By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Covered Story > Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam Soal Dugaan Penguntitan oleh Densus 88
Covered StoryHeadline

Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam Soal Dugaan Penguntitan oleh Densus 88

akurasi 2019
Last updated: Mei 28, 2024 2:52 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam Soal Dugaan Penguntitan oleh Densus 88
Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam Soal Dugaan Penguntitan oleh Densus 88. Foto: Kompas.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Ketegangan antara lembaga penegak hukum di Indonesia memanas setelah muncul dugaan penguntitan oleh anggota Densus 88 terhadap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Insiden ini terjadi pada Ahad malam, 26 Mei 2024, di sebuah restoran di Cipete, Jakarta Selatan, yang memicu berbagai spekulasi dan reaksi publik.

Contents
  • Penguntitan di Restoran Cipete
  • Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam
  • Kejaksaan Agung dan TNI
  • Penanganan Kasus

Penguntitan di Restoran Cipete

Anggota Densus 88 diduga menguntit Jampidsus Febrie Adriansyah saat ia sedang makan malam bersama seorang ajudan dan motor patwal polisi militer. Polisi militer yang mengawal Febrie mencurigai dua pria yang terlihat santai tetapi terus mengamati Febrie dari meja di lantai dua restoran. Salah satu pria tersebut bahkan diduga mengarahkan alat perekam ke arah ruangan VIP tempat Febrie berada.

Kecurigaan meningkat ketika kedua pria tersebut mencoba meninggalkan restoran dengan terburu-buru. Polisi militer berhasil menangkap salah satu dari mereka, sementara yang lain melarikan diri. Anggota Densus 88 yang tertangkap kemudian dibawa untuk diinterogasi, namun seluruh data dari telepon selulernya telah disedot oleh tim Jampidsus sebelum ia dilepaskan.

Kapolri dan Jaksa Agung Bungkam

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin memilih bungkam terkait isu penguntitan ini. Meskipun keduanya hadir dalam acara peluncuran GovTech INA Digital di Istana Negara pada Senin, 27 Mei 2024, mereka tidak memberikan komentar resmi kepada media. Sebaliknya, mereka lebih memilih bercanda dan berfoto bersama, mengalihkan perhatian dari pertanyaan wartawan.

Kejaksaan Agung dan TNI

Menanggapi situasi ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa kehadiran polisi militer yang menjaga Kejaksaan Agung tidak terkait dengan insiden penguntitan tersebut. Hadi menjelaskan bahwa pengamanan oleh TNI di Kejaksaan Agung adalah bagian dari kesepakatan antara kedua lembaga yang sudah berjalan lama.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar juga menyatakan bahwa penugasan polisi militer untuk menjaga Kejaksaan Agung telah diatur dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejaksaan Agung dan TNI pada April 2023. Pengamanan ini termasuk dalam tugas rutin dan tidak ada yang istimewa terkait kasus penguntitan yang ramai dibicarakan.

Penanganan Kasus

Jampidsus Febrie Adriansyah menegaskan bahwa dirinya dikawal oleh polisi militer TNI karena tengah menangani kasus korupsi besar yang membutuhkan pengamanan ekstra. Pengawalan ini juga menjadi penting setelah beberapa insiden intimidasi yang dialami oleh penyidik Kejaksaan Agung saat melakukan tugasnya, seperti saat penggeledahan di Bangka Belitung dalam kasus tambang timah.

Situasi ini menunjukkan adanya ketegangan dan dinamika yang kompleks di antara lembaga penegak hukum Indonesia. Sikap bungkam dari Kapolri dan Jaksa Agung hanya menambah spekulasi publik terkait insiden penguntitan oleh Densus 88. Kejadian ini menegaskan perlunya koordinasi yang lebih baik dan transparansi antar lembaga untuk menjaga integritas penegakan hukum di Indonesia.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Densus 88Febrie AdriansyahJaksa Agung ST BurhanuddinJampidsusKapolri Listyo Sigitkeamanan nasionalKejaksaan Agungpenegakan hukumpenguntitanPolisi MiliterTNI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Uang Korupsi Masih Jadi Sumber Pencucian Uang Terbesar, Modusnya Transfer Rekening Keluarga Hingga Sopir Pribadi
HeadlineHukum & KriminalNews

Uang Korupsi Masih Jadi Sumber Pencucian Uang Terbesar, Modusnya Transfer Rekening Keluarga Hingga Sopir Pribadi

By
Devi Nila Sari
Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban
HeadlinePeristiwa

Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban

By
Wili Wili
Pemerintah Hapus Cuti Natal dan Tahun Baru
HeadlineTrending

Pemerintah Hapus Cuti Natal dan Tahun Baru

By
Devi Nila Sari
Wapres Gibran Rakabuming Raka Isi Materi di Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang
HeadlineKabar Politik

Wapres Gibran Rakabuming Raka Isi Materi di Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?