By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Aturan Baru Study Tour Pasca-Tragedi Bus SMK Lingga Kencana Menitikberatkan pada Keselamatan
HeadlinePeristiwa

Aturan Baru Study Tour Pasca-Tragedi Bus SMK Lingga Kencana Menitikberatkan pada Keselamatan

akurasi 2019
Last updated: Mei 13, 2024 7:49 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Aturan Baru Study Tour Pasca-Tragedi Bus SMK Lingga Kencana Menitikberatkan pada Keselamatan
Aturan Baru Study Tour Pasca-Tragedi Bus SMK Lingga Kencana Menitikberatkan pada Keselamatan. Foto: Wikipedia.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta, Indonesia – Menyusul insiden tragis yang menewaskan 11 pelajar SMK Lingga Kencana Depok dalam kecelakaan bus di Ciater, Subang, pemerintah Jawa Barat mengumumkan serangkaian aturan baru untuk meningkatkan keselamatan pada study tour sekolah. Aturan ini dirancang untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan dan memastikan keamanan peserta didik selama kegiatan di luar sekolah.

Contents
  • Pengantar Regulasi Baru
  • Detail Aturan Baru
  • Tanggapan dari Stakeholder Pendidikan

Pengantar Regulasi Baru

Tragedi yang terjadi pada malam hari di bulan Mei 2024 itu telah menggugah kesadaran publik dan pemerintah terhadap pentingnya standar keselamatan yang lebih ketat dalam penyelenggaraan study tour. Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan membiarkan kegiatan edukatif dilakukan tanpa jaminan keselamatan yang memadai.

“Kami telah merumuskan aturan-aturan baru yang harus diikuti oleh setiap satuan pendidikan yang ingin melaksanakan study tour,” ujar Bey Machmudin. “Ini adalah langkah kami untuk menunjukkan bahwa keselamatan anak-anak kita adalah prioritas utama.”

Detail Aturan Baru

Dalam surat edaran yang diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, beberapa ketentuan baru ditetapkan:

  1. Pemeriksaan Kendaraan: Setiap bus yang digunakan dalam study tour harus menjalani pemeriksaan keselamatan yang ketat dan memiliki sertifikasi laik jalan yang valid. Pemeriksaan ini meliputi sistem rem, ban, lampu, dan peralatan keselamatan lainnya.
  2. Pelaporan dan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan: Sekolah harus melaporkan rencana perjalanan dan detail kendaraan yang akan digunakan ke Dinas Pendidikan setidaknya satu minggu sebelum kegiatan dilaksanakan. Hal ini untuk memungkinkan adanya pemeriksaan lebih lanjut jika diperlukan.
  3. Pembatasan Rute Perjalanan: Study tour hanya diizinkan pada rute yang telah ditetapkan dan dinilai aman oleh pemerintah provinsi. Rute yang memiliki risiko tinggi, seperti jalur pegunungan atau jalanan yang sedang dalam perbaikan, harus dihindari.
  4. Pengawasan Selama Perjalanan: Setiap rombongan harus diiringi oleh petugas keamanan atau polisi yang bertugas memantau dan membantu dalam situasi darurat.
  5. Edukasi Keselamatan bagi Peserta: Sekolah diwajibkan untuk menyelenggarakan sesi edukasi keselamatan bagi para pelajar yang akan mengikuti study tour, mencakup tata cara evakuasi dan langkah-langkah keselamatan lainnya.

Tanggapan dari Stakeholder Pendidikan

Kebijakan baru ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari orang tua siswa dan pengamat pendidikan. Ibu Rina Dewi, orang tua dari seorang pelajar di SMK Lingga Kencana, menyatakan rasa syukurnya atas perubahan ini. “Saya merasa lebih tenang mengirim anak saya pada kegiatan study tour dengan adanya aturan yang lebih ketat ini,” tuturnya.

Pengamat pendidikan, Dr. Agus Dermawan, juga mengapresiasi langkah pemerintah. “Ini adalah respons yang tepat dari pemerintah. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan aturan yang lebih jelas dan ketat, diharapkan semua pihak akan lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan ini,” jelas Dr. Agus.(*)

Penulis: Wili
Editor: Ani

TAGGED:Aturan Study Tour Jawa BaratKecelakaan Bus SMK Lingga KencanaKeselamatan PelajarKeselamatan Study TourRegulasi Pendidikan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

iPhone 16 Belum Bisa Dijual di Indonesia, Kemenperin Tunggu Realisasi Investasi Rp 1,6 Triliun
PeristiwaTrending

iPhone 16 Belum Bisa Dijual di Indonesia, Kemenperin Tunggu Realisasi Investasi Rp 1,6 Triliun

By
Wili Wili
‘Ojo Kesusu’ Dianggap Kode Keras Jokowi untuk Ganjar Pranowo
HeadlineKabar Politik

‘Ojo Kesusu’ Dianggap Kode Keras Jokowi untuk Ganjar Pranowo

By
akurasi 2019
Momen Bersejarah: Presiden Jokowi Mendarat Perdana di Bandara Nusantara IKN
HeadlinePeristiwa

Momen Bersejarah: Presiden Jokowi Mendarat Perdana di Bandara Nusantara IKN

By
Wili Wili
Kombes Ahrie Sonta Nasution Resmi Jadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto
HeadlineKabar Politik

Kombes Ahrie Sonta Nasution Resmi Jadi Ajudan Presiden Prabowo Subianto

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?