By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang
Headline

Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang

akurasi 2019
Last updated: September 25, 2023 5:20 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang
Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang. (Foto: kompas.com)
SHARE

Akurasi, Nasional. Bogor, 25 September 2023 – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Bogor, Jawa Barat, ketika seorang warga negara asing (WNA) tega menikam mertuanya hingga tewas. Insiden ini telah mengguncang komunitas setempat dan memunculkan pertanyaan tentang motif di balik tindakan kejam ini.

Contents
  • Latar Belakang dan Awal Mula Kasus
  • Tragedi Penusukan dan Konsekuensinya

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 24 September 2023, di salah satu rumah di kawasan Bogor. Tersangka, seorang WNA berkebangsaan Amerika Serikat, dikenal dengan nama Arthur L. Welohr (35), diduga melakukan penusukan terhadap mertuanya yang bernama AS (58). Korban mengalami luka parah pada bagian leher dan dinyatakan meninggal dunia akibat cedera tersebut.

Kapolres Bogor, AKBP Bayu Catur Prabowo, menjelaskan bahwa Arthur L. Welohr telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Tersangka dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana pembunuhan. Pasal ini memiliki ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara atau bahkan hukuman mati jika terbukti bersalah.

Motif di balik perbuatan kejam Arthur Welohr belum sepenuhnya terungkap. Namun, berdasarkan penyelidikan awal, motifnya diduga terkait dengan permasalahan keluarga. Arthur Welohr merasa bahwa korban, yang merupakan ayah mertuanya, tidak membela dirinya dalam konflik keluarga tertentu. Detail lebih lanjut mengenai sifat perselisihan keluarga ini masih dalam proses penyelidikan.

Peristiwa ini telah menimbulkan kecaman dan keheranan dari masyarakat setempat. Kasus ini menjadi sorotan utama di wilayah tersebut, dan banyak yang bertanya-tanya bagaimana konflik ini bisa berakhir dengan tindakan kekerasan sedemikian rupa. Terlebih lagi, penusukan ini dilakukan oleh seorang anggota keluarga terhadap anggota keluarga lainnya, menyoroti masalah yang lebih dalam tentang hubungan dalam keluarga.

 

Latar Belakang dan Awal Mula Kasus

Untuk memahami lebih lanjut bagaimana kasus ini bisa terjadi, penting untuk mengeksplorasi latar belakangnya. Arthur Welohr adalah seorang WNA asal Amerika Serikat yang pertama kali datang ke Bogor pada tahun 2021. Dia datang ke Bogor setelah dikenalkan oleh istrinya, Siti Bashiroh, kepada adiknya yang bungsu, Siti Nuraenah. Pertemuan ini terjadi melalui media sosial Facebook, meskipun mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Komunikasi antara Nuraenah dan Arthur berlanjut selama beberapa tahun, bahkan setelah Nuraenah menikah dan memiliki anak.

Arthur Welohr kemudian secara intens berkorespondensi dengan kakak Nuraenah, Siti Bashiroh, yang saat itu belum menikah. Dalam waktu singkat, Arthur menyatakan niatnya untuk menikahi Bashiroh. Hal yang menarik adalah bahwa Arthur Welohr memeluk agama Islam sebelum menikah dengan Bashiroh. Dia menjadi mualaf dan berkomitmen untuk memeluk agama Islam selama sekitar satu tahun sebelum akhirnya menikahi Bashiroh.

Pernikahan Arthur dan Bashiroh dilangsungkan pada tahun 2021 dan tercatat di Kantor Urusan Agama setempat. Arthur tidak hanya menikahi Bashiroh, tetapi dia juga membeli rumah dan kebun di Bogor, menunjukkan niatnya untuk tinggal di sana dalam jangka waktu yang lama.

Namun, setelah beberapa lama berlalu, konflik muncul dalam keluarga ini. Ternyata, Arthur Welohr melakukan beberapa tindakan perusakan di rumah mertuanya sebelum tragedi penusukan terjadi. Salah satu sumber konflik ini adalah masalah seputar kotoran domba dan uang yang ditransfer oleh istri Arthur kepada orang tuanya sebagai ganti kerusakan.

Pada saat konflik ini berlanjut, polisi telah mencoba untuk mediasi antara Arthur dan mertuanya, tetapi situasinya tidak membaik. Mertua Arthur, AS, tidak sepenuhnya setuju dengan tuntutan Arthur, dan hubungan keluarga ini semakin memburuk.

Tragedi Penusukan dan Konsekuensinya

Puncak dari konflik ini terjadi pada Minggu, 24 September 2023, ketika Arthur Welohr menikam ayah mertuanya, AS, di halaman belakang rumah mereka. Korban mengalami luka-luka serius pada leher dan dinyatakan meninggal dunia akibat cedera tersebut. Setelah melakukan penusukan tersebut, Arthur Welohr langsung diikat oleh warga sekitar dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.

Polisi segera menangkap Arthur dan menyelidiki kasus ini secara lebih mendalam. Dengan pemberian status tersangka berdasarkan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Arthur Welohr sekarang berhadapan dengan ancaman hukuman yang serius. Motif pasti di balik tindakannya ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini telah mengguncang komunitas di Bogor dan menunjukkan pentingnya penyelesaian konflik dalam keluarga tanpa kekerasan. Selain itu, juga menyoroti isu hubungan antara keluarga dan anggota keluarga yang berasal dari luar negara, yang mungkin memiliki latar belakang budaya dan agama yang berbeda.

Kasus ini akan terus diselidiki oleh pihak berwenang, dan masyarakat setempat mengharapkan keadilan akan ditegakkan untuk menghormati korban yang tragis ini dan keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya penyelesaian konflik secara damai dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, terutama dalam lingkup keluarga yang seharusnya menjadi tempat keamanan dan kasih sayang.(*)

Editor: Ani

TAGGED:amerikamertuapembunuhanpenusukanWNA
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tragedi Kematian Misterius: Dua Wanita Ditemukan Tewas di Shelter Anjing dan Kucing Kota Blitar
HeadlineTrending

Tragedi Kematian Misterius: Dua Wanita Ditemukan Tewas di Shelter Anjing dan Kucing Kota Blitar

By
akurasi 2019
Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 70 Jakarta
HeadlinePeristiwa

Gibran Rakabuming Raka Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMAN 70 Jakarta

By
Wili Wili
Rektor Unila Tersangka Kasus Suap, Pasang Tarif Rp100-350 Juta Untuk Luluskan Calon Mahasiswa Baru
HeadlineHukum & KriminalNews

Rektor Unila Tersangka Kasus Suap, Pasang Tarif Rp100-350 Juta Untuk Luluskan Calon Mahasiswa Baru

By
Devi Nila Sari
Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya
Hukum & KriminalTrending

Tragis! Pria di Rawamangun Dibunuh dan Dicor di Ruko Miliknya, Ini Kronologinya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?