By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Ekonomi > Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja
EkonomiTrending

Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja

akurasi 2019
Last updated: Mei 10, 2024 11:11 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja
Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja. Foto: Tribunnews.
SHARE

Akurasi.id. Purwakarta, Jawa Barat – Penutupan pabrik PT Sepatu Bata Tbk (BATA) di Purwakarta telah menjadi sorotan penting dalam beberapa pekan terakhir. Pabrik yang telah lama berdiri dan menjadi salah satu ikon industri sepatu di Indonesia ini menutup operasinya per 30 April 2024, menyisakan berbagai pertanyaan dan keprihatinan terhadap nasib para pekerjanya.

Contents
  • Penyebab Penutupan Pabrik
  • Dampak terhadap Pekerja
  • Upaya Menyikapi Penutupan

Penyebab Penutupan Pabrik

Beberapa faktor diketahui menjadi penyebab utama penutupan pabrik Sepatu Bata di Purwakarta. Salah satu yang paling krusial adalah isu pembatasan impor bahan baku yang telah berdampak signifikan terhadap operasi produksi perusahaan. Kebijakan pemerintah yang membatasi impor bahan baku sepatu, seperti kulit dan komponen penting lainnya, menciptakan hambatan dalam proses produksi yang mengakibatkan pengurangan kapasitas dan efisiensi.

Selain itu, kurangnya inovasi dalam desain dan pemasaran produk Bata juga disorot sebagai faktor penyebab penurunan penjualan, terutama di kalangan konsumen generasi muda yang lebih memilih merek lain yang lebih dinamis dan inovatif. Pengamat bisnis mencatat bahwa Bata terlalu lama bertahan pada model lama tanpa banyak adaptasi terhadap tren pasar yang berubah dengan cepat.

Dampak terhadap Pekerja

Dampak dari penutupan pabrik ini terasa berat bagi lebih dari 200 pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Meskipun manajemen Bata telah sepakat memberikan pesangon sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, masih ada ketidakpastian mengenai kapan pesangon tersebut akan dibayarkan. Sebagian pekerja mendapat kesempatan untuk dialihkan ke pabrik-pabrik lain di sekitar Purwakarta, namun tidak semua pekerja mendapatkan kesempatan yang sama.

Upaya Menyikapi Penutupan

Menanggapi situasi ini, Kementerian Perindustrian telah melakukan dialog dengan manajemen PT Sepatu Bata untuk mencari solusi terbaik agar bisnis bisa terus berjalan meskipun pabrik telah ditutup. Salah satu fokus utama adalah transisi lebih lanjut ke bisnis retail dan peningkatan penjualan secara online, yang dinilai bisa lebih efektif menjangkau konsumen modern.

Penutupan pabrik Sepatu Bata di Purwakarta adalah cerminan dari tantangan yang dihadapi industri manufaktur dalam mengadaptasi perubahan pasar dan kebijakan. Hal ini membutuhkan pemikiran kreatif dan strategi adaptif untuk memastikan kelangsungan perusahaan dan kesejahteraan pekerjanya.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Ekonomi Indonesiaindustri sepatuPesangonPHKPurwakartaSepatu Bata
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Biksu Anti Muslim Dibebaskan, Myanmar Batalkan Tuduhan
Trending

Biksu Anti Muslim Dibebaskan, Myanmar Batalkan Tuduhan

By
Devi Nila Sari
Lowongan Kerja Bank Indonesia 2025: Pendaftaran PCPM Angkatan 40 Resmi Dibuka
PeristiwaTrending

Lowongan Kerja Bank Indonesia 2025: Pendaftaran PCPM Angkatan 40 Resmi Dibuka

By
Wili Wili
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Dishub: Koordinasi Provinsi Agar PPKM Efektif
NewsRagamTrending

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Dishub: Koordinasi Provinsi Agar PPKM Efektif

By
Devi Nila Sari
Waduh! Selain Sembako dan Pendidikan, Melahirkan Juga Bakal Kena Pajak Pertambahan Nilai
Trending

Waduh! Selain Sembako dan Pendidikan, Melahirkan Juga Bakal Kena Pajak Pertambahan Nilai

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?