By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian?
HeadlineTrending

Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian?

akurasi 2019
Last updated: Januari 4, 2024 5:36 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian?
Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian? (Foto: Ist.)
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta, 4 Januari 2024 – Pemilu Presiden di Indonesia menjadi sorotan media asing setelah Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jakarta Pusat memanggil calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, terkait dugaan pelanggaran aturan kampanye.

Sejumlah media asing, termasuk Reuters, South China Morning Post (SCMP), dan WION dari India, memberikan perhatian khusus pada pemanggilan tersebut. Fokus utama berada pada kegiatan kontroversial Gibran yang membagikan susu gratis kepada masyarakat pada acara Car Free Day (CFD) bulan lalu. Reuters melaporkan bahwa Bawaslu Jakarta Pusat memanggil Gibran karena diduga melanggar aturan kampanye dengan kegiatan tersebut.

Dalam artikel berjudul “Indonesia election watchdog summons president’s son over alleged violation,” Reuters mencatat bahwa Bawaslu Jakarta Pusat ingin klarifikasi dari Gibran terkait tuduhan pelanggaran aturan kampanye. Dalam keterangan resmi, Ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Christian Nelson Pangkey, menyebut kegiatan pembagian susu sebagai pelanggaran hukum.

Media asing, termasuk SCMP dalam artikel “Indonesia election watchdog summons Jokowi’s son Gibran for handing out free milk,” menyoroti permasalahan ini dan menekankan bahwa kegiatan Gibran diduga melanggar Peraturan Gubernur Jakarta tahun 2016 yang melarang “acara untuk kepentingan partai politik” pada acara mingguan di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman.

WION dari India dalam artikel “Indonesian president’s son summoned by election watchdog ahead of polls” menekankan bahwa Gibran telah bersikap kooperatif mengikuti pemanggilan Bawaslu. Mereka juga mencatat bahwa pasangan Gibran dan Prabowo memiliki keunggulan yang solid berdasarkan survei dibandingkan dengan paslon lain.

Namun, fokus media asing tidak hanya terbatas pada pemanggilan Gibran. SCMP juga menyampaikan bahwa Bawaslu Jakarta Pusat tidak memiliki wewenang untuk menghukum Gibran, dan belum jelas apakah pemerintah kota akan memberikan hukuman apa pun.

Dalam respons terhadap pemanggilan ini, Wakil Komandan Alpha (Teritorial) Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Fritz Edward Siregar, mengumumkan niatnya untuk melaporkan ketua hingga anggota Bawaslu Jakarta Pusat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Fritz menilai bahwa pemanggilan tersebut tidak profesional dan mengandung kesalahan, seperti kesalahan tanggal pada surat pemanggilan.

Gibran sendiri telah membantah bahwa kegiatan pembagian susu di CFD Jakarta merupakan bagian dari kampanye politik. Ia menyatakan bahwa mereka tidak menggunakan alat peraga kampanye (APK) dan tidak mengajak warga untuk mencoblos. Gibran juga mengakui bahwa pembagian susu merupakan salah satu program bersama calon presiden Prabowo Subianto.

Kondisi ini menimbulkan reaksi dari media asing, dengan SCMP mencatat pernyataan dari koordinator Bawaslu Jakarta Pusat, Dimas Trianto Putro, yang mengonfirmasi pemanggilan ulang terhadap Gibran. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan ulang hari itu di Sekretariat Bawaslu Jakarta Pusat, dan Bawaslu Jakarta Pusat akan membuat rekomendasi hasil kajian tanpa klarifikasi jika Gibran tidak hadir.

Kisruh ini terus menjadi sorotan utama dalam liputan media asing, menciptakan dinamika menarik menjelang pemilihan presiden yang semakin mendekat. Publik dan pemantau internasional pun terus memperhatikan perkembangan ini sambil menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.(*)

Editor: Ani

TAGGED:bawasluGibranMedia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pernyataan Jokowi Mengenai Presiden Boleh Memihak Menuai Kontroversi
HeadlineTrending

Pernyataan Jokowi Mengenai Presiden Boleh Memihak Menuai Kontroversi

By
akurasi 2019
corona
Trending

Cegah Wabah Corona Meluas, Polisi Putuskan Menutup Semua THM di Kutim

By
akurasi 2019
Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat
PeristiwaTrending

Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat

By
Wili Wili
Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi
PeristiwaTrending

Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?