By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Capai 33 Ribu Jiwa
HeadlineNewsPeristiwaTrending

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Capai 33 Ribu Jiwa

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 13, 2023 2:50 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Capai 33 Ribu Jiwa
Korban tewas gempa Turki-Suriah bertambah mencapai 33 ribu jiwa, Senin (13/2/2023). (Reuters/Suhaib Salem)
SHARE

Korban tewas akibat gempa Turki-Suriah terus bertambah. Data terakhir, korban tewas dalam peristiwa tersebut sudah mencapai 33 ribu jiwa.

Akurasi.id, Jakarta – Korban tewas gempa bumi Turki-Suriah kembali bertambah. Korban tewas dalam bencana alam tersebut kini tercatat mencapai 33 ribu jiwa.

Melansir AFP, Senin (13/2/2023). Para pejabat dan petugas medis mengatakan 29.605 orang tewas di Turki dan 3.574 di Suriah akibat gempa berkekuatan 7,8 pada Senin lalu. Sehingga, total korban jiwa yang dikonfirmasi menjadi 33.179.

Untuk diketahui, saat ini puluhan ribu petugas penyelamat masih menjelajahi wilayah terdampak gempa di tengah cuaca dingin. Yang telah memperdalam kesengsaraan jutaan orang yang sekarang sangat membutuhkan bantuan.

PBB telah memperingatkan, setidaknya 870.000 orang sangat membutuhkan makanan panas di seluruh Turki dan Suriah. Sebanyak 5,3 juta orang juga diyakini telah kehilangan tempat tinggal di Suriah saja.

Hampir 26 juta orang terkena dampak gempa bumi ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, sebesar $42,8 juta dibutuhkan untuk mengatasi kebutuhan kesehatan korban gempa.

Badan bencana Turki mengataka, lebih dari 32.000 orang dari organisasi Turki bekerja dalam upaya pencarian dan penyelamatan. Ada juga 8.294 penyelamat internasional.

“Segera, pencarian dan penyelamatan orang-orang akan memberi jalan bagi badan-badan kemanusiaan. Yang tugasnya menjaga jumlah luar biasa dari mereka yang terkena dampak untuk bulan-bulan berikutnya,” kata Kepala Koordinator Kemanusiaan PBB Martin Griffiths dalam sebuah video yang diposting ke Twitter.

PBB Kesuliatan Gapai Wilayah Konflik di Suriah

Di tengah jumlah korban jiwa yang terus bertambah, PBB mengakui kesulitan mengirimkan bantuan gempa ke wilayah konflik di Suriah.

Kepala Penanganan Bencana PBB Martin Griffiths mengatakan, bantuan kemanusiaan dari PBB yang akan menuju barat laut Suriah telah tiba di Turki. Namun, bantuan itu masih kurang karena jutaan orang yang rumahnya hancur masih membutuhkan.

“Sejauh ini kami telah mengecewakan para warga di barat laut Suriah. Mereka saat ini merasa ditinggalkan, menanti bantuan internasional yang tak kunjung datang,” tutur Griffiths kepada AFP.

Total sedikitnya 10 truk menuju barat laut Suriah melalui perbatasan di jalur Bab Al-Hawa, seperti dikutip dari AFP. Iring-iringan bantuan kemanusiaan itu membawa perlengkapan shelter termasuk lembaran plastik, tali, baut, paku, selimut tebal, matras, hingga karpet.

Bab Al-Hawa sejauh ini menjadi satu-satunya jalur yang memungkinkan dilalui bagi rombongan bantuan kemanusiaan dari internasional selama 12 tahun perang sipil. Sejumlah jalur ditutup setelah mendapat tekanan dari Rusia dan China.

Namun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, telah berdiskusi dengan Bashar Al-Assad. Untuk bantuan kemanusiaan di Suriah. WHO mengklaim, Assad telah setuju membuka sejumlah perbatasan lagi demi pengiriman bantuan kemanusiaan menuju wilayah pemberontak.

“Dia (Assad) telah setuju untuk membuka jalur perbatasan lainnya untuk keperluan darurat,” kata Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari AFP. (*)

Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Gempa BumiGempa TerdahsyatGempa Turki-SuriahKorban Gempa Turki-Suriah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RSUD Sangatta
Trending

Tingkatkan Kualitas Layanan RSUD Sangatta, Mahyudin Sarankan Pemerintah Kerja Sama dengan PT KPC

By
akurasi 2019
Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang
Headline

Warga Negara Asing (WNA) Tusuk Mertua di Bogor: Tragedi Kekerasan Keluarga yang Mengguncang

By
akurasi 2019
AHY Bentuk Satgas Penanganan Sampah Nasional atas Instruksi Presiden Prabowo
HeadlineKabar Politik

AHY Bentuk Satgas Penanganan Sampah Nasional atas Instruksi Presiden Prabowo

By
Wili Wili
Kontroversi Gol Thailand ke Gawang Timnas U-19: Keputusan Wasit Dipertanyakan
OlahragaTrending

Kontroversi Gol Thailand ke Gawang Timnas U-19: Keputusan Wasit Dipertanyakan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?