By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Tragedi Sukabumi Remaja Tega Membunuh Ibu Kandung Motif dan Fakta Mengerikan
HeadlineHukum & Kriminal

Tragedi Sukabumi Remaja Tega Membunuh Ibu Kandung Motif dan Fakta Mengerikan

akurasi 2019
Last updated: Mei 15, 2024 11:14 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Tragedi Sukabumi Remaja Tega Membunuh Ibu Kandung Motif dan Fakta Mengerikan
Tragedi Sukabumi Remaja Tega Membunuh Ibu Kandung Motif dan Fakta Mengerikan. Foto: Ilst.
SHARE

Akurasi.id. Sukabumi, Jawa Barat – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, ketika seorang remaja bernama Rahmat (26 tahun) tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Inas (44 tahun). Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait motif pelaku. Berikut kronologi dan fakta mengerikan dari kejadian ini.

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Pengakuan Pelaku dan Penemuan Mayat
  • Perilaku Aneh Pelaku Usai Pembunuhan
  • Kondisi Keluarga dan Latar Belakang Pelaku

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun, pembunuhan terjadi pada Senin (13/5/2024) sore sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban sedang tertidur pulas di kamarnya. Rahmat menyerang ibunya dengan menggunakan garpu tanah, mengakibatkan luka parah di bagian dada, leher, wajah, dan kepala korban. Kejadian ini baru diketahui oleh warga pada Selasa (14/5/2024) pagi sekitar pukul 04.15 WIB setelah Rahmat mengaku kepada tetangganya.

Pengakuan Pelaku dan Penemuan Mayat

Setelah melakukan pembunuhan, Rahmat mendatangi rumah tetangganya, Pahrudin, sekitar pukul 04.00 WIB dan meminta Pahrudin untuk membunuhnya dengan imbalan uang sebesar Rp 330 ribu. Namun, Pahrudin tidak menanggapi permintaan Rahmat yang dianggap aneh dan menduga bahwa Rahmat sedang kambuh. Rahmat kemudian menyampaikan permintaan yang sama kepada tetangga lainnya, Isra. Kedua saksi tersebut curiga dan memutuskan untuk memeriksa rumah korban.

Isra dan Pahrudin menemukan Inas sudah tidak bernyawa di kamar tidurnya dengan kondisi mengenaskan. Spontan mereka meminta bantuan tetangga lainnya dan menghubungi petugas keamanan. Personel Koramil Jampangkulon dan Polsek Kalibunder yang tiba di lokasi langsung mengamankan Rahmat tanpa perlawanan.

Perilaku Aneh Pelaku Usai Pembunuhan

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, menjelaskan bahwa Rahmat sempat tidur bersimbah darah usai membunuh ibunya di kamarnya yang bersebelahan dengan kamar korban. Pelaku tidur dengan kondisi masih memakai baju yang berlumuran darah. Dari hasil pemeriksaan sementara, Rahmat mengaku kesal terhadap ibunya hingga memilih membunuhnya. Polisi masih mendalami motif sebenarnya di balik tindakan sadis ini.

Kondisi Keluarga dan Latar Belakang Pelaku

Beberapa warga mengungkapkan bahwa Rahmat diduga mengalami gangguan jiwa dan sering mengamuk jika permintaannya tidak dituruti. Selama ini, Rahmat dan ibunya hanya tinggal berdua setelah ayah Rahmat meninggal beberapa tahun lalu. Keterangan ini dikuatkan oleh beberapa warga yang mengenal keluarga tersebut. Rahmat kini telah dibawa ke Mapolres Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Sukabumi.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi warga Kampung Cilandak dan menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dalam keluarga. Kasus ini juga menegaskan perlunya penanganan yang tepat bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:anak bunuh ibugangguan jiwaKasus KriminalKesehatan Mentalpembunuhan di SukabumiPolres Sukabumi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

PKS Sinyal Kuat Bergabung dengan Koalisi Pemerintahan Prabowo-Gibran
HeadlineKabar Politik

PKS Sinyal Kuat Bergabung dengan Koalisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

By
Yori Akurasi
pengasuh yusuf
Hukum & KriminalNews

Akui Bersalah, Dua Pengasuh Yusuf Beberkan Kronologis Hilangnya Korban

By
akurasi 2019
Dugaan Pengancaman
Hukum & KriminalNews

Kasatpol PP Kutim Jalani Sidang Perdana sebagai Terdakwa, Terkait Dugaan Pengancaman Wakil Ketua PN

By
akurasi 2019
Mantan Pembunuh di Makassar Jadi Perampok di Bontang, Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi
HeadlineNews

Mantan Pembunuh di Makassar Jadi Perampok di Bontang, Dapat Hadiah Timah Panas dari Polisi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?