buat saya adalah, setelah dikomunikasikan angka itu 71 triliun, kemudian tugasnya Pak Presiden terpilih ke tim ekonomi ini adalah untuk memikirkan, apakah biaya makanan per hari itu bisa diturunkan, lebih hemat dari Rp 15.000,” ujar Heriyanto. Ia menyebut kemungkinan penurunan biaya per anak menjadi Rp 7.500 sebagai salah satu opsi yang dibahas.

Isu pemangkasan anggaran makanan bergizi gratis menjadi Rp 7.500 per anak telah dibantah oleh Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran. Fokus utama dari program ini adalah memastikan ketercukupan gizi anak-anak sekolah dengan mempertimbangkan variasi menu lokal di setiap wilayah. Sementara itu, kajian dan uji coba program masih terus berlangsung untuk mencapai efisiensi anggaran yang optimal tanpa mengorbankan kualitas gizi yang diberikan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:anggaran makanan bergizigibran rakabumingisu anggarankebijakan pemerintahketercukupan gizimenu lokalPendidikan IndonesiaPrabowo Subiantoprogram makanan gratistim sinkronisasi Prabowo-Gibran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hanya karena Mengajarkan Islam, China Hukum Perempuan Uighur 14 Tahun Bui
HeadlineNews

Hanya karena Mengajarkan Islam, China Hukum Perempuan Uighur 14 Tahun Bui

By
akurasi 2019
Mantan Pembunuh di Makassar Jadi Perampok di Bontang, Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi
HeadlineNews

Mantan Pembunuh di Makassar Jadi Perampok di Bontang, Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi

By
Devi Nila Sari
Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal
Kabar Politik

Passing Grade PPPK Terlalu Tinggi, DPRD Minta Nilai Diturunkan dan Prioritaskan Guru Honorer Lokal

By
Devi Nila Sari
Hina Nabi Muhammad, Arab Saudi hingga Qatar Rame-rame Kecam Jubir Partai BJP India
HeadlineTrending

Hina Nabi Muhammad, Arab Saudi hingga Qatar Rame-rame Kecam Jubir Partai BJP India

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?