By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Astronot NASA Terjebak di Luar Angkasa Akibat Masalah Boeing Starliner
PeristiwaTrending

Astronot NASA Terjebak di Luar Angkasa Akibat Masalah Boeing Starliner

akurasi 2019
Last updated: Juni 26, 2024 5:03 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Astronot NASA Terjebak di Luar Angkasa Akibat Masalah Boeing Starliner
Astronot NASA Terjebak di Luar Angkasa Akibat Masalah Boeing Starliner. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Dua astronot NASA, Barry Wilmore dan Sunita Williams, saat ini terjebak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah pesawat luar angkasa Boeing Starliner yang mereka tumpangi mengalami kebocoran. Mereka dijadwalkan kembali ke Bumi pada 14 Juni, namun kepulangan mereka tertunda akibat berbagai masalah teknis yang menimpa Starliner.

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Masalah Teknis pada Starliner
  • Tindakan NASA dan Boeing
  • Sejarah dan Tantangan Boeing Starliner
  • Kompetisi dengan SpaceX

Kronologi Kejadian

Wilmore dan Williams berangkat ke ISS pada 5 Juni 2024 dan tiba sehari setelahnya. Misi mereka seharusnya hanya berlangsung selama delapan hari, tetapi kebocoran helium pada pesawat dan kegagalan beberapa mesin pendorong menyebabkan penundaan kepulangan. Pada 18 Juni, NASA mengumumkan bahwa kedua astronot harus tetap berada di luar angkasa untuk waktu yang lebih lama guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Masalah Teknis pada Starliner

Pesawat Boeing Starliner mengalami kebocoran helium yang tidak dapat diatasi. Selain itu, lima dari 28 mesin pendorong pesawat mati saat mendekati ISS, meskipun empat di antaranya berhasil dinyalakan kembali. Starliner membutuhkan sekitar tujuh jam helium untuk mendarat dengan aman di Bumi, namun saat ini pesawat hanya memiliki helium yang cukup untuk bertahan di luar angkasa selama beberapa hari.

Tindakan NASA dan Boeing

NASA dan Boeing telah menyatakan bahwa mereka memiliki cukup helium untuk menjaga keamanan kedua astronot saat meluncur melalui atmosfer Bumi. Namun, kepulangan mereka tetap ditunda untuk meninjau data lebih lanjut dari peluncuran pesawat. Manajer program kru komersial NASA, Steve Stich, mengatakan bahwa tim mereka memerlukan lebih banyak waktu untuk memastikan kesiapan pesawat sebelum dapat kembali ke Bumi.

Sejarah dan Tantangan Boeing Starliner

Boeing Starliner telah menghadapi berbagai masalah operasional sejak awal pengembangannya. Uji terbang pertama tanpa awak pada akhir 2019 mengalami kesalahan pengkodean perangkat lunak, sementara uji terbang kedua pada 2022 menemukan masalah perangkat lunak tambahan dan beberapa pendorong pesawat. Boeing memiliki kontrak dengan NASA untuk tujuh penerbangan berawak ke ISS, namun saat ini masih ada enam penerbangan yang belum terlaksana.

Kompetisi dengan SpaceX

Situasi ini semakin memperburuk reputasi Boeing dibandingkan dengan SpaceX, yang telah berhasil menerbangkan kargo ke ISS selama bertahun-tahun dan menyelesaikan misi astronot pertamanya untuk NASA pada 2020. Jika NASA akhirnya harus meminta bantuan SpaceX untuk menjemput Wilmore dan Williams, ini akan menjadi pukulan besar bagi Boeing.

Keadaan yang menimpa Barry Wilmore dan Sunita Williams menjadi perhatian besar bagi komunitas internasional. NASA dan Boeing terus berupaya untuk menyelesaikan masalah ini dengan aman dan memastikan kedua astronot dapat kembali ke Bumi secepat mungkin. Kejadian ini juga menekankan pentingnya pengawasan dan peningkatan teknologi dalam misi luar angkasa di masa depan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:astronot NASABarry WilmoreBoeing StarlinerISSkebocoran heliummisi luar angkasaNASAspacexSunita Williamsteknologi luar angkasa
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India

Akurasi.id – Presiden RI Prabowo Subianto mengahadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18…

Kapan Foto KTP Boleh Diganti? Ini 3 Kondisi yang Diperbolehkan

Akurasi.id - Foto di KTP-el atau e-KTP ternyata tidak bisa diganti sembarangan.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jadwal Final Denmark Open 2025: Fajar/Fikri dan Jonatan Christie Siap Rebut Gelar untuk Indonesia
OlahragaTrending

Jadwal Final Denmark Open 2025: Fajar/Fikri dan Jonatan Christie Siap Rebut Gelar untuk Indonesia

By
Wili Wili
Sikapi Fasilitas Hotel Bagi Pejabat yang Isoman, Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada yang Demikian
Trending

Sikapi Fasilitas Hotel Bagi Pejabat yang Isoman, Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada yang Demikian

By
Redaksi Akurasi.id
Timnas U-23 Indonesia Bungkam Brunei 8-0, Jens Raven Cetak Double Hattrick dan Pecahkan Rekor AFF
OlahragaTrending

Timnas U-23 Indonesia Bungkam Brunei 8-0, Jens Raven Cetak Double Hattrick dan Pecahkan Rekor AFF

By
Wili Wili
10 orang pasien sembuh covid-19
Trending

UPDET: Bertambah 10 Orang, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Kaltim Kini Berjumlah 76 Orang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?