By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ajak 3 Paslon Diskusi tentang Penanganan Korupsi pada Acara Paku Integritas
HeadlineTrending

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ajak 3 Paslon Diskusi tentang Penanganan Korupsi pada Acara Paku Integritas

akurasi 2019
Last updated: Januari 10, 2024 12:50 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ajak 3 Paslon Diskusi tentang Penanganan Korupsi pada Acara Paku Integritas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ajak 3 Paslon Diskusi tentang Penanganan Korupsi pada Acara Paku Integritas. (Foto: Ist.)
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta, 9 Januari 2024 – Dalam rangka mengaktifkan peran calon pemimpin negara dalam upaya memberantas korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengundang tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2024 untuk mengikuti acara “Penguatan Anti-korupsi untuk Penyelenggara Berintegritas” atau yang dikenal sebagai Paku Integritas. Tiga calon yang diundang adalah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, menyatakan bahwa para calon presiden dan wakil presiden telah mengonfirmasi kehadiran mereka pada acara yang akan berlangsung di Gedung KPK, Jakarta Selatan, pada 17 Januari 2024. “Pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah mengonfirmasi nanti akan hadir,” ujar Ali Fikri.

Paku Integritas adalah program yang telah dijalankan oleh KPK sejak tahun 2021 melalui Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Program ini bertujuan untuk memperkuat komitmen antikorupsi dari para penyelenggara negara, termasuk calon-calon pemimpin masa depan. 

Acara ini bukan hanya sebagai forum diskusi untuk adu gagasan pemberantasan korupsi, melainkan juga sebagai platform pembekalan antikorupsi serta sebagai ajang penyampaian komitmen masing-masing kandidat dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia.

Menurut Ali Fikri, “Paku Integritas bukanlah sarana untuk saling adu gagasan pemberantasan korupsi, melainkan pembekalan antikorupsi serta penyampaian komitmen masing-masing kandidat untuk pemberantasan korupsi.”

Rapat koordinasi dan teknis terkait acara Paku Integritas telah dimulai pada 10 Januari 2024, di Gedung Anti Corruption Learning Center (ACLC) KPK. Perwakilan dari ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden diundang untuk mengikuti rapat tersebut guna membahas persiapan teknis acara.

Pada acara Paku Integritas, pasangan calon presiden dan wakil presiden akan menyampaikan komitmen mereka dalam pemberantasan korupsi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga diundang untuk hadir, membangun komitmen bersama dalam mengawal proses demokrasi.

“Diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas tentunya dalam rangka pemberantasan korupsi,” jelas Ali Fikri. 

Sebelumnya, Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menyatakan kekecewaannya terhadap ketidakjelasan konsep pemberantasan korupsi yang diajukan oleh tiga pasangan calon presiden pada debat capres yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum pada Desember 2023. Ia mengungkapkan keinginannya untuk mendengar konsep yang lebih jelas terkait upaya pemberantasan korupsi dari para kandidat. Acara Paku Integritas menjadi platform yang sangat relevan untuk mengeksplorasi lebih lanjut konsep dan komitmen para calon presiden dalam menanggulangi korupsi.

Dengan menghadirkan calon-calon presiden dalam acara ini, KPK berharap dapat menciptakan momentum penting dalam agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Penguatan komitmen antikorupsi dari para pemimpin masa depan diharapkan dapat membawa perubahan positif dan memperkuat integritas penyelenggara negara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.(*)

Editor: Ani

TAGGED:korupsiKPKpaslon
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Aturan Baru: Boleh Lepas Masker di Tempat Umum, Bepergian Tak Wajib Tes
HeadlineKesehatan

Aturan Baru: Boleh Lepas Masker di Tempat Umum, Bepergian Tak Wajib Tes

By
akurasi 2019
Timnas Indonesia U-17 Raih Runner-up Piala Kemerdekaan 2025, Fokus ke TC Luar Negeri Jelang Piala Dunia
OlahragaTrending

Timnas Indonesia U-17 Raih Runner-up Piala Kemerdekaan 2025, Fokus ke TC Luar Negeri Jelang Piala Dunia

By
Wili Wili
Diseruduk Crane Truk, Kabel PLN Kelurahan Api-Api Putus, Listrik Pun Padam
Trending

Diseruduk Crane Truk, Kabel PLN Kelurahan Api-Api Putus, Listrik Pun Padam

By
akurasi 2019
PKS Usung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024
HeadlineKabar Politik

PKS Usung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?